BETUN, FLOBAMORA-SPOT – Tak ingin kalah sebelum perang, tim Sahabat Emanuel Makaraek (SEM) terus bergerak.
Relawan tim Sahabat Emanuel Makaraek Kecamatan Rinhat Gregorius Seo berkomitmen memenangkan Emanuel Makaraek di wilayah itu.
Mantan dosen Institut Teknologi Lingkungan Yogyakarta ini tidak sedang berambisi untuk memenangkan EM.
Ia melontarkan hal itu karena sudah tau kerja-kerja dan kinerja figur lama selama memimpin Malaka.
Figur lama belum menunjukkan keberhasilannya membawa Malaka keluar dari persoalan-persoalan mendasar. Paling krusial adalah sungai Benenai yang terus merendam masyarakat kecamatan Malaka Barat dan sekitarnya, ketika musim hujan.
Masyarakat sudah paham tentang apa yang para figur lama sudah lakukan.
“Dari cerita-cerita itu, dalam Pilkada kali ini mereka menginginkan figur baru untuk memimpin Malaka lima tahun ke depan”, tandas Gregorius.
Hal senada disampaikan koleganya, Nikolas Nahak. Mantan kepala sekolah ini berterimakasih kepada Emanuel Makaraek yang berani mengambil langkah politik maju sebagai figur baru calon bupati dalam Pilkada Malaka 2024 ini.
“Kami terimakasih kepada Pak Emanuel Makaraek karena masyarakat Rinhat dalam Pilkada kali ini merindukan figur baru calon bupati”, tandas Nikolas.
Penanggungjawab perkumpulan Sahabat Emanuel Makaraek Yohanes Bria berani mengklaim wilayah fehan (dataran) adalah basis kemenangan EM.
dalam momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Malaka Nopember 2024.
Untuk mewujudkan mimpinya mereka bekerja tanpa kenal lelah saban hari.
“Tim kita terus bergerak dari dusun ke dusun. Kita bergerak seperti firman Tuhan, di mana ada dua tiga orang di situ Aku ada. Jadi, kita tidak kumpul orang banyak-banyak. Kalo ada dua tiga orang, kita omong-omong. Kita memastikan bagi warga Malaka, Emanuel Makaraek maju Pilkada 2024”, tandas Yohanes dalam bincang-bincang dengan Timorline.com, Minggu (30/06/2024) malam.
Yohanes menangkap adanya cemohan yang dialamatkan kepada Emanuel Makaraek. Ada tiga hal yang selalu disoroti warga Malaka, terlebih lawan-lawan politik, yakni Emanuel Makaraek tidak punya partai politik sebagai pintu masuk, tidak punya calon wakil dan tidak ada uang.
Hal tidak punya partai politik ini, menurut Yohanes, sedang berproses. Sebab, Emanuel Makaraek adalah kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
“Sebagai kader PSI, kami yakin PSI pasti mengusung Emanuel Makaraek. Sebab, tentu proses mendapatkan partai ini, PSI punya aturannya sendiri”, tandas Yohanes.
Soal uang, siapa saja bilang Emanuel Makaraek tidak punya uang. Tetapi, Emanuel Makaraek itu pejuang. Sebagai pejuang, dia tahu risikonya.
“Maju sebagai calon bupati ini ada risiko finansial. Kalo tidak punya uang, tentu Pak Emanuel tidak maju calon bupati”, tandas Yohanes.
Untuk memastikan sikap politik Emanuel Makaraek maju calon bupati, Yohanes bersama tim terus melakukan konsolidasi keluarga di fehan. Konsolidasi ini berlangsung setiap hari.
Di wilayah fehan atau dataran, SEM sudah gempur Kecamatan Malaka Tengah, Kobalima, Wewiku, Weliman, Malaka Barat dan Rinhat.
Selain Yohanes, Tim SEM yang diterjunkan adalah Yulius Klau Bere, Herman Seran Sonbay, Theodorus Seran Bria dan Dominikus Dethan. (SK/Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




