Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Jadi Panitia Pesta Pelindung Paroki BKSN, Stasi Bello Gelar Berbagai Kegiatan

Ketua Panitia Pesta Pelindung Paroki St. Fransiskus Azisi Kolhua dan Bulan Kitab Suci Nasional Don Manehat.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Dalam rangka memperingati pesta pelindung Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua pada 4 Oktober, serta perayaan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) yang dimulai setiap 1 September. Pastor Paroki Kolhua, RD. Longginus Bone, secara resmi menunjuk Stasi Santo Agustinus Bello sebagai panitia pelaksana.

Ketua Stasi Santo Agustinus Bello, Donatus J. Manehat, sekaligus ketua panitia, mengungkapkan, persiapan telah dimulai sejak Minggu (26/7/2025) usai misa kedua.

Dalam rapat perdana bersama para pengurus wilayah, KUB, dan panitia inti, ditetapkan sejumlah kegiatan dan perlombaan. Ini melibatkan seluruh umat paroki, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang muda Katolik (OMK).

“Yang terpenting bukan hanya perlombaannya, tetapi bagaimana umat diajak untuk mengambil bagian dalam pesta iman ini,” kata Donatus saat ditemui di Kapela Santo Agustinus Bello.

Rangkaian Kegiatan dan Dana
Panitia tingkat Stasi mendapatkan dana fasilitasi sebesar Rp15 juta dari KAS Stasi untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan, termasuk misa syukur dan ramah tamah yang akan digelar pada 28 Agustus 2025.

Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi:
Seminar mini untuk anak-anak dan dewasa tentang Santo Agustinus
Lomba tutur tentang Santo Agustinus
Lomba kuis dan baca Kitab Suci
Lomba mazmur dan mewarnai
Lomba menari Ja’i
Pertandingan futsal antar KUB

Menurut dia, teknis pelaksanaan dan kategori usia peserta akan dijelaskan lebih lanjut dalam technical meeting pada 3 Agustus 2025.

Peran dan Kontribusi Umat
Seluruh pengurus wilayah dan KUB Stasi Bello secara otomatis menjadi bagian dari kepanitiaan besar pesta pelindung paroki dan BKSN. Terdiri dari sembilan seksi kerja.

Koordinasi akan dilakukan langsung oleh para ketua wilayah bersama ketua-ketua KUB.

Untuk mendukung kegiatan di pusat Paroki Kolhua, setiap KUB diminta berkontribusi sebesar Rp500.000.

Sementara untuk kegiatan di tingkat Stasi, kontribusi minimal yang disepakati adalah Rp1.000.000 per KUB, mengingat posisi Stasi sebagai panitia utama.

Selain kontribusi umat, panitia juga akan menggalang dana melalui proposal, bazaar, dan sumbangan pribadi dari anggota panitia.

Momentum Iman dan Persatuan.
Dengan rangkaian kegiatan ini, Donatus berharap pesta pelindung paroki dan BKSN tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi benar-benar menjadi perayaan iman bersama yang mempererat tali persaudaraan antar umat di seluruh wilayah Paroki Kolhua.

“Ini pesta iman kita bersama. Saatnya kita bersatu, berdoa dan bekerja untuk kemuliaan Tuhan dan kemajuan Gereja,” tutup Donatus.(Stasi Bello).

  • Bagikan