KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Larissa Aesthetic Center, salah satu perusahaan kecantikan ternama di Indonesia yang berbasis di Jakarta, menunjukkan kepedulian sosialnya di luar sektor bisnis utama.
Melalui kerja sama strategis dengan Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua dan Stasi Bello, Larissa turut memfasilitasi peluncuran dua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (5/8).
Dua TBM tersebut, yakni TBM Asisi Kolhua dan TBM Santo Yoseph Bello, yang diresmikan dalam sebuah seremoni di Aula Gereja Katolik St. Fransiskus dari Assisi Kolhua.
Acara ini turut dihadiri tokoh agama, pemerintah, penggiat literasi, dan perwakilan Larissa Center.
Kehadiran Larissa di Kupang bukan hanya dalam bentuk promosi merek, tetapi menjadi bukti nyata bahwa perusahaan ini mengedepankan nilai tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Upaya ini menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan literasi.
“Sebagai brand yang tumbuh bersama masyarakat, Larissa tidak hanya peduli pada kecantikan luar, tapi juga pembangunan karakter dan kualitas hidup masyarakat. Literasi adalah fondasi penting untuk kemajuan bangsa,” ujar Sutedjo Larissa Center dalam sambutannya.
Dikenal sebagai pelopor layanan estetika berbasis herbal dan berorientasi medis, Larissa Aesthetic Center kini mengusung citra perusahaan modern yang inklusif, progresif, dan berdampak.
Langkah mereka dalam mendukung taman baca ini menjadi bagian dari perluasan visi bisnis yang holistik menggabungkan estetika, kesehatan, dan pengembangan sosial.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si, mengapresiasi keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan literasi.
“Keterlibatan Larissa adalah contoh nyata sinergi dunia usaha dengan pemerintah dan gereja dalam menciptakan ekosistem literasi yang hidup dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Forum TBM NTT, Polikarpus Do, menyebut kehadiran dua TBM ini bukan sekadar penambahan jumlah, tetapi penciptaan ekosistem literasi baru yang ditopang oleh kemitraan lintas sektor.
“Larissa telah menunjukkan bahwa bisnis pun bisa menjadi bagian dari gerakan literasi yang berkelanjutan,” tandasnya.
Dengan lebih dari 50 cabang di Indonesia, Larissa Aesthetic Center kini memperluas pengaruhnya bukan hanya di bidang layanan kecantikan, tetapi juga dalam menciptakan nilai sosial di daerah-daerah yang membutuhkan. (Goe),
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




