KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Universitas Nusa Cendana (Undana) mendorong warga Kelurahan Bello, Kota Kupang, mengembangkan usaha rumahan melalui pembentukan kelompok usaha bersama dan produksi sabun cuci kendaraan.
Kegiatan itu menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) FKIP Undana yang digelar di Kelurahan Bello, Sabtu (8/8/2026).
Program tersebut mengusung tema “Pemberdayaan Kepala Rumah Tangga melalui Pembentukan Kelompok Usaha Bersama dan Produksi Sabun Cuci Kendaraan sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan di Kelurahan Bello.
”Sebanyak 15 warga yang terdiri atas anggota kelompok usaha bersama dan kepala rumah tangga mengikuti kegiatan tersebut.
Tidak hanya mendapatkan materi, peserta juga diperkenalkan secara langsung pada praktik pembuatan sabun. Keterampilan itu diharapkan dapat menjadi modal awal bagi warga untuk mengembangkan usaha sederhana dari lingkungan rumah.
Pemateri PKM, Rongky Famdale, mengatakan kegiatan tersebut diarahkan agar masyarakat memperoleh keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi usaha produktif.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya mendapat ilmu, tetapi bisa melihat bahwa membuat sabun itu sederhana dan memiliki peluang untuk menambah pendapatan,” kata Rongky.
Menurut dia, pengembangan usaha tidak harus dimulai dari kelompok baru. Komunitas yang telah tumbuh di lingkungan masyarakat dapat menjadi modal sosial untuk mengembangkan kegiatan ekonomi secara bersama-sama.
“Kalau mau pergi cepat, pergilah sendiri. Tetapi kalau mau pergi jauh, harus bersama-sama. Karena itu, kami memilih memberdayakan komunitas yang sudah terbentuk,” ujarnya.
Rongky berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai pelatihan. Warga diharapkan dapat melanjutkan produksi secara berkelompok sehingga selain membuka peluang pendapatan, juga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan sehari-hari.
Modal bagi keluarga.
Ketua Komunitas Keluarga Berdaya Kelurahan Bello, Antonius Genolan Hala, mengatakan, komunitas tersebut telah berjalan sekitar dua tahun. Menurut dia, keterlibatan Undana melalui program pengabdian masyarakat memberikan peluang baru bagi anggota komunitas untuk mengembangkan kegiatan ekonomi keluarga.
“Beberapa waktu lalu pihak Undana menghubungi kami untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat di lingkungan komunitas. Kami berharap ada sesuatu yang baik bagi pengembangan usaha dalam keluarga,” kata Antonius.
Ia menilai kekuatan utama komunitas terletak pada semangat kekeluargaan dan kerja bersama. Karena itu, pelatihan produksi sabun diharapkan menjadi modal awal untuk mengembangkan usaha rumah tangga secara berkelanjutan.
“Keberhasilan bisa datang dari rasa kekeluargaan. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak dan menjadi modal bagi pengembangan usaha rumah tangga serta peningkatan ekonomi masyarakat ke depan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan peserta kegiatan, Siprianus Simo.
Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi bersama di lingkungan masyarakat.
Didukung lingkungan
Kegiatan tersebut dibuka Ketua RT 7 Kelurahan Bello, Lius Patola, atas nama Lurah Bello. Ia menyambut baik program PKM FKIP Undana karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurut Lius, kegiatan pengabdian masyarakat dari FKIP Undana, khususnya bidang Pendidikan Luar Sekolah, telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Bello.
“Kegiatan seperti ini sangat kami dukung karena memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin berdampak bagi warga RT 7 dan masyarakat Kelurahan Bello secara umum,” katanya.
Tim PKM FKIP Undana terdiri atas Rongky Famdale, S.Th., M.Pd.; Nirwaning Makleat, S.Si., M.Pd.; Abdul Syukur, S.Pd., M.Pd., CRP.; Stofiani Susana Lima, S.Pd., M.Pd.; Marthin Ivanja Umbu Pati; dan Saputra Esra Lasi.
Melalui kegiatan tersebut, Undana tidak hanya menempatkan masyarakat sebagai penerima pelatihan, tetapi juga mendorong warga menjadi pelaku usaha. Produksi sabun diharapkan menjadi salah satu contoh usaha sederhana yang dapat dimulai dari rumah, dikelola secara bersama, dan dikembangkan sesuai potensi pasar di lingkungan sekitar. (goe).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




