OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – “Bupati Kupang telah menginstrusikan kami (dinas Terkait 5P) untuk ikut membangun Pantai teres tahun 2020 ini. Nah Wisatawan ketika sudah di sana tidak mungkin cari makan di luar jadi kita siapkan pangan-pangan local bersama petani kita di sekitar lokasi Teres. Itulah yang kita berdayakan”,
Demikian ditegaskan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Pandepotan Siallagan ketika ditemui flobamora-spot.com Kamis (27/2/20).
Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan mendukung Pariwisata dengan menanam tanaman potensi local seperti jagung, kacang-kacangan, umbi-umbian dan produk pertanian hortikultura lainnya. “Tentu dengan irigasi tetes. Itu yang kita upayakan di sana”, ujarnya.
Menurut dia, untuk menyiapkan Destinasi Pantai Teres di Kelurahan Buraen kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang Provinsi Nusa tenggara Timur semua instansi harus bergerak bersama masyarakat. “Semua bersatu untuk mensuskseskan program ini mengembangkan destinasi baru, Wisata teres”, jelasnya.
Ia menjelaskan, wisatawan Mancanegara yang datang ke lokasi wisata tidak membutuhkan pangan modern tetapi lebih pada pangan local, karena itu pihaknya akan serius mengembangkan bahan makananan di areal persawan di bibir Pantai Teres.
“Kita akan melakukan pendampingan kepada Petani untuk menanam tanaman jagung dan lain-lain”, ujarnya.
Mengenai areal persawan seluas kurang lebih 10 – 20 Ha di pantai Teres Pria asal Medan ini mengatakan, Bupati telah menginstruksikan kepada Dinas Pertanian dan masyarakat untuk memanfaatkan curah hujan yang sedikit ini untuk menanam tanaman umur pendek.
“Jangan kita terpaku pada tanaman padi manakala curah hujan minim. Kita manfaatkan curah hujan yang sisa ini untuk menanam tanaman umur pendek seperti sayuran, kacang-kacangan, selama 45 hari ke depan karena ini pergeseran musim hujan. Biasanya normal itu dari Desember – Maret. kita sudah tanam padi. Oleh karena itu jangan sampai petani kita yang biasa menanam padi menunggu terus curah yang diperkirakan BMKG itu nanti di bulan Maret ini akan turun hujan. Kalo bisa secepatnya kita olah tanah sawah kita untuk tanaman umur pendek. Itu Instruksi Bupati”, jelasnya.
Dinas Pertanian kabupaten Kupang tambah dia, sudah turun dengan kekuatan penuh ke daerah-daerah pusat Pertanian untuk mendata, mendengar keluhan masyarakat. “Dan kami menghimbau kepada Petani untuk segera beralih ke tanaman lain di sisa curah hujan tahun ini”, pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kendali Drs. Korinus Masneno dan Jerry Manafe, S.H, M.Th mulai tahun ini hingga 4 tahun ke depan akan mengembangkan 4 obyek wisata dimulai dari pantai Teres. Pemerintah menghendaki pembangunan Pariwisata fokus di beberapa wilayah saja sehingga tidak terkesan asal jadi dan tidak ada hasil.
Seluruh Dinas terkait Revolusi 5P harus masuk di kawasan wisata dengan tetap fokus pada tupoksi dinas masing-masing. (sintus)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




