OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT — Pemerintahan Prabowo Gibran melakukan efisiensi anggaran besar-besaran. Hal ini pasti berdampak pada pembangunan di daerah.
Menghadapi kondisi ini pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kendali Yosef Lede Aurum Titu Eki harus pandai.
Tak ada jalan lain selain tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika ingin 53 visi misi bupati – wakil bupati periode 2025-2030, berjalan. Salah satu cara meningkatkan PAD yakni dengan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Ketua Tim Transisi pemerintahan baru Yosef Aurum Siprianus Klau menjelaskan, tim transisi sudah dibentuk. Surat Keputusannyapun sudah diteriima dari bupati dan wakil bupati.
“Jadi selain kita melakukan rapat sinkronisasi dengan tim TAPD kita juga mendorong OPD-OPD terkait untuk segera melakukan penyamaan presepsi mengenai pembentukan PERDA BUMD”, ujar Epy Klau, sapaan karib Siprianus Klau kepada Media di Civic center Kantor Bupati Kupang Rabu (12/2/25).
Menurur dia, keingiban untuk membentuk 6 BUMD sudah ada dalam Visi Misi, bukan baru muncul setelah ada efisiensi anggaran.
“Karena itu tentu pembentukkan BUMD ini harus dipayungi dengan Perda. Sehingga kami tim transisi sudah melakukan koordinasi dan rapat-rapat sinkronisasi dengan tim penyusun RPJMD dan tim anggaran pemerintah daerah. Kita mendorong agar semua OPD yang terkait pembentukan BUMD harus segera bekerja harus proaktif agar menyiapkan data-data pendukung pembentukan BUMD BUMD ini”, tegas Epy. .
“Jadi harapan kami dari tim transisi adalah semua OPD terkait harus proaktif untuk mempercepat pembentukan perda-perda BUMD ini karena bapak bupati Kupang dan wakil bupati sangat konsen meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)”, tambah dia.
“Kita tahu saat ini terjadi efisiensi anggaran secara besar-besaran dari pemerintah pusat dan ini berdampak sekali ke daerah, di daerah juga akan ada refocusing anggaran. Satu-satunya cara agar pemerintah daerah kabupaten kupang tetap melaksanakan program-program pembangunan di 5 tahun yang akan datang adalah meningkatkan pendapatan daerah. Bupati kupang sudah menegaskan, satu-satunya cara kita harus tingkatkan PAD kalau mau program-program di daerah ini bisa berjalan. Dan ini tentu kita harapkan menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah kabupaten kupang agar semua visi misi bupati dan wail bupati kupang periode 2025-2030 ini harus maksimal berjalan.
Dan harus masuk dalam rencana awal RPJMD itu perintah dari bupati kupang”, urai dia.
Ia mengatakan, program prioritas Bupati Wakil Bupati harus dieksekusi pada tahun pertama memimpin.
“Yang bupati dan wkail bupati harapkan 53 visi misi yang telah dijanjikan, saat kampanye itu harus jalan. Tidak ada tawar menawar di APBD 2025 ini. Makanya beliau meminta agar OPD terkait ini harus memaksimalkan waktu yang ada ini untuk memacu supaya visi misi dari bupati dan wakil bupati ini bisa terakomodir di dalam rencana awal RPJMD. Jadi tidak ada tawar menawar harus dijalankan”, tegas Pimred Jurnal-ntt itu. (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




