KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Mesakh Mbura, menegaskan, pertanian, peternakan, dan perikanan adalah tiga sektor utama yang akan menjadi fondasi kemandirian dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kupang ke depan.
“Selama beberapa hari ini, saya melihat langsung langkah Bupati Kupang yang fokus mengembangkan tiga sektor besar ini, yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan. Saya sangat yakin ketiganya akan membawa Kabupaten Kupang tumbuh besar dan mencapai kemandirian,” ujar Mesakh Mbura dalam sambutannya pada, peletakan baru pertama pembangunan TPI di pantai Panmuti desa Noelbaki Jumat (16/10/26).
Ia menjelaskan, khusus di bidang perikanan, pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Noelbaki merupakan langkah yang sangat strategis. Selama ini warga harus menempuh perjalanan jauh ke TPI Oeba di kota Kupang, sehingga kehadiran fasilitas baru ini akan memangkas jarak sekaligus melahirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tersebut.
“Bayangkan nanti, lapak-lapak mulai berdiri, sejak pukul tiga dini hari sudah ada aktivitas jual beli. Para nelayan langsung menjual hasil tangkapannya di sini, dan warga tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota. Ini akan membuka peluang usaha dan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Mesakh juga menyampaikan dukungannya terhadap gagasan Bupati membangun pasar bagi para petani, agar hasil pertanian mereka dapat dipasarkan langsung tanpa harus ke kota. Kendati demikian, ia mengaku sering mendapat kritikan saat menyuarakan gagasan pembangunan tersebut.
“Saya mendapat banyak serangan saat mendukung visi Bupati, namun itu justru membuat saya semakin berani. Jika serangan itu demi hal yang positif dan membawa manfaat bagi rakyat, maka kami di DPRD akan terus berdiri teguh mendukung langkah pembangunan ini,” tegasnya.
Pada akhir pernyataannya, Mesakh berharap seluruh masyarakat menyambut baik pembangunan TPI di Kecamatan Kupang Tengah dan menjadikannya sebagai salah satu sektor unggulan yang menggerakkan perekonomian warga secara nyata.
Bupati Kupang Yos Lede mengatakan, pemerintah berupaya memenuhi hak-hak, masyarakat termasuk dalam hal ekonomi.
“Saya mau tanya ini kerinduan atau sonde. Hari ini Pemerintah Kabupaten Kupang lewat visi – misinya salah satunya adalah pembangunan TPI di desa Noelbaki. Jadi ini visi-misi kepala daerah sudah ada dalam RPJMD sebagai rel pembangunan Kabupaten Kupang. Yang menyusun ini Pak asisten Terima kasih. Masuk tahun kedua kita sudah mampu melaksanakan visi-misi ini”, ujar dia.
Ia menegaskan, setelah semua terbangun masyarakat Kupang Tengah khususnya desa Noelbaki harus diutamakan mengisi area Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
“Kios-kios dan segala macam akan hadir. Tentu ini untuk peningkatan ekonomi daripada masyarakat termasuk juga nanti membuka lapangan pekerjaan yang banyak bagi kita punya nelayan anak-anak muda.
Dia harus bawa dampak bagi ekonomi masyarakat sini. Jangan sampai orang sini jadi penonton Saya tidak mau. Kepala desa Noelbaki ini kewenangan Bupati. Kalau ini barang ada di sini pedagang sini yang paling pertama orang Noelbaki dulu harus yang tempati lapak-lapak yang dibangun. Tidak boleh orang dari luar dulu”, tegas kader terbaik Partai Gerindra itu.
Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kupang Yarid Tamies melaporkan Pembangunan TPI Noelbaki akan menghabiskan dana sebesar Rp22 Milyar lebih selama 3 bulan ke depan. (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




