Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Komunitas K’BOS Kupang Hadir, Jadi Wadah Persaudaraan Keluarga Lintas Etnis

Ketua Komunitas BOS Edy Hayong (tengah) pimpin diskusi terkait perlunya menghadirkan komunitas ini beberapa waktu lalu di Bello.

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT – Kota Kupang kini memiliki wadah sosial kemasyarakatan baru bernama Komunitas Bini Orang Sabu atau disingkat K’BOS.

Komunitas ini hadir untuk menghimpun serta mempersatukan keluarga lintas etnis yang terikat melalui perkawinan dengan perempuan asal Sabu Raijua.

Nama K’BOS diambil dari dialek Kupang, di mana kata “Bini” berarti istri. Sementara “Orang Sabu” merujuk pada etnis Sabu Raijua.

Dengan demikian, komunitas ini tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga wadah kebersamaan yang menjunjung nilai budaya, persaudaraan, dan solidaritas di tengah masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya.

“K’BOS lahir dari kerinduan untuk menghadirkan wadah persaudaraan bagi keluarga lintas etnis yang menikah dengan perempuan asal Sabu Raijua. Di sini, kita ingin membangun kebersamaan, saling mendukung, dan menjaga nilai budaya dalam semangat kekeluargaan,” ujar Fredik Hayong, salah satu pengurus K’BOS Kupang, Selasa (17/9/2025).

Menurutnya, komunitas ini juga terbuka untuk siapa saja yang ingin menjalin relasi persaudaraan lintas budaya.

“Kita ingin menunjukkan bahwa perkawinan lintas etnis bukan penghalang, tetapi justru pengikat untuk memperkuat persatuan dan solidaritas dalam kehidupan sosial,” tambah Fredik.

Hal senada disampaikan Yasintus Fahik, anggota K’BOS Kupang.

Ia menegaskan, kehadiran komunitas ini bukan sekadar formalitas, melainkan ruang nyata untuk mempererat kekeluargaan.

“Kami ingin agar setiap anggota merasa memiliki keluarga besar. Di dalam K’BOS, kita saling menopang, menguatkan, dan memberi teladan bagi generasi muda agar tetap mencintai budaya sekaligus terbuka terhadap kebhinekaan,” ungkap Sintus.

Visi dan Misi
K’BOS Kupang memiliki visi “Menjadi komunitas keluarga lintas etnis yang berlandaskan persaudaraan, kebersamaan, dan cinta budaya Sabu Raijua dalam semangat kekeluargaan di Kota Kupang.”

Misi komunitas ini antara lain:
Menghimpun keluarga lintas etnis yang terikat melalui perkawinan dengan perempuan Sabu Raijua.
Menyelenggarakan kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan untuk mempererat solidaritas.

Mendorong terciptanya keluarga harmonis melalui pendampingan dan komunikasi.

Melestarikan budaya serta kearifan lokal Sabu Raijua.
Menjadi mitra positif bagi pemerintah dan masyarakat dalam membangun persatuan dan kesejahteraan bersama.
Dengan latar belakang, maksud, dan tujuan tersebut, K’BOS Kupang diharapkan menjadi motor penggerak solidaritas sosial serta wadah pemersatu keluarga lintas etnis di Kota Kupang dan sekitarnya. (goe).

  • Bagikan