KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Warga RW 003 Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, menggelar kerja bakti lingkungan, Minggu (14/12/2025).
Kegiatan dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD) sekaligus memperkuat semangat gotong-royong.
Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar di sepanjang ruas jalan serta pemberantasan titik-titik yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk.
Sejak pagi, warga dari sejumlah RT tampak antusias bergotong-royong memotong rumput, membersihkan selokan, serta menguras genangan air dan wadah-wadah yang berisiko menjadi sarang nyamuk.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi warga, kegiatan kerja bakti ini diakhiri dengan pembagian paket sembako. Berbagai kebutuhan pokok dibagikan, antara lain beras, telur, minyak goreng, gula pasir, kopi, serta minuman ringan.
Pembagian dilakukan melalui sistem undian atau lotre dan disambut antusias oleh warga yang hadir.
Ketua RT 006 RW 003 Kelurahan Bello, Abraham Anton Lopo, mengatakan kegiatan tersebut didukung oleh dana operasional RT dan RW, serta sumbangan sukarela dari warga.
Menurut dia, pemanfaatan dana tersebut ditujukan untuk mendorong partisipasi warga dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Dana operasional RT dan RW kami manfaatkan untuk mendukung kerja bakti ini, ditambah sumbangan sukarela dari warga. Ini adalah bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Abraham usai kegiatan.
Salah satu warga penyumbang, Ventri Da Cunha, berharap kegiatan kerja bakti semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Ia menilai, kerja bakti tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Kami mendukung program pengurus RT dan RW sebagai wujud kebersamaan. Lingkungan menjadi bersih, dan warga semakin kompak,” kata Ventri.
Sementara itu, Selfi Manus, warga penerima sembako, mengaku terbantu dan termotivasi dengan adanya pembagian tersebut.
Menurut dia, kegiatan seperti ini mendorong warga untuk lebih aktif terlibat dalam setiap kerja bakti lingkungan.
Ketua RW 003 Kelurahan Bello, Goris Takene, menegaskan, seluruh pelaksanaan kegiatan menggunakan anggaran dana operasional RT dan RW Tahun 2025 yang telah dialokasikan sesuai ketentuan. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan peralatan kebersihan, konsumsi sederhana bagi warga, serta kebutuhan teknis lain yang menunjang kelancaran kegiatan.
“Penggunaan dana operasional RW 003 dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Seluruh pengeluaran dicatat dalam laporan keuangan dan dapat diketahui oleh pengurus serta warga,” ujar Goris.
Selain dana operasional, kerja bakti ini juga mendapat dukungan sumbangan sukarela dari sejumlah warga sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan RW 003. (goe).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




