Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

YOS Lede Tegaskan, Guru Yang Sudah Lulus Test dan Masuk R3 Harus Prioritas Jadi P3K

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas Waket I Tome Da Costa, Waket II Sofia Malelak De-Haan bersama Bupati Kupang dan Wakil Bupati periode 2024-2029 Yosef Lede dan Aurum Titu Eki pada paripurna penetapan Bupati dan wakil Bupati pilihan rakyat Kamis (16/1/25).

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT –— Bupati Kupang Periode 2024-2029 Yosef Lede, S. H., angkat bicara soal 425 guru honorer yang sudah ikut test P3K, lulus dan masuk R3.

“R3 itu harus prioritas”, tegas, Yos Lede kepada Media di Oelamasi, Kamis (16/1/25).

Menurut Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kupang itu, hal itu sama dengan K2 yang menjadi prioritas untuk diangkat.

” Berarti R3 harus menjadi prioritas. Karena kita tidak tau apakah program P3K ini masih ada atau tidak. Setau saya tahun ini terakhir. Nah, bagaimana kalo mereka tidak lulus. Padahal secara syarat mereka terpenuhi’, ujar dia.”

Masalah perengkingan itu kewenangan BKPSDM untuk menentukan. Tapi yang pasti kuota yang diberikan Pemerintah pusat itu semuanya terisi. Jadi saran saya mewakili teman-teman yang ikut test, bagi saya kategori R3 tahap II itu harus menjadi prioritas utama untuk diangkat jadi P3K”, pungkas dia.

Sebelumnya, diberitakan, sekitar 200 dari 425 Guru, yang tergabung dalam Forum Guru Honorer Kabupaten Kupang, Geruduk Gedung Dewan Senin (13/1/25).

Mereka sudah selesai tes P3K dan mendapat kode R3 sehingga pihaknya memohon kepada Pemerintah mengangkat semuanya.

“R3 adalah kode untuk semua yang sudah lulus dan belum mendapatkan formasi. Maka itu kami minta pemerintah daerah dalam hal ini dinas pendidikan dan BKD segera memberikan informasi, khusus guru mata pelajaran sehingga kami 425 yang tersisa dapat diangkat menjadi P3 penuh waktu”, jelas Koordinator Forum Guru, Honorer Jhon Manek kepada awak Media usai dialog Komisi III DPRD Senin.

Manek menandaskan, jika pihak terkait tidak mengindahkan permintaan mereka, maka akan ada demostrasi susulan dengan peserta lebih banyak.
“Jika tidak maka kami akan terus menerus meminta dinas pendidikan dan BKD untuk segera memberikan informasi”, ucap Manek.
Menurut dia, kedatangan Forum Guru Honorer ke Gedung DPRD untuk meminta anggota DPRD memfasilitasi permintaan mereka.
“Hari ini kami datang ke gedung DPR untuk meminta DPR membantu kami para guru honorer yang belum dapat formasi untuk meminta kepada dinas terkait, BKD dan dinas pendidikan, untuk segera memberikan informasi sebanyak-banyaknya khusus kepada guru mata pelajaran sehingga kami yang belum diakomodir untuk lolos di tahun ini kategori 3 bisa diloloskan agar kami bisa diangkat menjadi P3K penuh waktu”, tandas dia.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang Habel Mbate mengatakan, DPRD dalam hal ini komisi III, sangat mendukung penuh sikap 425 orang yang ada pada R3 dan R4.

“Kedua kami akan berkoordinasi dengan pimpinan sesegera mungkin agar mengadakan rapat dengar pendapat dengan dinas teknis yang langsung bersentuhan dengan teman-teman guru kita yang belum mendapatkan formasi saat ini”, ujar Habel.

“Sesuai agenda kami masih medical check up hari Sabtu dan hari Senin itu akan menyampaikan surat kepada pimpinan dan kita akan bersurat ke bupati juga OPD untuk melakukan bedah pendapat terkait beberapa hal itu. Selain itu juga kami ingin memberikan kepada pemerintah telaah terkait penambahan kuota ke pusat karena jumlah guru-guru PGRI itu sangat sedikit dan hal ini tentu akan berdampak terhadap kecerdasan bangsa”, tambah dia. (SINTUS).

  • Bagikan