Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Bupati Kupang Yos Lede saat panen jagung bersama Poktan Nonitasi.

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Bupati Kupang Yosef Lede menghadiri kegiatan panen jagung. Ini dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan menuju Kabupaten Kupang Emas.

Kegiatan tersebut berlangsung di Teres, Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kamis (27/03/2026) sore.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, dirinya bersama Bupati Kupang merupakan perpanjangan tangan dari Presiden Prabowo Subianto. Dengan tugas memastikan masyarakat mampu menghasilkan pangan untuk kebutuhan sendiri maupun untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

Ia juga mengapresiasi langkah Bupati Kupang bersama kelompok tani yang telah menjadikan Kabupaten Kupang sebagai salah satu pemasok pangan utama di Provinsi NTT.

“Saya paling sering itu datang, baik tanam maupun panen itu di Kabupaten Kupang, paling sering saya. Satu dia dekat dengan Ibu Kota Provinsi Yang kedua memang di Bupati ini, sama kepala dinas dan TNI/ Polri ini semua, ini semangat minta ampun”, ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur menyoroti potensi besar yang dimiliki Kabupaten Kupang, terutama dengan keberadaan tiga bendungan besar yakni Tilong, Raknamo, dan Manikin.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya air secara maksimal, baik pada musim hujan maupun kemarau, guna meningkatkan produksi pertanian.

“Tinggal kita koordinasikan dengan Bupati, dan jika diperlukan akan kita sambungkan ke pemerintah pusat agar distribusi air dari bendungan bisa menjangkau lebih banyak titik,” ujarnya.

Gubernur juga mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 13.000 hektare lahan jagung di Kabupaten Kupang, dengan target peningkatan hingga 19.000 hektare.

Ia menilai capaian tersebut sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah bersama masyarakat dalam mendorong swasembada pangan.

“Kalau Kabupaten Kupang bergerak maju, maka NTT akan aman,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur NTT, sebagai bentuk perhatian dan dukungan bagi masyarakat Kabupaten Kupang.

Ia menegaskan, keberhasilan panen jagung ini menunjukkan keseriusan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dengan dimanfaatkan secara optimal lahan dan bantuan alsintan yang telah diberikan.

Secara khusus, Bupati kupang juga memberikan apresiasi kepada Kelompok Tani Nonotasi atas keberhasilan panen yang dicapai. Serta menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan dukungan.

“Saya apresiasi ketua kelompok tani Nonotasi dengan teman-temannya keberhasilannya hari ini. Kalau perlu apa besok, kita bantu. Mau bibit, mau alat, kita bantu”. Ungkapnya.

Keterbatasan akses pasar.

Selain itu, Bupati juga menyoroti kendala utama yang selama ini dihadapi petani, yakni keterbatasan akses pasar.

Namun, ia memastikan, saat ini pemerintah telah memberikan jaminan penyerapan hasil panen dengan harga yang telah ditetapkan.

“Untuk jagung dengan kadar air 14 persen, harganya Rp.6.400 per kilogram, Jadi Bapak Ibu tidak usah khawatir tanam sebanyak-banyak,” jelasnya.

Dengan adanya jaminan tersebut, Bupati mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan produksi pertanian.

Ia berharap Kelompok Tani Nonotasi dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya dalam memanfaatkan potensi lahan yang subur.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur NTT.

Ia optimistis, ke depan luas tanam akan terus berkembang, tidak hanya terbatas pada 5 hektare di lokasi tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BRMP, Kepala BBPP Kupang, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Kupang, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas PUPR. Kepala RSKK, Kabag Prokopim, Camat Amarasi Selatan, Lurah Buraen, para penyuluh, petani, serta tamu undangan lainnya. (Dk).

  • Bagikan