Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

SPK Sebut Kalau Mau NTT Bangkit Lebih Cepat, Mesin Ekonomi Harus Digerakkan

Calon Gubernur NTT Simon Petrus Kamlasi dan cawagub Adrianus Garu (SIAGA) bersama Ketua tim pemenangan Kristo Blasin, Ketua DPW PKB Alo Malo Ladi, Sekretaris Nasdem Yohana Lisapali dan Ketua DPW PKS Anwar Hajral mengenakan rompi kemenangan.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA) memiliki mimpi besar untuk membawa NTT keluar dari keteterbelakangan.

 

Calon Gubernur NTT Simon Petrus Kamlasi (SPK) ketika ditemui wartawan usai Deklarasi Koalisi paket SIAGA di Hotel Kristal mengatakan, jika ingin bangkit lebih cepat, maka mesin ekononi harus digerakkan.

“Mesin-mesin ekonominya harus kita kencangkan. Dalam program detail saya dan pak Adrianus Garu akan melaksanakan 35 program yang ada hubungannya dengan kesejahteraan, kebangkitan kita dari kemiskinan”, ujar SPK Senin (26/8/24).

“Pasti kami akan kerjakan dan itu kami expose secara bertahap. Tidak sederhana. Tapi kami berdua sudah siap dan memiliki strategi untuk mengatasi ini. Dan bukan lagi membangun secara normatif, akselerasi yang progresif. Mental, struktur birokrasi dan bagaimana kita memanfaatkan investasi yang masuk ke sini dengan cara layanan aktif, relaksasi aturan dan banyak cara kita akan lakukan”, ucap SPK penuh semangat.

 

Mengenai masih tingginya utang daerah kepada pihak lain yang tentu saja memengaruhi kinerja keuangan daerah SPK tidak memberikan penjelasan tetapi mempersilahkan calon Wagub Adrianus Garu untuk menjelaskan.

“Ok. Jadi sebetulnya saya belum mau buka. Cuma saya bilang inikan program pemulihan ekonomi. Negara utang suruh rakyat bayar. Pointnya nanti aja. Saya begitu aja”, terang Adrianus Garu.

Ia minta para calon Gubernur Wakil Gubernur untuk tidak saling mencederai satu sama lain.

“Pemilu kali ini sebuah warna baru di NTT. Kita semua sodara. Tidak usah saling menjelekkan. Toh tujuanya, untuk menggairahkan ekonomi rakyat. Menghidupkan masyarakat. Besok kita lepas burung merpati untuk melepas yang lama. Kita mulai sesuatu yang baru. Tetapi PR itu tugas dan tanggungjawan kita. Tapi bersama-sama. Kedua, tugas koordinatif. Selama ini kabupaten kota jalan sendiri. Provinsi jalan sendiri. Ini harus kita diskusikan. Bicara stunting misalnya TTS, Alor. Kan bukan bicara Alor, bicara NTT. Pemerintah provinsi adalah wakil pemerintah pusat di daerah. Berilah ruang kepada kita. Kita akan selesaikan persoalan-persoalan secara baik tetapi tentu dengan cara kolaborasi”, pungkas dia.

 

Ketua Tim Pemenangan Pemilu paket SIAGA, Kristo Blasin mengatakan, Calon gubernur NTT Simon Petrus Kamlasi masih aktif sebagai Tentata tetapi memilih mengabdikan diri membangun NTT.

 

“Saya pikir tidak banyak orang mengambil resiko karier untuk datang membangun NTT”, ujar dia.

Menurut Kristo, dia memiliki pengalaman menghantar Frans Lebu Raya dan Viktor Laiskodat menjadi Gubernur.

Ia minta seluruh tim untuk saling berkoordinasi jika tidak ingin mempermalukan diri sendiri dan paket SIAGA.

 

“Seringkali ada tumpang tindih kerja. Ada tim partai relawan. Kita harus koordinasikan dengan baik. Sekretariat partai harus nampak siaga bukan menunggu. Yang memimpin perjuangan ini orang-orang partai. Pastikan orang partai terdepan dari perjuangan ini. Kompak supaya tujuan kita bisa tercapai”, kata mantan frater ini memotivasi.

Ketua DPW PKB Aloysius Malo Ladi mengatakan, paket SIAGA diusung oleh tiga partai. PKB Nasdem PKS. Ini tidak kebetulan. 3 partai ini ingin mengulangi kemenangan.

 

“Syukuri ini rencana Tuhan. Konsep kita harus menang dalam pemilihan gubernur di bawah koordinasi Kristo Blasin yang memiliki segudang pengalaman”, ujar Malo Ladi.

 

“PKB sudah instruksikan kepada 86 anggota DPRD di seluruh NTT dan pengurus ranting untuk menangkan paket SIAGA”, tegas dia.

 

Menurut dia, SPK dan Adrianus Garu belum ada setitik noda. “Maka tidak susah menangkan SIAGA”, terang Aloysius.

 

Sekretaris DPW NASDEM Yohana Lisapally mengatakan, Partai punya visi yang sama sehingga mengusung paket SIAGA, untuk “NTT maju NTT mandiri”.

“Kami berkoalisi karena punya visi sama. Kami sangat tau track record SIAGA. Mereka bukan hanya berkata tapi berbuat”, tambah Mantan Birokrat provinsi NTT ini.

Ia mengatakan, Tim mempercayakan Kristo Blasin yang memiliki tangan dingin kiranya mampu memenangkan paket SIAGA.

“Nasdem bersatu, berjuang, menang”, pungkas dia.

 

Ketua DPW PKS NTT Anwar Hajral mengatakan, PKB, Nasdem dan PKS, harus menunjukkan paket SIAGA yang paling cocok menata NTT lebih baik lagi.

Menurut dia, tidak bisa hanya dengan militansi, tapi soliditas.

 

“Tidak PKB kerja sendiri. Nasdem kerja sendiri, PKS kerja sendiri. Semua harus solid menangkan paket ini.
Kami yakin ketika militansi dan soliditas sudah ada maka menang tidak mustahil”, ucap Anwar.

“Satu pesan, jaga soliditas kita. Baik tim keluarga, Relawan dan sistem partai jangan sampai tidak terbuka timbul keretakan akhirnya kita tidak bisa hantar SIAGA menjadi NTT 1 dan 2. Jangan sampai harapan ini punah karena soliditas kita tidak berani tunjukkan”, pungkas Anwar. (Sintus).

  • Bagikan