OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendes RI) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kupang dan platform e-commerce terbesar di Asia Tenggara, Shopee.
Kerjasama dibangun untuk menggelar Training of Trainer (ToT) Digital Marketing dan Promosi UMKM, di aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, Rabu (17/9), tersebut diikuti perwakilan pelaku UMKM dari 5 Kabupaten yang ada di NTT.
Lima daerah itu antara lain dari Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, Kabupaten TTU, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten Rote Ndao.
Yosef Lede dalam sambutannya pada kesempatan tersebut mengatakan, Pemerintah Kabuapten Kupang tentu sangat berterimakasih dan memberi apresiasi tinggi kepada Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI dan Shopee.
Menurut dia, kementrian desa dan Shopee memberikan dukungan nyata dalam memberdayakan UMKM di NTT khususnya di Kabupaten Kupang.
Kolaborasi tersebut menurut Yosef Lede, membuktikan kemajuan hanya bisa dicapai melalui kerja sama erat antar Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, sektor swasta, dan masyarakat.
“UMKM merupakan motor penggerak ekonomi rakyat dan salah satu pilar penting dalam mengurangi kesenjangan sosial ekonomi, khususnya di daerah tertinggal. Di Kabupaten Kupang UMKM telah menjadi sumber penghidupan masyarakat sekaligus wadah kreativitas dan inovasi lokal. Namun kita menyadari untuk dapat bersaing di era global saat ini, pelaku UMKM harus mampu menguasai pemasaran digital. Sehingga peningkatan kapasitas digital marketing menjadi sebuah kebutuhan mutlak. Karena dengan pemanfaatan teknologi digital, para pelaku UMKM dapat memperluas jakauan pasar. Juga meningkatkan penjualan, sekaligus membangun brand yang lebih kuat”, jelas Yosef Lede.
Yosef Lede juga berharap kegiatan tersebut bukan hanya akan membekali keterampilan digital marketing bagi para peserta.
Lebih dari itu kata dia, mereka juga dipersiapkan menjadi trainer yang akan menularkan ilmu dan praktik baik tersebut kepada lebih banyak lagi pelaku UMKM di Kabupaten Kupang dan daerah-daerah lainnya di NTT.
Ia menilai, manfaat pelatihan dapat menjangkau lebih luas masyarakat dan mendorong percepatan pembangunan di daerah.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan sungguh – sungguh. Agar nantinya dapat menjadi agen perubahan yang mendorong transformasi UMKM menuju ekonomi digtal yang lebih maju, mandiri dan berdaya saing”, tambah Yosef Lede.
Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Syamsul Widodo secara daring mengatakan, adalah kewajiban bersama untuk mendukung perkembangan daerah timur Indonesia yang memiliki potensi yang sangat besar. Karena sejatinya masa depan Indonesia itu ada di bagian timur Indoensia.
Ia berharap para peserta dapat menyerap ilmu dari para narasumber yang adalah orang–orang terbaik dalam hal pemasaran digital. Sehingga potensi – potensi besar dari NTT bisa dikenal secara global dan mendapat pasar yang luas.
Director of Publc Policy Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo, dalam sambutannya mengatakan, ToT tersebut didukung Shopee sebagai bentuk dukungan pada pengembangan UMKM di Indonesia terutama melalui platform digital.
Dia melanjutkan, pengembangan UMKM lewat platform digital memang cocok dikembangkan di daerah timur Indonesia.
“Karena dengan berbasis internet, maka jarak dan waktu sesuatu yang tidak lagi menjadi kendala”, pungkas dia. (tery).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




