Amankan Obyek Wisata Batu Brawn, Pemkab Kupang Bangun Terali Pengaman

0 46

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Faktor keamanan menjadi hal penting dalam pengelolaan pariwisata. Pengelola tidak ingin kecolongan. Terjadi kasus dulu baru sadar.

 

Hal ini menjadi perhatian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kupang.

 

Pembuatan terali Pengaman di lingkàran batu Brawn masuk dalam rencana penataan obyek wisata pantai Teres yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat.

 

“Kita sadar banyak orang ke Teres bukan ke pantainya tapi ke Batu Brawn, karena itu faktor keamanan kita perhatikan betul”, kata Kadis Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Kupang Piter Charles Sabaneno kepada media beberapa waktu lalu.

Lopo pertama setelah anda meneluruusuri tangga demi tangga menuju bukit Batu Brawn. Foto:Aritana Angelica.

Menurut dia, Bukit batu Brawn Amarasi Selatan yang berbatasan langsung dengan laut Timor itu ke depan pasti ramai dikunjungi wisatawan baik domestic maupun mancanegara.

 

“Promosi pasti sudah ke mana-mana karena banyak orang sudah ke sana. Lewat facebook, WA grup, twitter, Instagram dan lain-lain”, ujarnya.

 

Pantauan Media ini di bukit batu Brawn sudah selesai dibangun terali keliling, 5 buah lopo untuk menjadi tempat berteduh yang bisa dimanfaatkan pengunjung sebelum mendapat kesempatan untuk berswafoto di atas dua puncak bukit di kiri kanan.

Inilah lopo di puncak Batu Brawn yang terkena serangan Seroja atap daunnya terangkat. semoga cepat diperbaiki.

Tangga naik sebanyak 193 anak tangga juga sudah selesai.

 

Di atas bukit batu Brawn juga disiapkan air bersih siap minum yang disuplai dinas PUPR kabupaten Kupang.

 

Bupati Kupang Korinus Masneno beberapa waktu lalu mengatakan, melengkapi fasilitas di atas batu Brawn, pemerintah akan membeli teropong untuk ditempatkan di atas destinasi pantai terexotic di Kabupaten Kupang itu.

 

“Itu bisa dipakai Pengunjung untuk
menyaksikan matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset). Harganya Rp. 200 jutaan saja jadi nanti di pembahasan APBD Perubahan kita alokasikan dana untuk pengadaan alat itu. Kita di kampung ini pikir berapa milyar ternyata hanya itu”, ujarnya saat jumpa pers dengan wartawan beberapa waktu lalu di Oelamasi.

 

Semua fasilitas sudah selesai dibangun di pantai Teres kecuali Kolam dalam laut karena berbagai kendala. Seluruh hasil pembangunan sedang dalam proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan NTT. (Tim)