Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-79 PGRI da HGN, Abdul Mu’ti Umumkan Tunjangan Guru Sertifikasi

Foto kegiatan puncak peringatan PGRI dan HGN di TMII Jakarta Sabtu (14/12).

JAKARTA, FLOBAMORA-SPOT – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menghadiri puncak peringatan PGRI dan Hari Guru Nasional di TMII Jakarta Sabtu (14/12). Dalam sambutannya Abdul mengatakan Guru Sertifikasi yang lulus 2024 mendapatkan tunjangan Rp. 2.000.000.

“Dan Guru Sertifikasi yang lulus sebelum tahun 2024 mendapat kenaikan tunjangan dari Rp. 1.500.000 menjadi Rp. 2.000.000. Dan guru sertifikasi ASN dinaikkan sebesar gaji pokok”, ujar Abdul Sabtu (14/12).

Lebih lanjut Abdul mengatakan tahun 2025 Guru – Guru ASN dapat ditugaskan di satuan pendidikan sekolah swasta.

“Dan e kinerja yang selama ini menjadi keluhan, mulai tahun 2025 tidak ada lagi uploud laporan e kinerja guru.
Tidak mesti mengajar 24 jam tatap muka melainkan cukup 24 jam e-kinerja dan semua telah di atur jelas”, tegas dia.

“Kemudian juga Peningkatan kompetensi akan ditingkatkan seperti KKG dan MGMP akan diaktifkan kembali. Begitu juga rekruitmen calon Kepala sekolah akan dibuka secara terbuka melalui jenjang pelatihan sebagaimana semestinya. Dengan demikian para tenaga pendidik dapat lebih berkhikmat dan serius dalam melaksanakan tugasnya”, terang dia.

“Oleh karena itu dukungan PGRI dan bapak ibu sekalian akan sangat kami harapkan”, harap dia.

Ketua PGRI Sumut Saiful Abdi mengharapkan pentingnya peningkatan kualitas guru melalui pelatihan dan pengembangan profesional.

“Demikian juga Guru Hemat, Indonesia Kuat, Menekankan pada efisiensi dalam pengelolaan sumber daya pendidikan sehingga memaksimalkan hasil belajar bagi siswa”, ujar Kadisdik Kabupaten Langkat ini.

Momentum meningkatkan kesadaran masyarakat tergadap peran guru

Di tempat yang sama Wakil Ketua PGRI Sumut, Ilyas Sitorus berharap melalui peringatan ini, semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran guru dalam pendidikan dan mendorong semua pihak untuk bersama-sama mendukung pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Acara ini menjadi momentum penting untuk merayakan jasa guru-guru di seluruh Indonesia dan menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan pendidikan demi kemajuan bangsa”, sebut mantan Kadisdik di Kabupaten Batubara ini.

Ilyas juga menyampaikan, Kualitas guru adalah kunci untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

“Melalui momentum HUT PGRI dan HGN 2024 ini, saya ingin menegaskan pentingnya peran guru dalam menciptakan generasi yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan”, kata dia.

“Maka Kesejahteraan Tenaga Pendidik dan Kependidikan perlu mendapat perhatian serius kedepannya”, ujar Kadis Kominfo Sumut ini.

Ketua PB PGRI Unifah melaporkan, Program prioritas pemerintah khususnya di bidang pendidikan sangat fundamental mewujudkan cita-cita negara Indonesia yang maju, sejahtera dan berkeadilan.

Unifah juga menitipkan harapan para guru, kiranya anak-anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang merata, meningkat termasuk para guru dan dosen serta tenaga kependidikan kesejahteraannya terus membaik, serta terjaminnya perlindungan guru.

Dalam kesempatan tersebut Unifah menyerahkan Kajian terhadap rancangan undang-undang terhadap perlindungan guru, naskah akademiknya serta batang tubuhnya sudah menjadi bahan pertimbangan.

Puncak HUT PGRI dan HGN 2024 dihadiri langsung hampir 10.000 tenaga pendidik dan kependidikan dari seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Presiden periode 2024 – 2009 dan 2014 – 2019 Jusuf Kalla (JK), Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto/Titiek Soeharto. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro. Serta Wakapolri serta unsur perwakilan TNI dan para Wakil Menteri terkait serta tamu undangan dan Pengurus PGRI se Indonesia.

Tema HUT tahun 2024, “Guru bermutu Indonesia maju, guru hemat Indonesia kuat”.
(Rizky Zulianda)

  • Bagikan