Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ibadah Bersama Jemaat Hausisi, Bupati Kupang Nyatakan Siap Selesaikan Pembangunan Gedung Gereja

Bupati Kupang Yos Lede dan jajaran bersama Pendeta dan jemaat Imanuel Hausisi Amarasi Minggu (110/26).

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Bupati Kupang Yosef Lede, beribadah bersama Jemaat GMIT Imanuel Hausisi, Minggu (18/10/2026) pagi, di Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan dukungan terhadap penyelesaian pembangunan gedung gereja yang selama ini diperjuangkan melalui swadaya jemaat.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede mengapresiasi semangat dan kebersamaan Jemaat Imanuel Hausisi yang terus berupaya membangun rumah ibadah dengan kemampuan sendiri.

Ia menegaskan, pembangunan gereja merupakan bagian dari tanggung jawab iman untuk mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan.

“Saya senang melihat jemaat sudah mulai beribadah di gedung yang baru, meskipun pembangunannya belum selesai sepenuhnya. Membangun rumah Tuhan membutuhkan komitmen dan kebersamaan. Kita harus yakin bahwa dengan kerja bersama, kesulitan yang ada dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan gedung gereja harus diikuti dengan upaya memperkuat kehidupan persekutuan jemaat.
Baginya, gereja bukan sekadar bangunan fisik, tetapi tempat umat berkumpul, berdoa, beribadah, dan memuliakan Tuhan.

“Yang paling utama bukan hanya gedung gereja yang megah, tetapi bagaimana jemaat berkumpul, bersekutu, dan memuliakan nama Tuhan. Karena itu, jangan pernah menyerah untuk mengajak saudara-saudara kita yang sudah lama tidak beribadah. Teruslah memanggil dan mendoakan mereka agar kembali menjadi bagian dari persekutuan,” tegasnya.

Bupati juga mengajak jemaat untuk terus menjaga semangat pelayanan dan memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing.

Ia menilai kebersamaan merupakan kekuatan besar yang dapat membantu mempercepat penyelesaian pembangunan gereja.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelesaian pembangunan gedung GMIT Imanuel Hausisi, Bupati Yosef Lede menyatakan komitmennya untuk membantu jemaat menuntaskan pembangunan gereja tersebut.

Ia berharap gedung gereja dapat segera diselesaikan sehingga jemaat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan mempersiapkan pentahbisan.
Bupati menegaskan, pemerintah daerah senantiasa menempatkan gereja sebagai bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, dukungan gereja melalui doa dan pelayanan turut memberikan kekuatan moral bagi pemerintah dalam menjalankan tugas pembangunan daerah.

Ia berharap Gereja Imanuel Hausisi menjadi rumah berkat bagi jemaat dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi tempat yang memperkuat iman, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, tokoh Jemaat Imanuel Hausisi, Aljeri Monas, menjelaskan, jemaat tersebut berjumlah sekitar 180 kepala keluarga atau 600–700 jiwa.

Ia mengatakan, pembangunan gedung gereja telah menjadi pergumulan selama kurang lebih 20 tahun dan selama ini mengandalkan swadaya jemaat.

Pada peringatan HUT ke-43 jemaat pada Mei 2026, mereka sepakat mulai menggunakan gedung gereja yang baru meskipun pembangunannya belum rampung.

Aljeri menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Kupang yang telah melihat langsung kondisi gereja dan memberikan motivasi bagi jemaat untuk terus berjuang menyelesaikan pembangunan.

“Kami sudah bergumul dengan pembangunan ini selama kurang lebih 20 tahun. Kami terus berjuang melalui swadaya dan kemampuan yang kami miliki. Kehadiran Bapak Bupati memberikan semangat bagi kami untuk menyelesaikan pembangunan gereja ini,” ungkap Aljeri.

Ia berharap dukungan tersebut semakin memperkuat kebersamaan jemaat agar pembangunan gereja dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan sebagai tempat persekutuan serta pelayanan umat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perindagkop UKM Kabupaten Kupang Charles Abineno, Kepala Dinas PMDP3A Jhon Sula. Juga Kasat Pol PP Aprion Lona, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Frans Taloen, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Yesai Lanus,
Kepala Bagian Pemerintahan Jane Paoe, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Benidiktus Selan, tokoh masyarakat, serta Jemaat Imanuel Hausisi. (Dk).

  • Bagikan