Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Panen Padi Mapan P-5, Jerry:”Saya Apresiasi Keberhasilan Poktan Tunas Baru”

Wabup Kuang Jerry Manafe lakukan panen padi Mapn p-5 di desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah, Kab Kupang Kmis (5/11)

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – – Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe Kamis (5/11) melakukan panen simbolis Padi Mapan P-05  di areal persawahan  seluas 19 ha di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah. Panen  Padi secara  simbolis tersebut dilakukan di lahan milik Zakarias Banu, salah satu anggota Kelompok Tani Tunas Baru Desa Mata Air

” Saya sangat mengapresiasi keberhasilan yang dicapai kelompok tani Tunas Baru”, ujarnya

Selain itu Ia juga mengapresiasi peran PT. Primasid dan Roda Tani, yang bekerjasama dengan Kelompok Tani yang ada di Desa Mata Air dalam mengembangkan penanaman padi dengan varietas Mapan P-05

“Saya harap tidak hanya di Desa Mata Air saja melainkan desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten Kupang”, ungkapnya.

Terkkait permintaan masyarakat terhadap pngadaan sumur bor Jerry Manafe  menyarankan agar Pemerintah Desa memanfaatkan Dana Desa untuk kepentingan pembangunan pertanian seperti pengadaan sumur bor.

“Jangan hanya berharap dari Pemerintah Kabupaten saja melainkan manfaatkan dana desa, asalkan pemanfaatanya sesuai peruntukkannya serta lebih berorientasi pada pemberdayaan masyarakat”, ujarnya

Lebih lanjut dirinya menyatakan bahwa unsur-unsur penunjang keberhasilan desa tergantung atas keharmonisan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Desa dan Masyarakat Desa.

“Tiga unsur itu merupakan pilar utama maju gagalnya pembangunan di desa’,ungkapnya.

 

Sementara pemilik lahan dari Kelompok Tani Tunas Baru,  Zaka Banu menyatakan syukur. “Selain panen padi, ada melon, tomat, kacang panjang, bawang merah dan lombok. Pupuk yang digunakan  ialah pupuk organik rendaman atau bokasi”, katanya.

Pada kesepatan itu Kades Mata Air, Beni Kanuk menyampaikan beberapa kendala terkait pengelolaan usaha tani atau rencana definitif kebutuhan kelompok tani (RDKK.

 

 

Kades Mata Air, Beni Kanuk juga turut sampaikan kendala terkait pengelolaan usaha tani atau rencana definitif kebutuhan kelompok tani (RDKK). Menanggapi hal ini salah satu aparat dari kecamatan menerangkan bahwa penginputan dilakukan secara online, untuk itu data-data Petani yang masuk ke Kecamatan jika diinput ke sistem sering ditolak karrna tidak sinkron.

 

“Penyebab utamanya lebih kepada Nomor Induk KTP (NIK) yang tidak sesuai, selain itu luas lahan yang bervariasi, subsidi maksimal 2 hektar jika lebih pasti sistem menolak”, katanya.

 

Atas masalah ini Wabup Jerry mengingatkan agar KTP yang diterima jika ada kesalahan sebaiknya langsung di klaim sehingga segeranya diperbaiki.

Salah satu tenaga kerja dr PT. Primasid,Yosidisantus Nule menjelaskan secaara teknis penggunaan bibit Padi Mapn P-5.

 

“Teknisnya untuk 1 kg bibit padi utk 10 are atau 100m2. Hasilnya berkisar 800 -1000 kilo gabah/padi.Dan keunggulan dari tanaman padi Mapan P-05 tahan akan hama wereng karena memiliki aroma yang khas.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kadis Pertanian Kabupaten Kupang Pandapotan Sialagan, Kadis Ketahanan Pangan,  Paulus Ati, Sekdis Perindag Yohanis Eki, Anggota DPRD Yakobus Dethan dan berbagai unsur lainnya. (humas)

 

  • Bagikan