Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Joni Sulaiman : “Langkah Pertama Lakukan Pembenahan Internal, SDM Nomor Wahid”

Direktur PDAM Kabupaten Kupang Joni Sulaiman Daud.

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Bupati Kupang telah melantik Joni Sulaiman Daud menjadi Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Senin (26/5/25).

Kepada wartawan usai dilantik Ketua Tim Pemenangan Paket Gemoy (Yosef Lede – Aurum Titu Eki) pada Pilkada 2024 itu mengatakan, pihaknya segera melakukan pembenahan dari dalam.

“Langkah pertama yang dilakukan setelah diberi kepercayaan oleh Bupati adalah pembenahan internal. Mengevaluasi kinerja selama ini, sehingga kita bisa menemukan hal-hal prioritas untuk dibenahi. Paling penting itu sumber daya manusia. Harus ada inovasi atau terobosan”, ujar Joni.

Menurut dia, ada banyak sumber air minum di kabupaten Kupang, namun belum dikelola secara maksimal. “Sehingga (jika dikembangkan-red) nanti ada kaitan juga dengan tenaga kerja yang kita butuhkan”, ujar dia.
Lebih jauh Joni menjelaskan, jika selama ini masih disebut PDAM maka tugasnya hanya melayani air bersih. Namun, ketika berubah menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum maka selain melayani air bersih juga melakukan usaha.

Mengenai pengembangan perusahaan di daerah Kabupaten Kupang Joni mantan ASN itu mengatakan, “langkah pertama yang perlu dilakukan adalah pendataan sumber daya yang ada. Lalu kita membuat satu kajian terkait dengan kelayakannya lalu kita uji kwalitas, kwantitas dan kontinuitas distribusi air”.

Joni menambahkan, dalam mengelola PUDAM pihaknya menjunjung tinggi transparansi dan partisipasi. “Sebab apa yang dialami dan dikeluhkan masyarakat itu yang perlu diperhatikan”, tandas dia.

Lantas, bagaimana dengan 70 tenaga kerja yang baru direkrut?

Terhadap hal ini Joni menjelaskan, dia akan melakukan evaluasi sebelum didistribusikan di bidang masing-masing.

“Kita evaluasi lagi supaya itu diberdayakan maximal. Karena saya tau, ada potensi air minum yang kita bisa kelola di Kabupaten Kupang”, ujar dia.

Pakta Integritas. 

Tentang pakta integritas ia mengatakan, itu adalah komitmen dalam membangun sebuah perusahaan.
“Jika teman-teman keluar dari komitmen yang sudah kita sepakati maka ada konsekwensi. Termasuk saya sebagai direktur. Karena ini tidak main-main demi kepuasan pelanggan”, pungkas dia. (SINTUS).

  • Bagikan