Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Kepala Sekolah Ikuti Evaluasi Tryout TKA di Kota Kupang

Para Kepala SD/MI dan SMP/MTs sekota Kupang saat mengikuti evaluasi try out Selasa (10/3/26).

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Ratusan kepala sekolah dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang mengikuti kegiatan refleksi dan evaluasi pelaksanaan Tryout 1 Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kegiatan digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Selasa (10/3/26).

Evaluasi ini menjadi momentum bersama untuk menilai sejauh mana kesiapan peserta didik dalam menghadapi asesmen akademik mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji, S. STP, M. Si dalam pemaparannya menyampaikan, pelaksanaan tryout merupakan langkah strategis untuk mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus mengevaluasi proses pembelajaran yang telah berlangsung di sekolah.

Menurut Ernest, tryout tidak hanya menjadi ajang latihan bagi siswa, tetapi juga menjadi bahan refleksi bagi guru dan sekolah dalam melihat capaian pembelajaran. Serta kesiapan menghadapi evaluasi akademik yang lebih luas.

“Tryout ini memberikan gambaran awal mengenai tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari. Dari hasil ini kita bisa melihat bagian mana yang sudah baik dan mana yang masih perlu diperbaiki,” ujarnya.

Secara umum, pelaksanaan Tryout 1 TKA di Kota Kupang berjalan dengan baik dan mendapat partisipasi aktif dari sekolah-sekolah.

Para siswa mengikuti ujian dengan antusias, sementara pihak sekolah dan panitia berupaya memastikan seluruh proses berlangsung tertib sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama.

Beberapa di antaranya terkait kesiapan teknis di sejumlah sekolah, pemahaman peserta terhadap sistem pelaksanaan tryout. Serta perlunya peningkatan koordinasi antara sekolah dan panitia penyelenggara.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Fontein 2 Kupang, Yulita Dapa Wungga, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya evaluasi bersama agar pelaksanaan tryout berikutnya dapat berjalan lebih efektif.

Menurut Yulita, kegiatan refleksi ini menjadi ruang bagi para kepala sekolah untuk saling berbagi pengalaman dan solusi atas berbagai kendala yang ditemui selama pelaksanaan tryout.

“Melalui evaluasi ini kita bisa mengetahui kekuatan sekaligus kekurangan dalam pelaksanaan tryout. Hasilnya akan menjadi bahan perbaikan agar kegiatan berikutnya dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

Melalui kegiatan refleksi dan evaluasi tersebut, diharapkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Kota Kupang dapat memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tryout pada tahap berikutnya, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut. (goe).

  • Bagikan