Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Buka Kegiatan Rencana Kontigensi BPBD, Ambros:”Ini Diinisiasi Pentahelix

Kegiatan Rencana Kontigensi BPBD Kota Kupang dalam menanggapi Bencana di kupang Kamis (23/11).

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – – “Kegiatan hari ini merupakan rangkaian besar dari kegiatan sebelumnya. Jadi kota Kupang sudah menyusun final draft dokumen rencana penanggulangan bencana kota Kupang. Dan kegiatan hari ini dan besok adalah kegiatan yang diinisiasi oleh Penthahelix dalam menjawab dokumen RPB. Sehingga saat ditanya ke kita kegiatan apa dari dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) yang dilakukan pertama kali untuk periode yang baru nanti justeru kita hari ini dan besok Geladi Ruang dan Geladi Posko”.

 

Hal ini dikatakan Kalak BPBD NTT Ambros Kodo, S.Sos, M.Si saat membuka kegiatan Rencana Kontigensi BPBD Kota Kupang dalam menanggapi Bencana di kupang Kamis (23/11).

 

Ambros menjelaskan, penyusunan dokumen RPB didukung oleh Forum Pengurangan Resiko Bencana Adaptasi Berpraktik Ilmu (FRB-API) Kota Kupang dibantu oleh Siap Siaga dan dananya dishare bersama-sama dengan dana dari BPBD Kota Kupang.

 

“Untuk kegiatan Geladi Ruang TTX hari ini didanai oleh Mitra Siap Siaga. Dan besok Geladi Posko didanai oleh Child Fund, ini adalah kolaborasi luar biasa. Geladi Ruang TTX diikuti oleh 75 peserta terdiri dari penthahelix”, tambah dia.

 

Ambros Kodo,S.Sos,M.Si dalam sambutannya mengapresiasi kemitraan pethahelix yang telah mendukung kegiatan ini, sehingga bisa berjalan terutama atas kontribusi besar mereka dalam membangun ketangguhan bencana di provinsi NTT melalui ketangguhan bencana di Kota Kupang.

 

“Kegiatan ini penting dalam rangka pengurangan resiko bencana. Kegiatan Geladi Simulasi”, jelas dia.

 

Ia mengapresiasi kolaborasi antar instansi yang terjadi dalam pengurangan resiko bencana Kota Kupang sehingga terjadi kolaborasi aktif sehingga dokumen penyusunan pengurangan resiko bencana disusun oleh MPRB Kota Kupang dan bersama BPBD Kota Kupang.

 

“Kemudian Gladi Ruang didukung oleh Siap Siaga dan Geladi Posko oleh Child Fund. Dan ini kolaborasi yang luar biasa untuk memberi semangat dan energi bagi kita semua. Dan ini praktik baik yang bisa ditiru oleh BPBD dari kabupaten lain.
Namun diakui bicara tentang penanggulangan bencana selalu terkendala oleh ketersediaan anggaran”, terang dia.

 

“Tapi dengan pola kerja kolaborasi seperti ini maka keterbatasan anggaran bisa kita atasi.Dan kolaborasinya seperti ini. Kolaborasi dan kerja sama itu beda. Kolaborasi itu lebih tinggi dan kolaborasi adalah ciri-ciri kerja manusia modern. Manusia modern tidak bisa bekerja sendiri dia harus besar dan tumbuh bersama komponen yang lain”, tambah dia.

Lebih jauh ia menandaskan, urusan penanggulangan bencana adalah urusan bersama. Ia mengapresiasi pemkot Kupang yang bisa mengaransemen kegiatan kolaborasi seperti ini.

 

Ia menjelaskan perhatian kepada cuaca ekstrim merupakan sebuah urusan wajib.

“Mengapa penting memberi perhatian kepada cuaca ekstrem? Karena kota Kupang setiap tahun sering mengalami cuaca ekstrem. Dari PK.GMKG no.9/2010, definisi cuaca ekstrem itu ada beberapa jenis; pertama angin kencang diatas 25 knots, angin puting beliung kecepatannya 34 08knots. Di NTT Hujan Baik tapi belum.tentu teratur secara frekwensi dan kita sebut sebagai hujan berlimpah (Kita bawa ke cara berpikir positif), jarak pandang mendatar ekstrem tidak cukup dari 1000.meter. Suhu udara ekstrem, siklon tropis yang sudah kita alami di 2021 dan kota Kupang termasuk parah begitu banyak rumah terlanda di kota Kupang, angin puting beliung di laut, gelombang laut ekstrem tinggi 2 meter lebih, gelombang pasang atau air.laut naik ke.darat dan ini yang sering terjadi di Kota Kupang. Sehingga pantas sekali.kalau kota Kupang itu memberi perhatian untuk membuat rencana kontijensi lalu diuji melalui Geladi dan Simulasi. Baik.Geladi.Ruang dan.Geladi Posko. Seroja harus menjadi wake up callback bagi kita semua. Kalau ada kejadian seperti itu kita siap.msnghadapi keadaan seperti itu. Kita akan bisa membantu masyarakat dalam menghadapi cuca ekstrem”, pungkasnya. (Ellena).

  • Bagikan