Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Petani Mengeluh, Bupati Menjawab

Keluhan petani Semangka Desa Nitneo.

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Bupati Kupang Yosef Lede langsung turun ke tengah masyarakat Desa Nitneo, Kecamatan Kupang Barat, guna mendengar keluhan para petani sekaligus memberikan jawaban dan solusi konkret atas kendala yang mereka hadapi.

Kunjungan kerja spontan pada Senin (31/8/2026) ini menjadi bukti perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan petani setempat.

Bupati didampingi Sekda Teldi Sanam, Anggota DPRD Kabupaten Kupang Absalom Buy dan Natam Manfini, pimpinan OPD, Camat Kupang Barat, serta jajaran pemerintah desa.

Rombongan meninjau langsung kebun ketahanan pangan yang dikelola Kelompok Tani BUMDes Sehati Desa Nitneo, tempat para petani menyampaikan aspirasi dan kendala yang dihadapi.

Yosef Lede menyampaikan apresiasi tinggi atas kualitas komoditas pertanian di sana, terutama budidaya semangka non-biji yang tumbuh dengan baik.

“Hasil budidaya semangka di sini sangat bagus, buahnya besar dan rasanya enak. Kedatangan kami dilakukan secara spontan agar tidak merepotkan masyarakat. Pemerintah berkomitmen menjadikan Kupang Barat sebagai salah satu sektor unggulan pertanian di Kabupaten Kupang,” ujarnya.

Penguatan sektor pertanian ini juga sejalan dengan program ketahanan pangan nasional Presiden Prabowo Subianto, termasuk program Makan Bergizi Gratis. Sebagai jawaban atas keluhan keterbatasan sarana produksi, Pemkab Kupang mendistribusikan 2 ton pupuk dan berjanji menambah 2 ton lagi ke depannya. Bupati juga memenuhi kebutuhan alat pertanian dengan menjanjikan bantuan traktor besar (tr 4) guna meningkatkan efisiensi kerja para petani.

Ketua BUMDes Sehati Desa Nitneo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian langsung pemerintah daerah. Kebun ketahanan pangan seluas lebih dari 1 hektar itu kini ditanami sekitar 7.600 pohon semangka non-biji, yang dialihkan dari tanaman jagung untuk mendukung program ketahanan pangan.

“Bantuan traktor dan pupuk ini sangat membantu efisiensi kerja kami. Target kami, semangka ini siap panen pada awal Oktober mendatang,” ungkapnya.

Kepala Desa Nitneo juga menyampaikan kendala infrastruktur seperti jaringan listrik yang mempengaruhi operasional pompa sumur bor pengairan lahan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati kembali menegaskan dan berjanji selain tambahan 2 ton pupuk dan bantuan traktor, pihaknya juga akan mengupayakan peningkatan jaringan listrik guna menunjang irigasi di kebun semangka.

Sinergi antara Pemkab Kupang, DPRD, dan kelompok tani diharapkan terus memperkuat pertanian Desa Nitneo sebagai penopang ekonomi dan ketahanan pangan wilayah Kupang Barat. (HM/Sintus).

  • Bagikan