Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Negara Fiji, Belajar Manajemen Resiko Bencana di Kabupaten Kupang

As. II Mesakh Elfeto menerima rombongan dari negara Fiji.

OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Kabupaten Kupang boleh berbangga. Betapa tidak, daerah ini mendapat kunjungan tamu istimewa dari Negara Fiji Kamis (13/9/24).

 

Rombongan dari Negara kepulauan di Lautan Pasifik tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pemberdayaan Desa & Kelautan dan Penanggulangan Bencana Negara Fiji, Samiasi Raisevu Ditoka.

Tujuan dari Delegasi Negara tetangga jauh dari Indonesia berkunjung ke Kabupaten Kupang tepatnya di Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur tersebut, adalah untuk belajar tentang Manajemen Resiko Bencana, dari program SIAP SIAGA, yaitu program kemitraan Indonesia – Australia untuk meningkatkan kemampuan Indonesia dalam mencegah, mempersiapkan diri, merespon,dan memulihkan diri dari bencana.

 

Rombong diterima langsung oleh Penjabat Bupati Kupang yang diwakili Asisten II Sekda Kabupaten Kupang Mesak Soleman Elfeto.

Turut serta dalam rombongan, Sekjen Kementerian Pemberdayaan Desa & Kelautan dan Penanggulangan Bencana Negara Fiji Ratu Isoa Rokowasadromu Talemaibua, Duta Besar Fiji Untuk Indonesia Amenatave Vakasavuwaqa Yauvoli, Perwakilan Pemerintah Australia Sanchi Marie Davies, dan Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi.

Mesak Elfeto mengatakan, kesiapsiagaan bencana memang harus ditingkatkan terutama di Kabupaten Kupang sebelum terjadinya bencana untuk mengurangi resiko, meminimalkan dampak, dan memastikan respon efektif, mengingat daerah Kabupaten Kupang adalah daerah yang rawan terjadi bencana.

 

Dia menambahkan, setiap daerah memiliki potensi bencana yang berbeda, demikian pula dengan pola penanganannya, sehingga perlu adany tukar informasi termasuk dengan Negara-negara tetangga seperti Fiji, agar pengetahuan menghadapi bencana semakin baik.

 

“Kesiapsiagaan bencana memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi non pemerintah, komunitas, dan sektor swasta. Koordinasi yang baik antar lembaga-lembaga ini sangat penting untuk menjamin respon yang cepat dan efektif pada saat bencana terjadi”, jelas Elfeto.

Sementara itu Samiasi Raisevu Ditoka mengatakan, dari kunjungan ke Kabupaten Kupang khususnya di Desa Tanah Putih dan melihat keterlibatan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui program SIAP SIAGA, ia semakin yakin bahwa kesiapan menghadapi bencana haruslah melibatkan masyarakat.

 

Oleh karena itu dengan memperhatikan kearifan lokal di negara Fiji, system SIAP SIAGA akan coba diaplikasikan.

 

Dia menegaskan, apa yang dilakukan masyarakat Kabupaten Kupang dalam persiapan menghadapi bencana, sangat menginspirasi.

 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD NTT Kornelis Wadu, Kalak BPBD Kabupaten Kupang Semuel Tinenti, Plt.Camat Kupang Timur Yosafat Dokobani. Kepala Desa Tanah Putih Thomas Olla,serta perwakilan LSM CIS Timor yang terlibat aktif dalam program SIAP SIAGA. (Ter).

  • Bagikan