KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Badan Pengurus Pemuda GMIT sukses menggelar Paskah Senin (21/4/25).
Salah satu peserta yang patut diapresiasi yakni Jemaat Ora et Labora yang mengusung peran Kain dan Habel.
Pada samping mobil yang menuntun rombongan tertulis, “Jangan gantung diri, karena dunia terlalu indah, untuk dinikmati. Ada juga, ajakan untuk “stop KDRT”.
“Damai itu indah. Hitam atau putih sama saja. Kita semua anak Adam”.
“Cemburu buta membawa maut. Bikin apa-apa itu pikir”.
“Jangan seperti serigala berbulu domba”.
Prosesi Paskah disaksikan tidak hanya umat Kristen tapi umat beragama lain di kota Kupang.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma didampingi Wakil Ketua TP PKK Vera Christina Sirait menghadiri Ibadah Paskah Oikumene dan Prosesi Paskah Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Tahun 2025 di Bundaran Tirosa Senin (21) 4) 25).
John Asadoma mengatakan, Paskah memberi pesan sukacita kemenangan Kristus, menginspirasi Kaum Muda GMIT dalam semangat Ayo Bangun NTT, Menjadi Agen Perdamaian dan Pembangunan menuju Indonesia Emas.
Wagub mengungkapkan Paskah hendaknya dimaknai sebagai sikap rela berkorban baik waktu dan tenaga untuk berbagi kasih dengan sesama.
“Prosesi ini bukan sekedar ritual tetapi dimaknai untuk merenungkan dan meneladani hidup Yesus Kristus. Ia adalah tokoh yang sejak kelahiran hingga kematiannya selalu hidup dalam kesengsaraan tetapi terus menyebarkan injil kebenaran. Yesus Kristus adalah tokoh yang hidup untuk melayani, sehingga prosesi ini bukan sekedar sukacita semata tetapi juga untuk merenungkan teladan hidup Yesus Kristus,” ujar Wagub Johni Asadoma.
Johni turut mengapresiasi Pemuda Sinode GMIT, Pemerintah Kota Kupang, KADIN Indonesia dan seluruh pihak yang menyukseskan pelaksanaan kegiatan ini.
“Tadi dalam Ibadah Paskah Oikumene yang dipimpin oleh Pdt. Tedy Makunimau, S.Th memberikan _challenge_ yang luar biasa yaitu ide untuk membuat film tentang kehidupan Tuhan Yesus. Untuk merealisasikannya dibutuhkan proses, kolaborasi dan konsistensi. Saya juga mendukung agar ditindaklanjuti dan direalisasikan,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Wagub Johni menghimbau seluruh peserta dan masyarakat yang menyaksikan prosesi Paskah agar tetap menjaga kekhidmatan, ketertiban, kebersihan dan kedamaian.
“Kta ikuti pawai ini dengan khidmat, tertib, damai juga kita jaga kebersihan. Mari kita terus bersinergi untuk mewujudkan NTT yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera dan Berkelanjutan,” tutup Wagub Johni Asadoma.
Sebelumnya, Ketua Sinode GMIT Pdt. Samuel Benyamin Pandie, S.Th. dalam suara gembala mengatakan, Prosesi Paskah hari ini adalah bukti jemaat siap menjadi eklesia baru.
“oleh karena itu saya menghimbau pemuda untuk menyatakan damai dan semangat persaudaraan,” ucap Pdt. Benyamin Pandie.
Dirinya turut menyatakan sikap mendukung pemerintah dalam setiap program kerja pembangunan yang telah dicanangkan.
“Kami juga mengharapkan agar, pemerintah bersama lembaga penegak hukum segera mengusut tuntas semua kasus kekerasan terhadap anak. Buktikanlah bahwa keadilan ada di NTT. Sinode GMIT juga siap berkolaborasi untuk membangun NTT. Kami minta agar program tidak sekedar proyek tetapi benar-benar berpihak kepada kemanusiaan, serta mari kita jaga kebersihan di kota Kupang, mari jadi eklesia baru,” urainya.
Sementara itu, Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie mengungkapkan, “KADIN merupakan mitra pemerintah, di pusat mempunyai 4 Quick Win untuk mendukung program pemerintah.
Merupakan suatu kebanggaan melihat secara langsung semangat pemuda NTT dan potensi SDM yang luar biasa. Kita meresmikan Program NTT YES yang merupakan program sinergi antara Bank Indonesia, KADIN dan Pemprov. NTT untuk mendorong gerakan anak muda berwirausaha untuk peningkatan ekonomi. Angkatan pertama program ini dimulai dari Kota Kupang. Kami yakin kunjungan ini akan sempurna karena mendapat aspek kerohanian terutama dari perayaan Paskah dan kedua dari kultur, dunia usaha dan kemitraan strategis yang terjalin baik dengan pemerintah,” jelasnya.
Ketua Panitia Yeskiel Loudoe dalam sekapur sirih menyampaikan Prosesi Paskah ini diikuti oleh 97 Gereja GMIT dan Organisasi lainnya di NTT dengan rute yang dimulai dari Bundaran Tirosa dan melewati tiga etape yaitu Gereja GMIT Anugerah, Gereja GMIT Koinonia dan berakhir di Gereja GMIT Jemaat Kota Kupang. Selain itu, turut digelar Expo UMKM Pemuda GMIT yang diikuti oleh 102 UMKM Lokal di Pantai LLBK juga lomba dan kegiatan lainnya.
“Terima kasih atas seluruh dukungan untuk menyukseskan Ibadah Paskah Oikumene dan Prosesi Paskah. Saya mengajak pemerintah terus mendukung kegiatan rohani seperti Pawai Ogoh-ogoh, Pawai Takbiran, Prosesi Jalan Salib, Semana Santa dan Prosesi Paskah yang akan menghasilkan kader-kader baru untuk membangun NTT. Selamat merayakan Paskah dan jadikanlah Tuhan Yesus sebagai teladan,” ujarnya.
Untuk diketahui, pada kesempatan ini turut menampilkan lagu seruan yang diciptakan oleh Ketua Sinode GMIT, lagu-lagu pujian Paduan Suara San Jose dan Paduan Suara KCC serta tarian oleh Jemmy Dance Academy.
Selain itu, turut digelar sejumlah kegiatan diantaranya :
1. Pesan damai dari NTT untuk Indonesia oleh para pimpinan tokoh lintas agama di NTT,
2. Launching Program NTT YES yang merupakan program sinergi antara antara Bank Indonesia, KADIN dan Pemprov. NTT,
3. Penyerahan bantuan kepada insan dengan disabilitas oleh Sentra Efata Kementerian Sosial RI,
4. Serta Puncak acara yang akan ditandai dengan Prosesi Lilin Perdamaian.
Hadir pada kegiatan ini, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Anggota DPR RI Esthon Foenay, Anggota DPD RI Abraham Liyanto. Ketua DPRD Provinsi NTT Emi Nomleni, Forkopimda Provinsi NTT, Ketua DPRD Kota Kupang Richard Odja. Kepala Perwakilan BI NTT Agus Sistyo Widjajati, Para Ketua Majelis Klasis. Ketua Pemuda Sinode GMIT Erens Blegur, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Jemaat GMIT dan masyarakat Kota Kupang.
Prosesi Paskah tahun 2025 bertema “Damai dari NTT untuk Indonesia”. (Bap – NTT).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




