Mau Saksikan Air Mancur Menari ? Yukk Berkunjung Ke Patung Tirosa

0 177

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM – Sejak memimpin Kota Kupang 2017 lalu Walikota Kupang Dr Jefri Riwu Kore, dan Wakil Walikota dr. Herman Man terus berupaya mengubah wajah Kota Kupang. Terbaru, Jerfri Riwu Kore memoles Taman Tirosa yang berada di gerbang Kota Kupang dengan sebuah pemandangan menarik, Air Mancur Menari. Sungguh pemandangan ini menghipnotis insan Pencinta Pariwisata.

 

Air Mancur Menari dan water screen Bundaran Tirosa menjadi icon baru bagi masyarakat Kota “KASIH” setelah dilaunching Minggu (20/12) malam, bertepatan dengan HUT ke-62 Provinsi NTT.

 

Walikota Jefri Riwu Kore mengatakan, pembangunan air mancur menari dan water screen merupakan wujud kerja sama yang baik antara Pemkot Kupang dan Bank NTT, yang didukung penuh oleh Pemprov NTT.

 

“Bersama dengan Bank NTT dan didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi yakni Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur, air mancur menari diresmikan karena Pemprov juga sudah mendukung untuk menata kota ini lebih baik,” tegasnya.

 

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dalam sambutannya memberikan apresiasi atas upaya Pemkot Kupang dalam mempercantik wajah kota dengan membangun air mancur di salah satu patung kebanggaan Kota Kupang itu.

 

Wakil Gubernur NTT Joseph Nae Soi mengatakan, sudah saatnya Kota Kupang memiliki air mancur, sebab ini akan memberi daya tarik bagi masyarakat.

 

“Air mancur di bundaran ini memiliki makna semangat baru di HUT ke-62 Provinsi NTT,” katanya.

 

Menurut dia, dengan dipercantiknya ketiga sosok patung itu memberi motivasi bagi warga NTT.

“Patung H.R. Koroh dengan membawa pacul artinya bekerja, El Tari memegang anakan pohon artinya menanam pohon, serta Prof. W.Z. Johannes memegang obor menunjukkan bahwa orang NTT harus berintelektual secara akademik, maka itu kita generasi muda tidak boleh minder. Anak muda NTT harus lebih pintar dari yang lain.

 

Ia mengajak Masyarakat untuk bekerja. “Mari kita bangkit, mari kita sejahtera dengan bekerja keras,” katanya.

 

Wagub juga menjelaskan, ini adalah sejarah baru dalam pembangunan di NTT. (ELLENA).