<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rabies Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/rabies/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/rabies/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Oct 2025 11:32:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>Rabies Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/rabies/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkot Kupang Gencar Lakukan Vaksinasi Rabies, Sudah Menyasar 16.371</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/35839/pemkot-kupang-gencar-lakukan-vaksinasi-rabies-sudah-menyasar-16-371/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 11:32:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Abraham]]></category>
		<category><![CDATA[Anton Lopo]]></category>
		<category><![CDATA[drh Nita Ninef]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=35839</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Pemerintah...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35839/pemkot-kupang-gencar-lakukan-vaksinasi-rabies-sudah-menyasar-16-371/">Pemkot Kupang Gencar Lakukan Vaksinasi Rabies, Sudah Menyasar 16.371</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> – Pemerintah Kota Kupang bersama Dinas Peternakan Provinsi NTT gencar melakukan vaksinasi rabies guna melindungi masyarakat dan hewan peliharaan dari ancaman penyakit mematikan itu.</p>
<p>Tim gabungan turun langsung ke RT 006 dan RT 007/RW 003, Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa. Sebanyak 54 ekor anjing peliharaan warga berhasil divaksin Sabtu (4/20/25).</p>
<p>Dokter hewan Nita Ninef dari Dinas Peternakan Provinsi NTT menjelaskan, vaksinasi rabies hanya diberikan kepada anjing sehat dan sangat penting untuk memutus mata rantai penularan.</p>
<p>“Vaksin rabies bukan hanya melindungi anjing dari penyakit, tetapi juga mencegah penyebaran ke manusia dan hewan lain. Dengan vaksinasi, anjing bisa hidup sehat dan sejahtera, termasuk pemiliknya yang ikut terlindungi,” tegasnya.</p>
<p>Menurut dia, vaksin bekerja dengan merangsang tubuh anjing menghasilkan antibodi untuk melawan virus bila suatu saat terpapar.</p>
<p>Hingga 3 Oktober 2025, total 16.371 ekor anjing di Kota Kupang sudah mendapat vaksin sejak program dimulai pada 11 September. “Ada 14 tim yang bergerak di Kota Kupang, masing-masing bertugas di 3 sampai 4 kelurahan,” tambahnya.</p>
<p>Respon positif datang dari warga. Yohan Muda, yang membawa tiga ekor anjingnya, mengaku terbantu dengan program ini.</p>
<p>“Kami merasa aman karena hewan peliharaan terlindungi. Lingkungan pun lebih sehat,” katanya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Ibu Asral Wiliam Hiko. Ia bersyukur karena vaksinasi ini melindungi hewan sekaligus keluarga dari ancaman rabies.</p>
<p><strong>Langkah pemerintah tepat. </strong></p>
<p>Ketua RT 007, Abrahan Anton Lopo, yang juga ikut memvaksin tiga anjing peliharaannya menilai, langkah pemerintah tepat dan bermanfaat.</p>
<p>“Pemerintah hadir memberi kepastian kesehatan hewan peliharaan warga. Ini bentuk perhatian nyata terhadap keselamatan masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Selain drh Nita Ninef, kegiatan ini juga melibatkan Yapi Sanu dari Dinas Peternakan Provinsi NTT serta Erwin dari Dinas Pertanian Kota Kupang.</p>
<p>Kolaborasi lintas lembaga ini memperlihatkan, penanggulangan rabies bukan hanya tanggung jawab pemilik hewan, melainkan kerja bersama seluruh pihak.</p>
<p>Data Dinas Peternakan NTT menyebutkan, kasus gigitan anjing masih menjadi perhatian serius di sejumlah daerah. Oleh karena itu, vaksinasi massal terus digelar guna menekan risiko penularan rabies yang bisa berakibat fatal pada manusia.</p>
<p>Warga juga diimbau agar aktif membawa anjing ke lokasi vaksinasi serta memastikan hewan dalam keadaan terikat saat petugas bekerja.</p>
<p>Dengan langkah kolektif ini, pemerintah berharap rabies dapat ditekan sehingga masyarakat Kota Kupang dapat hidup lebih aman bersama hewan peliharaannya. (goe).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35839/pemkot-kupang-gencar-lakukan-vaksinasi-rabies-sudah-menyasar-16-371/">Pemkot Kupang Gencar Lakukan Vaksinasi Rabies, Sudah Menyasar 16.371</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Kupang Gelar Vaksinasi Massal Rabies,  Warga Diminta Aktif Dukung</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/35689/pemkot-kupang-gelar-vaksinasi-massal-rabies-warga-diminta-aktif-dukung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2025 10:42:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anjing]]></category>
		<category><![CDATA[Deny Patty]]></category>
		<category><![CDATA[kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=35689</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Pemerintah...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35689/pemkot-kupang-gelar-vaksinasi-massal-rabies-warga-diminta-aktif-dukung/">Pemkot Kupang Gelar Vaksinasi Massal Rabies,  Warga Diminta Aktif Dukung</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> — Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pertanian dan Peternakan bakal melaksanakan program vaksinasi massal rabies.</p>
<p>Vaksinasi dilakukan terhadap hewan peliharaan (anjing dan kucing) pada 29 September hingga 3 Oktober 2025.</p>
<p>Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pencegahan terhadap penyebaran virus rabies. Sekaligus menekan angka kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Sekretaris Lurah Bello, Deni Patty, Rabu (24/9), membenarkan jadwal tersebut.</p>
<p>Ia menyatakan tim vaksinasi yang dipimpin dokter hewan Nita Ninef akan turun ke kelurahan-kelurahan, termasuk wilayah Bello.</p>
<p>“Kami mohon warga yang memelihara hewan agar segera mendata dan melaporkan ke kelurahan melalui Ketua RT masing-masing. Petugas akan diarahkan ke lokasi-lokasi yang sudah diidentifikasi,” ujarnya.</p>
<p>Deni juga menekankan agar pemilik hewan mendampingi proses vaksinasi, agar proses berjalan lancar dan hewan tidak stres.</p>
<p>“Kerjasama warga sangat penting. Selain itu, ini juga bentuk tanggung jawab bersama terhadap kesehatan masyarakat,” tambahnya.</p>
<p>Deni Patty mengharapkan, Vaksinasi massal mampu meningkatkan cakupan imunisasi terhadap hewan peliharaan, memperkecil risiko penularan ke manusia.</p>
<p>Termasuk adanya, kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan agar hewan dirawat, dijaga, dan tidak dilepas, liarkan sembarangan.</p>
<p>Serta warga yang tergigit hewan harus segera melakukan pertolongan pertama: mencuci luka dengan sabun dan air mengalir selama minimal 10–15 menit, lalu segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin atau serum antirabies.</p>
<p>Selain itu diharapkan adanya, keterlibatan aktif, RT/RW, serta tokoh kelurahan sangat krusial dalam mendata, mengkoordinasi, dan memastikan proses di lapangan berjalan tertib. (goe).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35689/pemkot-kupang-gelar-vaksinasi-massal-rabies-warga-diminta-aktif-dukung/">Pemkot Kupang Gelar Vaksinasi Massal Rabies,  Warga Diminta Aktif Dukung</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rabies Muncul Lagi, Warga Bitobe Jadi Korban</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/32930/rabies-muncul-lagi-warga-bitobe-jadi-korban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2025 00:49:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ipda Cemy Toleu]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Fatumonas]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[warga korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=32930</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Lima...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/32930/rabies-muncul-lagi-warga-bitobe-jadi-korban/">Rabies Muncul Lagi, Warga Bitobe Jadi Korban</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Lima warga Bitobe Kecamatan, Amfoabg Selatan menjadi korban gigitan anjing liar, diduga mengandung rabies, Minggu (13/4) siang.</p>
<p>Kejadian ini mendapat perhatian serius dan langkah cepat dari Polsek Amfoang Selatan bersama Puskesmas Fatumonas untuk memonitor secara intensif perkembangan kasus rabies di wilayah itu.</p>
<p>Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H. melalui Kapolsek Amfoang Selatan Ipda Cemy P. Toleu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan hewan peliharaan atau liar yang menunjukkan perilaku agresif tak biasa.</p>
<p>Kelima korban gigitan anjing yang telah mendapatkan penanganan medis dan vaksinasi rabies tahap pertama di Puskesmas Fatumonas pada Senin, 14 April 2025 pukul 14.00 Wita diketahui adalah warga Desa Bitobe yang berusia antara 10 hingga 50 tahun.</p>
<p>Mereka terdiri dari pelajar, petani, hingga mahasiswa.<br />
Insiden dimulai pada Minggu, 13 April 2025 sekitar pukul 10.30 WITA, saat seorang anak laki-laki berusia 10 tahun digigit seekor anjing berwarna kuning di halaman rumahnya.</p>
<p>Setelah menggigit, anjing tersebut kabur. Korban lainnya, seorang petani berusia 50 tahun, digigit pada pukul 12.00 Wita di depan rumahnya saat sedang berdiri.</p>
<p>Seorang pemuda berusia 21 tahun juga menjadi korban saat berjalan pulang pada malam hari dan melihat anjing yang sama sedang bergelut dengan anjing lain.</p>
<p>Anjing itu kemudian menyerangnya. Keesokan harinya, seorang pelajar laki-laki berusia 12 tahun digigit saat berjalan ke sekolah, dan seorang mahasiswa berusia 25 tahun juga menjadi korban saat mengendarai sepeda motor menuju Fatumonas.</p>
<p>Tim medis Puskesmas Fatumonas membersihkan luka korban dan memberikan pengobatan serta vaksinasi rabies tahap pertama.<br />
Korban diimbau untuk kembali satu minggu kemudian guna pemeriksaan lanjutan dan vaksinasi tahap dua.<br />
Pihak puskesmas juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Hewan untuk memeriksa anjing yang telah diamankan.</p>
<p>Polsek Amfoang Selatan merespons cepat dengan mendatangi lokasi kejadian, membantu petugas medis dalam penanganan korban, mengumpulkan bahan keterangan, serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap hewan liar dan segera mengamankan hewan peliharaan mereka.</p>
<p><strong>Anjing dari luar daerah</strong></p>
<p>Anjing yang menggigit para korban kini telah diamankan oleh warga. Diduga kuat hewan tersebut berasal dari luar desa karena tidak dikenali oleh penduduk sekitar.</p>
<p>Kapolsek Ipda Cemy P. Toleu menegaskan pentingnya kewaspadaan warga terhadap potensi penyebaran rabies, dan mengajak masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan hewan yang menunjukkan perilaku agresif atau mencurigakan. (Sintus).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/32930/rabies-muncul-lagi-warga-bitobe-jadi-korban/">Rabies Muncul Lagi, Warga Bitobe Jadi Korban</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rabies Terus Mengancam, ASF Muncul Lagi, Pemkab Kupang di Mana ?</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/26547/rabies-terus-mengancam-asf-muncul-lagi-pemkab-kupang-di-mana/</link>
					<comments>https://www.flobamora-spot.com/berita/26547/rabies-terus-mengancam-asf-muncul-lagi-pemkab-kupang-di-mana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Feb 2024 13:18:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=26547</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8211; Rabies...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/26547/rabies-terus-mengancam-asf-muncul-lagi-pemkab-kupang-di-mana/">Rabies Terus Mengancam, ASF Muncul Lagi, Pemkab Kupang di Mana ?</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8211; Rabies atau penyakit anjing gila terus mengancam Kabupaten Kupang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terhadap persoalan ini pemerintah kabupaten Kupang bekerja keras melakukan vaksin terhadap puluhan ribu anjing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kita di kabupaten Kupang sementara ini sedang melakukan kegiatan vaksinasi. Jumlanya terakhir itu 2.572 ekor yang sudah di vaksin kalau totalnya 23.316 ekor&#8221;, terang Kabid keswan, kesmavet, pengolahan dan pemasaran, dinas Peternakan kabupaten Kupang, drh. Yosep Paulus kepada Media Senin (5/2/24).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Vaksin rabies ini tinggal di Semau yang belum dilakukan&#8221;, tambah Yos.</p>
<p>Menurut dia, vaksin rabies didapat dari bantuan WOAH.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Untuk vaksin ini kita dapat bantuan dari World Organisation for animal health (WOAH). Kita dapat bantuan 30.000 dosis, sudah terpakai 23. 316&#8221;, terang dia.</p>
<figure id="attachment_26548" aria-describedby="caption-attachment-26548" style="width: 666px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-26548" src="https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2024/02/20240205_211000.jpg" alt="" width="666" height="461" /><figcaption id="caption-attachment-26548" class="wp-caption-text">Babi korban ASF.</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menyinggung African Swine Fever (ASF) Yos menjelaskan, data resmi belum ada, namun sudah mulai terlapor di kecamatan Kupang Timur, Amabi Oefeto, dan Kupang Tengah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Antisipasinya kita kasi disisfektan untuk masyarakat&#8221;, ujar Yos Paulus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yos mengatakan, untuk mencegah virus ASF menyebar, peternak tidak boleh sembarang menerima tamu di kandang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Jangan menerima tamu di kandang karena tidak ada obat untuk ASF. Dan memang untuk saat ini belum ditemukan obat (vaksin-red) untuk ASF. Yang ada vaksinnya itu hoc colera&#8221;, jelas dia.</p>
<p>Menurut dia, setiap tahun selalu muncul virus ASF pada bulan Januari, Februari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Yang sudah terjadi itu di Maumere. Kalau kita di kabupaten Kupang baru terlapor 1 atau 2 kasus saja kalau dari gejalanya, karena untuk pemeriksaan kita keterbatasan dana.<br />
Tapi menurut informasi mulut sudah ada yang terlapor. Masyarakat langsung kontak kita melapor jadi kita jalan secara suka rela&#8221;, terang dia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Harapannya, kegiatan vaksinasi rabies masyarakat antusias mengikuti, karena sangat penting&#8221;, ucap dia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kalau untuk ASF, sekali lagi masyarakat tidak boleh menerima orang bertamu atau mengajak masuk ke dalam kandang. Kalo babi mati sebaiknya dikubur. Jangan dimakan, karena virusnya akan menyebar luas&#8221;, pungkasnya. (Sintus).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/26547/rabies-terus-mengancam-asf-muncul-lagi-pemkab-kupang-di-mana/">Rabies Terus Mengancam, ASF Muncul Lagi, Pemkab Kupang di Mana ?</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.flobamora-spot.com/berita/26547/rabies-terus-mengancam-asf-muncul-lagi-pemkab-kupang-di-mana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
