OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, Jumat (8/8), membuka Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kupang Tahun 2025, di Asrama haji, Kota Kupang.
Musda yang digelar dengan tema, “Meningkatkan Peran Ulama dalam Menguatkan Kebersamaan Umat Menuju Kabupaten Kupang yang Harmoni dan Berkeadilan” tersebut, digelar dengan tujuan meningkatkan fungis dan peran MUI baik di Kabupaten Kupang maupun kecamatan – kecamatan. Ini penting sehingga keberadaanya lebih berakar ke bawah dan berpuncak keatas. Serta dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, bangsa dan Negara dalam mengisi pembangunan mental masyarakat, serta ketertiban dan ketentraman di tengah masyarakat.
Aurum Titu Eki mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kupang memberi apresiasi dan pengharaggan kepada seluruh jajaran MUI Kabupaten Kupang yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah dalam menjaga kerukunan umat. Juga menguatkan nilai – nilai keagamaan, serta mendorong kesadaran sosial dan moral masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Aurum Titu Eki juga berharap, musda yang digelar bukan hanya sekadar forum pengambilan keputusan organisasi, tetapi lebih dari itu merupakan momentum untuk melakukan evaluasi, refleksi. Dan penyusunan langkah – langkah strategis ke depan dalam meningkatkan peran dan kontribusi MUI, khususnya dalam konteks memperkuat kebersamaan umat dan mewujudkan keadilan sosial di tengah – tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
“Tema yang diangkat sangat relevan dan selaran dengan visi pembangunan daerah yakni mewujudkan kabupaten Kupang yang maju, inklusif, rukun, dan berlandaskan keadilan sosial. Pemerintah Kabupaten Kupang menyadari bahwa pembangunan yang sejati tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan karakter, spiritual, dan moral masyarakat. Dalam hal ini Ulama memiliki posisi yang sangat strategis sebagai penjaga nilai, panutan umat, dan perekat sosial ditengah keberagaman”, urai Aurum Titu Eki.
Aurum Titu Eki melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Kupang selalu percaya, peran ulama yang aktif, inklusif, dan bersahaja, akan memberikan kontribusi besar dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi pertumbuhan masyarakat yang damai. Dan Saling menghargai, dan bertanggunghawab secara sosial.
Aurum Titu Eki juga berharap Musda X MUI tersebut menghasilkan keputusan – keputusan yang berkualitas, demokratis, dan berpihak pada kepentingan umat secara luas.
Di akhir sambutannya Aurum Titu Eki juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus membuka ruang dialog dan kerjasama dengan MUI. Serta seluruh komponen masyarakat, demi mewujudkan kehidupan harmonis, damai, dan berkeadilan. (Tery).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




