OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah komando Bupati Yosef Lede dan Aurum Titu Eki kembali menggelar Pawai Paskah. Acara keagamaan tahun kedua ini diikuti 67 kelompok/peserta.
Kegiatan ini dimanfaatkan sangat baik oleh pengelola UMKM Linda Bentura dan pengelola UMKM lainnya di titik star depan Gereja Kalvari Puluthie Oebelo Selasa (7/4/26).
Linda berbunga-bunga ketika didekati wartawan. Ia mengaku tahun ini dia hanya menjajakan es kelapa di titik star.
“Beta berhasil menjual lebih dari 40 cup es kelapa muda selama beberapa jam hari ini. Satu cup rp5000. Beta dapat rp200. 000 lebih”, ujar Linda.
Linda menambahkan, hasil tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu.
“Tahun lalu juga sama, es habis. Beta jual Nasi 4 termos juga habis. Itu di depan kantor bupati. Ada malam puji-pujian. Habis semua”, kata dia.
Linda berharap agar ada parkiran khusus untuk para penjual agar tidak menghalangi jualan. “Harapannya ada parkiran khusus, menghalangi jualan,” katanya.
Bupati Kupang Yosef Lede dalam sambutannya pada acara pembukaan di depan Gereja GMIT Kalvari Puluthie mengapresiasi panitia pelaksana.
Ia menilai kegiatan ini kegiatan ini sangat penting.
“Kegiatan ini bukan hanya sekedar ritual, melainkan sebuah momentum penting untuk mempererat iman, persaudaraan, dan membangkitkan semangat kebangsaan di antara kita”, ujar Yos Lede Selasa (7/4/26).
Menurut Yos, paskah adalah puncak dari seluruh perayaan iman kristen. Paskah menekankan tentang kemenangan Kristus atas maut yang membawa perubahan total dalam hidup manusia.
“Kita dipanggil untuk menjadi manusia baru, manusia yang meninggalkan sifat-sifat lama yang tidak baik dan berjalan dalam terang kebenaran, kasih, dan keadilan. Namun, pembaruan ini tidak boleh hanya pada kehidupan pribadi, pembaruan ini harus terwujud nyata dalam masyarakat, dalam keluarga, dalam gereja, dan dalam pembangunan daerah. Tema “Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita” mengingatkan kita bahwa kebangkitan kristus membawa dampak perubahan yang total dalam hidup kita”, terang dia.
Ia menyebut ada empat pilar penting yang perlu digapai bersama di kabupaten Kupang.
“Pertama, kuat dalam ekonomi; kedua, maju dalam infrastruktur; ketiga, dewasa dalam spiritualitas; dan keempat, setia merawat keberagaman”, pungkas Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kupang ini. (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




