Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Lepas 563 Anak PAUD se-Kecamatan Oebobo, Chris Widodo:”Terima Kasih HIMPAUDI, Sudah Berdampak Nyata Bagi Masyarakat”

Walikota Kupang dr. Chris Widodo bersama anak-anak PAUD se-Kecamatan Oebobo.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, hadir memberikan sambutan pada acara Pelepasan Anak PAUD se-Kecamatan Oebobo, di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT, Jumat (13/6).

Dalam sambutannya Wali Kota secara khusus memberikan apresiasi kepada Himpaudi Kota Kupang atas peran aktifnya dalam membantu pemerintah membangun pondasi pendidikan anak usia dini.

“Organisasi seperti Himpaudi bukan untuk gagah-gagahan, tapi harus berdampak nyata bagi masyarakat. Dan saya sampaikan di mana saja, Himpaudi sudah melakukan itu dengan sangat baik,” ujarnya.

Selanjutnya, dr. Christian menekankan, acara pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah tonggak awal dari perjalanan panjang anak-anak menuju masa depan.

Ia mengucapkan selamat kepada anak-anak yang telah menyelesaikan tahap pendidikan PAUD dan menyebut mereka sebagai calon generasi emas Kota Kupang.

“Setiap anak adalah titipan Tuhan. Pendidikan usia dini bukan hanya soal membaca dan berhitung, tapi membentuk karakter, nilai, dan akhlak mulia,” tegasnya.

Wali Kota juga menekankan, tema acara “Membangun Generasi Hebat, Cerdas dan Berakhlak Mulia Menuju Indonesia Emas” sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.

Tak lupa, ia menyampaikan penghargaan kepada para guru PAUD yang disebutnya sebagai pelita dan garda terdepan pembangunan sumber daya manusia. Serta kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada lembaga PAUD.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menyapa penuh kasih anak-anak PAUD yang hadir, dan mengutip penyair terkenal Kahlil Gibran: “Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu. Mereka putra-putri kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri”.

Ketua Himpaudi Kota Kupang memberikan apresiasi tinggi kepada orang tua, wali murid, dan pendidik dalam acara pelepasan anak-anak PAUD jalur non-formal se-Kecamatan Oebobo.

Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan lembaga PAUD dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

Dia menjelaskan, pendidikan anak usia dini bukan hanya tentang belajar mengenal huruf dan angka, tapi juga tentang menanamkan nilai sosial seperti antri, berbagi, dan bekerja sama.

Hal ini menjadi fondasi penting sebelum anak memasuki jenjang Sekolah Dasar.

Jefry juga mengapresiasi para pendidik PAUD yang telah bekerja dengan semangat pelayanan, meskipun sering kali harus berkorban waktu dan tenaga tanpa pamrih.
Ia menyebutkan pelayanan, bukan materi, adalah dasar utama mereka dalam mendidik anak-anak Kota Kupang.

Menanggapi isu bantuan pemerintah, Jefry mengingatkan para pengelola PAUD untuk tetap berpegang pada visi awal—membangun generasi masa depan melalui pendidikan berkualitas.

“Bantuan itu bonus, tapi semangat kita adalah pelayanan,” tegasnya.

Dalam laporan Ketua Panitia, Nurcahya Sialagan, S.Th, menyampaikan, sebanyak 563 anak dari 22 lembaga PAUD di Kecamatan Oebobo mengikuti acara pelepasan bersama. (PKP kk).

  • Bagikan