KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Musim pilkada merupakan ajang adu program. Setiap pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota menjual program yang telah disiapkan melengkapi visi-misinya.
“Kalo Tuhan berkenan rakyat memilih kami melakukan program pemerintah sebelumnya. Tentu dengan evaluasi-evaluasi. Kami tidak hanya copy paste. Misalnya Dana duka menjadi dana duka plus liang lahat juga ambulance. Selama ini hanya ada bantuan stimulan dana duka tanpa pikir liar lahat. Masyarakat mau tidak mau mengubur keluarganya yang meninggal di halaman rumah karena liang lahat mahal. Lalu Ambulance harus standby melayani di tempat duka”, ucap bakal calon Wali Kota Kupang paket Gacor Theodora Ewalde Taek dalam sesi jumpa pers usai mendaftar di KPU kota Kupang Kamis (29/8/24).
Ia menambahkan, tidak hanya itu masih ada program lain yang menurut Gacoor perlu dihadirkan.
“Program Keluarga Harapan Daerah. Selama ini PKH hanya dari pusat. Kami akan lahirkan PKH Daerah. Program Padat karya daerah, untuk menjawab pengangguran. Selama ini hanya padat karya dari pusat”, terang dia.
Anggota DPRD 2 periode ini menegaskan, APBD yang tidak lebih dari 1,2 triliyun tidak bisa membiayai seluruh program pembangunan.
“Maka yang kita lakukan adalah meningkatkan pendapatan asli daerah (pad) untuk menjawab program-program pro rakyat”, ucap Walde disambut tepuk tangan masyatakat yang hadir di KPU Kota Kupang.
Ia menambahkan, selama 10 tahun menjadi anggota DPRD, Partai Kebangkitan Bangsa selalu menyuarakan soal pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan pemuda serta perempuan.
“Kami selalu dorong pelatihan bagi kelompok usaha KUBE, dan juga pemberian peralatan. Ini akan kami tingkatkan jika Tuhan berkenan, kami memimpin kota Kupang”, terang dia.
“Di bidang pendidikan akan ada program “katong pi pulang sekolah gratis dan aman”, pungkas wanita asal Belu ini.
Bakal calon Wali Kota Kupang George Melkianus Hadjoh menambahkan, Kota Kupang menginginkan orang-orang yang memberikan dirinya untuk membangun.
“Pemimpinnya harus hidup bersama rakyat, ada di tengah rakyat dalam segala macam kondisi”, kata dia.
George Hadjoh menambahkan, berbagai program sudah disiapkan paket Gacoor.
“Dalam bidang kesehatan akan kami dorong dengan sungguh-sungguh”, ujar dia.
Pada bidang air bersih George Hadjoh mengatakan, air tawar yang tersedia tidak boleh masuk ke laut.
“Bila perlu air laut diolah jadi air tawar untuk kepentingan menghijaukan lingkungan kita”, tambah dia.
Menurut dia, Kota Kupang membutuhkan pemimpin yang berani.
“Orang pintar banyak, tapi eksecutor tidak semua. Paket Gacoor adalah ekecutor”, ujar dia yakin.
Selain program -program tersebut masih ada program lain yang telah disiapkan paket Gacoor.
Kedatangan paket Gacoor untuk mendaftar di KPU dihantar sekira 3000 pendukung fanatik dengan tarian tradisional likurai, ja’i dan tarian modern lainnya.
Mantan Wakil Wali Kota Kupang Daniel Hurek dalam orasi politiknya di Bondy Coffee mengatakan, ada 5 paket yang sedang bertarung di Kota Kupang dalam pilkada serentak 2024.
Mereka adalah Jeriko – Adinda, Jonas-Alo, Christian-Serena, George Hadjoh-Walde dan Aleks-Isyak.
“Pemilih kota Kupang dalam DPT sebanyak 277 ribu orang. TPS sebanyak 550. Untuk menangkan pertarungan politik ini kita butuh 75 ribu suara. Setiap TPS kita amankan 15 suara. Sesederhana itu kalo kita mau menang. Supaya dua tokoh ini tidak lakukan kejahatan politik”, ujar Hurek pada acara deklarasi paket Gacor sebelum mendaftar di KPU.
Gacoor menang kota Kupang Bersinar (Bersih, Inovatif dan sejahtera) (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




