KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menggelar Konferensi Daerah (Konferda) II Alumni GMNI NTT pada 18 Juli 2026.
Menjelang pelaksanaan konferensi, panitia menyiapkan serangkaian kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Panitia, Yoppy Lati, mengatakan rangkaian kegiatan pra-Konferda diawali dengan bhakti sosial dan penanaman ratusan anakan pohon pada 4 Juli 2026 di kawasan sumber mata air Oelnaineno dan Oelnaipaut, Kelurahan Bello, Kota Kupang.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian alumni terhadap pelestarian lingkungan dan perlindungan sumber-sumber air.
“Konferda bukan hanya forum organisasi untuk memilih kepengurusan baru, tetapi juga momentum memperkuat pengabdian alumni kepada masyarakat. Karena itu, sebelum Konferda kami melaksanakan bhakti sosial dan penghijauan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Yoppy, Jumat (26/6/2026), saat meninjau lokasi penanaman bersama tokoh masyarakat di Bello.
Ketua RW 03 Kelurahan Bello, Goris Takene, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Alumni GMNI NTT yang memilih kawasan sumber mata air Oelnaineno dan Oelnaipaut sebagai lokasi penghijauan.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah konkret untuk menjaga keberlanjutan sumber air yang selama ini menjadi penopang kehidupan masyarakat.
“Upaya peremajaan pohon di kawasan sumber mata air sudah sangat mendesak. Banyak pohon yang telah berusia tua, tumbang, bahkan punah sehingga pohon tangkapan air semakin berkurang. Karena itu, perlu perhatian dan kolaborasi semua pihak untuk menyelamatkan sumber mata air, khususnya di Bello, yang sejak bertahun-tahun menjadi urat nadi kehidupan para petani dan peternak,” kata Takene.
Ia berharap gerakan penghijauan yang diprakarsai Alumni GMNI dapat menjadi pemicu tumbuhnya kepedulian bersama dari pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat untuk menjaga kawasan resapan air demi kepentingan generasi mendatang.
Rangkaian kegiatan pra-Konferda kemudian dilanjutkan dengan donor darah pada 11 Juli 2026 sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata alumni dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan melibatkan alumni GMNI, organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Puncak rangkaian kegiatan akan berlangsung pada 18 Juli 2026 melalui pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) II Alumni GMNI NTT yang diawali dengan seminar bertema pembangunan daerah dan penguatan peran alumni.
Seminar direncanakan menghadirkan Gubernur Nusa Tenggara Timur bersama sejumlah alumni GMNI yang kini berkiprah di tingkat nasional sebagai narasumber.
Melalui forum tersebut, para peserta diharapkan dapat bertukar gagasan mengenai berbagai tantangan pembangunan di NTT, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta merumuskan kontribusi nyata alumni GMNI dalam mendukung kemajuan daerah.
Usai seminar, Konferda II Alumni GMNI NTT akan memasuki agenda utama berupa sidang organisasi untuk mengevaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya sekaligus memilih kepengurusan baru masa bakti 2026–2030.
Konferda juga akan merumuskan arah kebijakan organisasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Yoppy mengatakan, Konferda II diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi dan soliditas Alumni GMNI NTT. Menurutnya, alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang profesi memiliki tanggung jawab moral untuk terus memberikan sumbangsih pemikiran, tenaga, dan jejaring bagi pembangunan daerah.
“Melalui rangkaian kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Alumni GMNI tidak hanya hadir dalam forum organisasi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui aksi sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta gagasan-gagasan pembangunan yang bermanfaat bagi Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari bhakti sosial, penghijauan, donor darah, seminar hingga Konferda II Alumni GMNI NTT, menjadi momentum mempererat persaudaraan antarsesama alumni sekaligus memperteguh komitmen organisasi dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan daerah. (goe).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




