Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Puluhan ASN Disdikbud Temui Dumuliahi Djami, Silaturahmi di Akhir Masa Pengabdian

PLT. Kadis Dikbud Ernest Ludji dan puluhan ASN temui Dumul Djami yang memasuki masa pensiun.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Suasana haru mewarnai kediaman mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami, di kawasan Oesapa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (9/9/2026) siang.

Puluhan aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang datang secara bersama-sama untuk memberikan ucapan selamat, di akhir masa pengabdian sekaligus ulang tahun ke-59 kepada Dumul.

Rombongan dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Ernest Ludji, Sekretaris Dinas Venny Francis, serta sejumlah kepala bidang, pengawas sekolah, kepala sekolah, dan staf.

Kedatangan para ASN itu tidak sekadar untuk merayakan ulang tahun. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dengan sosok yang pernah memimpin mereka dan menjadi bagian dari perjalanan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Awalnya, pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Sapaan, canda, dan cerita masa lalu mengalir di antara Dumul dan para staf. Namun, suasana berubah ketika kue ulang tahun dibawa ke hadapannya dan lilin mulai dinyalakan.

Dumuliahi, yang oleh sebagian staf akrab disapa Om Dumul, tampak meneteskan air mata. Sejumlah ASN yang hadir pun ikut terharu.

Momen itu menjadi gambaran kedekatan emosional antara seorang pimpinan dan staf yang pernah bekerja bersama dalam kurun waktu yang tidak singkat.

Suasana haru perlahan mencair setelah Dumuliahi meniup lilin. Ia kemudian kembali melontarkan sejumlah candaan kepada para staf. Gelak tawa pun terdengar, menggantikan keheningan yang sebelumnya menyelimuti ruangan.

Dalam kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih setelah mengalami stroke ringan, Dumuliahi tetap berusaha menemui para mantan rekan kerjanya. Ia lebih banyak duduk selama pertemuan berlangsung.

Bagi para ASN yang datang, kehadiran mereka merupakan bentuk perhatian sekaligus penghormatan kepada mantan pimpinan yang selama ini dikenal dekat dengan jajaran staf.

Dumuliahi sebelumnya diproyeksikan mengakhiri masa pengabdiannya setelah mencapai usia 60 tahun. Namun, kondisi kesehatan yang bersifat permanen membuat masa tugasnya berakhir lebih awal sesuai ketentuan mengenai batas usia dan kondisi kepegawaian.

Salah seorang pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Jonathan Sinlae, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun sekaligus doa bagi Dumuliahi.

Ia mengapresiasi Dumuliahi yang tetap bersedia menerima dan duduk bersama para ASN meskipun kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih.

Ucapan selamat dan doa juga disampaikan para staf yang hadir. Mereka berharap kesehatan Dumuliahi segera membaik sehingga dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Pertemuan itu ditutup dengan makan siang bersama.
Tidak ada kemeriahan berlebihan dalam perayaan tersebut. Yang terasa justru keakraban, kenangan tentang masa pengabdian, dan hubungan yang tetap terjaga setelah Dumuliahi tidak lagi memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Silaturahmi sederhana itu pun menjadi ruang untuk mengenang kebersamaan sekaligus menyampaikan pesan bahwa hubungan antara pimpinan dan orang-orang yang pernah bekerja bersamanya tidak berhenti ketika masa jabatan berakhir. (Goe).

  • Bagikan