OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia merayakan Hari Ulang Tàhun ke-78. Thema yang dipilih yakni “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”.
Bupati Kupang Korinus Masneno dalam sambutannya mengatakan, Thema ini ditetapkan sebagai motivasi bagi seluruh anak bangsa termasuk bagi masyarakat di kabupaten Kupang.
“Motivasinya yakni sesuatu yang telah maju harus terus diestafetkan demi sebuah penghindaran atas stagnasi atau ketifakjelasan baru. Sesuatu yang sudah maju untuk apa dibuat mundur. Sesuatu yang telah jelas maju, untuk apa diganti dengan yang serba tak tentu”, kata dia.
Ia mengatakan, semua anak bangsa harus mulai berpikir dan bekerja selayaknya olahraga estafet yang merefleksi semangat kolektif, berharmoni, berkolaborasi yang seirama dalam gerak, juga sinergi pikiran untuk satu tujuan.
“Pikiran dan kerja seperti ini harus termanifestasikan dalam kerja-kerja nyata Pemerintah dan masyarakat di kabupaten Kupang. Mari semua masyarakat kabupaten Kupang, kita penuhi hari esok dengan semangat keberlanjutan. Keberlanjutan dari kemajuan yang telah kita capai hari ini. Keberlanjutan dari seluruh mimpi dan cita – cita besar kita demi mewujudkan kabupaten Kupang yang maju mandiri dan sejahtera”, tandasnya.
“Sekali lagi keberlanjutan adalah sebuah harga dari kepastian. Keberlanjutan akan menjadi ciri dan seruan semua masyarakat kabupaten Kupang”, tambah dia.
Masneno mrnjelaskan, Di awal kepemimpinannya bersama Jerry Manafe, optimisme yang terbentuk revoluisioner terus digelorakan.
“Kami sadar hal ini memerlukan kerja keras, kerja cerdas, juga kerja bersama. Hanya dengan refleksi seperti itu target pembangunan daerah yang telah kita ikrarkan dalam RPJMD mampu kita wujudkan”, kata dia.
Bipati Kupang tak lupa membeberkan beberapa capaian selama kepemimpinannya.
“Di bidang pembangunan manusia, yang menjadi filosofi pembangunan kami secara perlahan telah dicapai kemajuan yang tak terbantahkan. Mulai dari berlakunya UHC (Unicersal Health Coverage) dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat kabupaten Kupang. Saat ini seluruh masyarakat kabupaten Kupang bisa mengakses layanan kesehatan secara gratis di semua fasilitas kesehatan. Kita juga dalam tren penurunan prevalensi stunting yang semula berada di angka 34 persen pada 2019 secara perlahan turun menjadi 16, 18 persen saat ini”, urainya.
“Kabar baik juga harus disampaikan kepada kita terutama masyarakat Amfoang bahwa tahun 2024 akan dibangun RS Pratama tipe C”, tambah dia.
Sementara itu kata dia, pemerintah juga terus berupaya untuk memenuhi hak seluruh masyarakat untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas, demi menghasilkan “Nono Nono” baru di kabupaten Kupang.
Secara serius Pemerintah juga bekerja demi melengkapi masyarakat dengan dokumen kependudukan dan akta catatan sipil.
“Kita juga harus berbangga bahwa saat ini telah tersedia GOR “KOMITMEN”, yang bisa digunakan secara umum dalam berbagai aktivitas terutama olahraga”, terang dia.
Masneno menjelaskan, di bidang pembangunan ekonomi yang menjadi dasar sosiologis pembangunan kami banyak raihan positif yang dihasilkan. Secara perlahan revoluai 5P telah berdampak dalam segala aspek ekonomi kerakyatan. Saat ini kita boleh berbangga karena telah menghasilkan beras asli kabupaten Kupang dengan dua brandnya yakni Opa Taklale dan Laharoi.
“Di bidang perkebunan kita juga bisa berbangga bahwa saat ini kopi Oelbiteno dan Kopi Lelogama telah diakui dan diapresiaai sebagai Kopi Arabica terbaik di NTT.
“Kita juga saat ini terkenal sebagai produsen pisang Cavendish bagi kota Kupang dan eeluruh NTT”, ujarnya bangga.
“Hasil hasil tanaman hortikultura dari kecamatan Kupang Timur, Kupang Tengah dan Semau, saat ini menguasai pasar di daratan Timor bahkan Alor dan Rote Ndao”, tambah dia.
Apresiasi juga buat semua komponen terutama masyarakat Amarasi, Semau dan Amfoang atas partisipasinya membangun pariwisata.
“Kita sudah miliki 3 destinasi wisata unggulan yakni kawasan pantai Teres, fatubraun, kawasan wisata lelogama dan observatorium serta kawasan pantai Liman.
Ini sungguh menjadi persembahan yang terindah, buat masyarakat kabupaten Kupang”, ucap dia.
Masneno menambahkan, melalui upaya konstruktif saat ini telah dihasilkan beberapa ruas jalan kabupaten yang representatif dan akomodatif. Ruas jalan Buraen-Tubu, Tarus – Baumata, Lasiana – Kaniti, Dendeng – Merdeka, ruas jalan Naibonat – Uel tahun ini akan selesai dikerjakan.
“Tahun depan kita akan selesaikan ruas jalan Noelbaki – Batuna, tanah Merah -Nonbes, Oesao – Oemolo. Selain itu terdapat beberapa ruas jalan strategis desa yang akan dikerjakan tahun 2024 nanti. Yakni ruas jalan Lelogama-Manubelon, Oebesi – Pakubaun, dan ruas jalan Fatukanutu-Oenoni.
Ruas jalan yang lain secara bertahap akan diselesaikan secara bertahap dan terencana”, terang dia.
Ia mengatakan, Banyak kesuksesan yang diraih di bidang perumahan dan pemukiman termasuk di dalamnya sanitasi juga air minum yang layak.
“Kita juga berupaya serius untuk menyelesaikan berbagai keterbatasan dalam penyediaan infrastruktur daerah yang berhubungan dengan komunikasi dan informatika, perhubungan laut dan darat, penyediaan TPA Regional dan pertahanan terhadap bencana”, urai dia.
Kesuksesan lainnya yakni yang berhubungan dengan kualitas layanan pemerintah di kabupaten kupang.
“Sejarah telah mencatat sejak 15 tahun terakhir atas dedikasi dan kerja keras semua ASN akhirnya kabupaten Kupang mendapat Opini wajar tanpa Pengecualian dari BPK.
“Inilah prestasi, prestise sekaligus kebanggaan semua ASN kabupaten Kupang. Diikuti dengan dihasilkannya penilaiannya pelayanan publik yang optimal oleh Ombudsman terhadap kinerja layanan OPD lingkup pemkab Kupang”, ujarnya.
Selain kesuksesan ada pula beberapa target pembangunan daerah yang belum optimal capaiannya.
“Semua telah kami identifikasi dan akan menjadi catatan penting sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk perencanaan pembangunan periode berikutnya. Kita perlu melihat kembali masalah dan kendala yang ada agar kita bisa berbenah dan dicari solusinya”, tandasnya.
Selanjutnya menghadapi tahun politik Bupati berpesan kepada semua pihak agar lebih bijaksana dan dewasa dalam berpolitik. Hindari dikotomi Politik terutama yang langsung berhadapan dengan penyebarluasan Hoax di Medsos, politik identitas dan money politic. Gunakan hak suara secara baik, untuk menentukan masa depan negara dan daerah ini.
“Pilih sesuai kehendak hati bukan atas pesan orang atau kelompok tertentu”, tegasnya.
“Kepada ASN, para Kepala desa dan aparat desa saya minta untuk jaga netralitas. Hindari politik praktis”, pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




