OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, secara resmi membuka kegiatan Lokakarya Hasil Penilaian Air, Sanitasi, Kebersihan di Sekolah dan Perencanaan Peningkatan Kualitas Fasilitas Air, Sanitasi, Kebersihan yang Inklusif dan Tangguh Iklim di Sekolah Kabupaten Kupang.
Lokakarya berlangsung di Aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi, Rabu (10/6/2026) Pagi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kupang menyampaikan apresiasi kepada lembaga mitra yakni UNICEF Indonesia, Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI), dan Kakao Bank.
Apresiasi ini diberikan atas dukungan nyata dalam mendorong peningkatan layanan air bersih, sanitasi, dan kebersihan (Water, Sanitation and Hygiene/WASH) di sekolah-sekolah di Kabupaten Kupang.
“Ketersediaan fasilitas WASH yang layak, inklusif, dan tangguh iklim merupakan fondasi penting bagi kesehatan, martabat, serta pemenuhan hak dasar anak. Di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata, seperti kekeringan berkepanjangan dan curah hujan ekstrim, ketahanan fasilitas WASH menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar dan kesehatan peserta didik”, ungkapnya.
Wakil Bupati juga mengapresiasi proses asesmen yang telah dilakukan secara kolaboratif pada 53 sekolah di Kabupaten Kupang.
Hasil penilaian menunjukkan masih adanya sejumlah tantangan mendasar, antara lain keterbatasan akses air bersih sepanjang tahun, rasio toilet yang belum memenuhi standar. Juga minimnya sarana cuci tangan pakai sabun, serta rendahnya aksesibilitas fasilitas bagi anak perempuan dan penyandang disabilitas.
“Pemerintah Kabupaten Kupang berkomitmen menjadikan program WASH in School (WinS) sebagai bagian integral dari perencanaan pembangunan daerah melalui dukungan kebijakan dan regulasi. Juga penganggaran yang berpihak pada peningkatan layanan WASH yang inklusif dan tangguh iklim,” Tegasnya.
Melalui lokakarya ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat membangun pemahaman bersama mengenai konsep WASH cerdas iklim dan inklusif. Juga menetapkan 20 sekolah prioritas sebagai fokus intervensi, menyusun komitmen bersama melalui berita acara, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, mitra pembangunan, sekolah, dan masyarakat.
Sementara itu, Program Manager YKMI, Tatang Husaini, menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program yang didukung UNICEF untuk meningkatkan kualitas sarana air bersih dan sanitasi di tingkat SD dan SMP.
Selain menyampaikan hasil asesmen yang telah dilakukan pada sekitar 40 sekolah, kegiatan ini juga menjadi forum untuk menyusun rencana peningkatan fasilitas dan kapasitas sekolah berdasarkan temuan lapangan.
Menurut Tatang, program ini tidak hanya berfokus pada rehabilitasi sarana fisik, tetapi juga pada peningkatan pemahaman guru, peserta didik, dan masyarakat mengenai pentingnya sanitasi, inklusivitas, serta ketahanan iklim dalam pengelolaan fasilitas air bersih dan sanitasi sekolah.
Kepala Kantor Perwakilan UNICEF NTT, Yudistira Yewango, menegaskan, akses terhadap air bersih dan sanitasi merupakan hak dasar anak yang harus dipenuhi.
Ia menyebutkan, hasil asesmen menunjukkan adanya tantangan serius terkait krisis air bersih, sanitasi yang belum inklusif bagi penyandang disabilitas. Serta kebutuhan akan fasilitas yang mendukung kesehatan dan kebersihan remaja putri.
UNICEF bersama para mitra akan mendukung peningkatan layanan WASH di 20 sekolah prioritas melalui pendekatan yang mengedepankan tiga pilar utama, yaitu inklusivitas dan responsif gender, ketangguhan terhadap perubahan iklim, serta dukungan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, UNICEF, YKMI, Kakao Bank, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan sekolah-sekolah di Kabupaten Kupang dapat menjadi lingkungan belajar yang sehat, aman, inklusif. Dan tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut WASH Spesialis Unicef Muhamad Zainal, Kepala BPBD Nofliyanti Amtiran. Sekretaris Dinas PPO Nere Setiawan Lede, Sekretaris Bapperida Wijayanti. Para Kepala Sekolah, Ketua FPRB Kab.Kupang Elvrid Saneh, Pimpinan Lembaga Mitra dan undangan lainnya. (Dk).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




