Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sertijab Kepala SDI Oepura 3 Berlangsung Haru

Dari kiri Ketua Komite Dominggus Djo, Johni E. Rihi (Korwas), Elisabet R.Deku (kepsek yang baru) dan Liberius R. Amuntoda (Kepsek yang lama).

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Suasana haru menyelimuti acara serah terima jabatan Kepala UPTD SD Inpres Oepura 3 dari kepala sekolah lama, Liberius Riko Amuntoda, kepada kepala sekolah yang baru, Elisabeth R. Reku, Selasa (12/5/2026).

Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah itu dihadiri para guru, tenaga kependidikan, orang tua murid, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Ketua Komite SDI Oepura 3, Dominggus Djo, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah melakukan mutasi kepala sekolah sebagai bagian dari proses penyegaran dalam pemerintahan dan dunia pendidikan.

Mewakili orang tua murid, ia juga menyampaikan selamat datang kepada kepala sekolah yang baru dan berharap Elisabeth dapat diterima sebagai bagian dari keluarga besar sekolah.

“Kami menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada Ibu Elis. Mari bersama-sama membangun sekolah ini bersama guru, tenaga kependidikan, dan orang tua murid,” ujarnya.

Kepada Riko, Dominggus mengaku seluruh orang tua dan warga sekolah merasa berat melepas sosok kepala sekolah yang telah mendampingi mereka selama dua tahun enam bulan terakhir.

“Kalau selama kebersamaan ada kekurangan dan kesalahan, kami mohon maaf. Semoga Bapak Riko sukses dan semakin baik di tempat tugas yang baru,” katanya.

Suasana emosional semakin terasa saat Riko menyampaikan pesan perpisahan. Dengan suara bergetar dan beberapa kali menyeka air mata menggunakan tisu, ia mengaku perjalanan pengabdiannya di SD Inpres Oepura 3 menjadi pengalaman hidup yang sangat membekas.

Ia mengenang awal kedatangannya di sekolah tersebut hingga proses dirinya belajar menjadi pemimpin di tengah para guru senior.

“Saya percaya Tuhan tidak pernah salah menempatkan seseorang. Semua proses di sekolah ini membentuk saya menjadi lebih sabar, lebih kuat, dan lebih dewasa,” ungkapnya sambil menahan tangis.

Sejumlah guru tampak ikut menitikkan air mata saat mendengar pesan perpisahan yang disampaikan dengan penuh ketulusan itu. Riko pun menitipkan pesan kepada seluruh guru agar tetap menjaga kebersamaan dan mendukung kepala sekolah yang baru demi kemajuan sekolah dan pendidikan lebih dari 400 siswa di SD Inpres Oepura 3.

“Saya yakin sekolah ini akan terus maju kalau semua tetap bekerja sama dengan hati,” ujarnya.

Sementara itu, kepala sekolah yang baru, Elisabeth R. Reku, mengaku perjalanan menuju amanah tersebut tidaklah mudah karena penuh tantangan dan perjuangan.

Dengan nada haru, ia menyampaikan terima kasih kepada Riko, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, serta para guru yang telah menyambut dirinya dengan hangat.

Ia juga memberikan apresiasi atas kepemimpinan Riko yang dinilai berhasil membawa kemajuan bagi sekolah, baik dalam bidang akademik maupun pembinaan karakter.

“Saya tidak mau berjalan sendiri. Sekolah ini milik kita bersama,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Johni E. Rihi, mengatakan masa jabatan kepala sekolah pada umumnya berlangsung selama dua periode atau sekitar delapan tahun. Namun, Riko mendapat kepercayaan memimpin sekolah hingga 10 tahun enam bulan.

“Jangan berkecil hati dengan mutasi ini, karena itu adalah anugerah Tuhan,” ujarnya.

Menurut Johni, selama memimpin sekolah, Riko dikenal sebagai sosok berprestasi dan pernah masuk sebagai salah satu calon kepala sekolah terbaik di Kota Kupang.

Selain itu, ia juga berhasil meraih sedikitnya 12 prestasi di bidang olahraga, serta berbagai capaian di bidang akademik, manajerial, seni budaya, dan lainnya.

Kepada kepala sekolah yang baru, Johni berharap Elisabeth dapat melanjutkan berbagai prestasi yang telah diraih sekolah serta menjaga kebersamaan di lingkungan pendidikan.

Ia juga mengajak seluruh guru untuk saling mendukung tanpa membanding-bandingkan kepemimpinan lama dan baru demi kemajuan pendidikan bersama. (goe).

  • Bagikan