Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Program LAUTRA Segera Digelar, Persiapan Sudah Matang

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Bupati Kupang, Yosef Lede, Kamis (9/4), menghadiri kegiatan Penajaman Perencanaan Program Lautra, yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indoenesia. Kegiatan berlangsung di aula Kantor Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah.

Kegiatan itu digelar guna mempersiapkan kelompok masyarakat dan kelembagaan usaha desa sebagai calon penerima Program Lautra, termasuk rencana usaha serta kesiapan pemanfaatan bantuan.

Yosef Lede dalam kesempatan tersebut mengatakan, dengan ditetapkannya Kabupaten Kupang sebagai salah satu lokus Program Lautra oleh Kementerian KKP RI membuktikan, Kabupaten Kupang sebenarnya memiliki tempat tersendiri untuk diperhatikan oleh Kementerian – kementerian. Sehingga warga Kabupaten Kupang patut berbangga akan hal tersebut.

Dia melanjutkan, Kabupaten Kupang sendiri memiliki potensi sangat besar dalam sektor kelautan dan perikanan. Namun potensi besar tersebut belum dimaksimalkan karena kekurangan anggaran pembangunan.

“Harus diakui kita ini masih daerah tertinggal sehingga kita sangat kekurangan dana untuk mengembangkan potensi – potensi yang kita miliki. Bukan berarti kita masyarakat Kabupaten Kupang ini malas. Masyarakat Kabupaten Kupang ini tidak malas, kita semua bekerja keras setiap hari, namun kurang berkemang karena kita kekurangan anggaran”, jelas Yosef Lede.

Yosef Lede menyambuat baik semua program pembangunan dari Pemerintah Pusat lewat Kemterian – kementerian, termasuk Program Lautra tersebut. Ini penting untuk dilaksanakan di Kabupaten Kupang, karena kehadirannya akan sangat membantu Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang memaksimalkan potensi – potensi yang ada untuk peningkatan kesejahteraan.

Yosef Lede juga menegaskan niatnya untuk tidak hanya berdiam diri menunggu bantuan – bantuan datang tetapi ia akan terus berupaya melobi langsung Pemerintah Pusat.

“Kita punya laut, kita punya ikan, tetapi kita tidak punya fasilitas. Tempat Pelelangan Ikan saja kita belum punya, sehingga saya saat ini sedang melobi agar TPI bisa berdiri di Noelbaki. Dan akan menjadi tempat pelelangan ikan terbesar di Pulau Timor. Jadi saya harap masyarakat semua tetap memberi dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten Kupang untuk berupaya mendapatkan bantuan – bantuan pembangunan dari pusat. Kita disini juga bila sudah mendapat bantuan maka harus dimanfaatkan maksimal, baik oleh aparat pemerintah hingga tingkat desa maupun oleh masyarakat sendiri. Harus mendukung dan mengusahakannya sehingga bermanfaat maksimal bagi peningkatan kesejahteraan”, jelas Yosef Lede.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, A. Koswara mengatakan, Program Lautra artiya Laut Untuk Kesejahteraan Rakyat.
Program ini digelar atas dukungan dari Bank Dunia.

Dia melanjutkan, pelaksanaan Program Lautra adalah untuk memaksimalkan kawasan konservasi laut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, dimana NTT terutama Kabupaten Kupang sebagai salah satu daerah tujuan pelaksanaan program, merupakan daerah yang terbanyak memiliki daerah konservasi laut.

Dia menambahkan, di NTT Program Lautra akan dilaksanakan di 197 Desa dengan 40 Desa di Kabupaten Kupang.

“Tujuan Program Lautra ini dilaksanakan agar menjaga kawasan konservasi laut tetap terpelihara dan bermanfaat maksimal bagi masyrakat secara berkelanjutan. Terkadang kita terlalu beraktivitas di kawasan konservasi dengan mengabaikan kelestariannya. Sehingga untuk menjaganya bisa bermanfaat berkelajutan, Program Lautra menjalankan 3 komponen yaitu terhadap kawasan konservasi itu sendiri termasuk pembangunan sarana prasarana, penguatan pengelola kawasa konservasi yaitu masyarakat, dan pemanfaatan teknologi. Dukungan dari Pemerintah Daerah sangat kita butuhkan”, jelas A. Koswara.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kupang dan Dirjen Pengelolaan Kelautan menyempatkan diri meninjau Pantai Sulamanda sebagai salah satu daerah konservasi laut target Program Lautra dilaksanakan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten 1 Sekda Provinsi NTT yang juga Plt.Kepala Dinas Perikanan Provinsi NTT, Alexon Lumba. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kupang, Yared Tamoes, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang, Marthen Timate, dan para Kepala Desa tempat Program Lautra dilaksanakan. (Terus).

  • Bagikan