KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi NTT, Zet Tadung Allo, SH., MH., melakukan kunjungan ke SMP Negeri 9 Kota Kupang, Senin (14/10).
Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi kepada Kajati NTT yang telah memberikan perhatian, tenaga, serta ideologi sembilan nilai integritas kepada para siswa.
Sembilan nilai integritas, menurutnya, menjadi landasan penting untuk membentuk generasi masa depan yang berkualitas.
“Nilai-nilai integritas ini tidak hanya ditujukan untuk para siswa, tetapi juga menjadi semangat bagi dunia pendidikan di Kota Kupang, baik bagi para kepala sekolah, wakil kepala sekolah, maupun para guru, dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045,” kata Linus Lusi.
Sebagai Inspektur Upacara, Kajati NTT memperkenalkan peran penting profesi jaksa dalam masyarakat serta menggarisbawahi pentingnya sembilan nilai integritas.
Dalam amanatnya, Kajati menjelaskan sembilan nilai yang perlu diterapkan oleh setiap siswa: kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, kemandirian, kesederhanaan, keberanian, kepedulian, dan keadilan. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi pondasi yang kuat dalam kehidupan mereka.
Kajati NTT juga menekankan integritas dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.
Ia menambahkan, tanggung jawab terhadap hal-hal kecil harus menjadi kebiasaan sebelum seseorang dapat dipercaya untuk tugas-tugas yang lebih besar. Sebagai contoh konkret, dia mengajak para siswa untuk berkomitmen menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Saya berkomitmen seumur hidup, mulai hari ini tidak membuang sampah sembarang,” ujar seluruh siswa dan guru dalam deklarasi bersama.
Sementara itu, Kepala BP3MI Provinsi NTT, Suratmi Hamida, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada Penjabat Wali Kota Kupang dan Kajati NTT atas kolaborasi yang luar biasa ini.
Ia menyebut kunjungan ini sebagai langkah strategis yang pertama kali dilakukan di NTT.
Dalam pesannya, Suratmi mengingatkan pentingnya menjaga diri dari ancaman perdagangan manusia, yang banyak menyasar anak-anak usia sekolah.
“Saya berpesan agar adik-adik menjaga diri dengan baik, hindari pergaulan yang berbahaya, dan jangan mudah terpengaruh dengan tawaran-tawaran yang berisiko,” tegasnya.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama serta pembagian bingkisan dari tim Kajati NTT kepada para siswa.
Dalam kunjungan ini, turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kupang, Drs. Ambo, M.Si., dan Lurah Naikoten I, Budi Imanuel Izac, S.H.. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Kupang, Maria Yasinta Giri, S.Pd., bersama jajaran wakil kepala sekolah, para guru, serta siswa-siswi. (PKP_KK).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




