OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Penjabat Bupati Kupang Alexon Lumba dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Pulau Semau Rabu (26/6/24).
Kunjungan kerja (Kunker) diawali dari desa Sialaen kecamatan Semau.
Ia menemui puluhan petani rumput laut dan berdialog dengan mereka di desa Huilelot, pantai batu Hopong.
“Bangga bisa bertemu bapa mama”, kata Pj. Bupati Kupang Alexon Lumba membuka dialog dengan masyarakat.
Ia mengatakan, Semau sangat potensial namun belum dikelola secara maksimal, sehingga pendapatan perkapita belum memadai.
“Ada bawang merah, rumput laut, madu, semangka. Bisa dioptimalkan. Semangka semau terkenal dari dulu sampai sekarang”, kata dia.
Tentang rumput laut perlu ada langkah terobosan dari berbagai pihak.
“Tadi sempat diskusi dengan bapa Sadrak tentang rumput laut. Perlu ada langkah terobosan pemerintah, dunia usaha dan petani”, jelas dia.
Alexon mengatakan, usulan masyarakat petani rumput laut bisa disampaikan dan akan dijawab langsung oleh Kepala Dinas teknis yang ikut dalam rombongan.
Stefanus Neno salah satu petani rumput laut menyampaikan, pihaknya membutuhkan Air bersih, wc umum di lokasi rumput laut.
Ia juga menyinggung ada Penyakit rumput laut.
Terhadap usulan sumur bor Pj. Bupati menyampaikan untuk mendapatkan sumur bor harus dibentuk kelompok.
“Lalu proposal ke ibu Kadis (Kadis Pertanian-red). Tim turun untuk survei. Harap perubahan anggaran kita bisa dapat. Perhatian kita 2025 tolong 1 sumur bor. Beberapa bulan lagi saya kembali (habis masa jabatan Penjabat-red). Tapi saya akan cek. Kita berjanji di tanah semau. Sampaikan ke bupati terpilih. Ini titipan masyarakat semau”, urai Alexon.
Tentang WC umum Pj. Bupati Kupang minta masyarakat memulainya dulu untuk memancing bantuan.
“Gali dulu. Kalo kurang semen, Kadis kesehatan bantu. Kabag organisasi. Org semau asli bantu”, ujar dia.
Kadis Perikanan Jack Baok menambahkan, Penyakit hama putih tidak bisa dihindari.
Menurut dia, potensi rumput laut di kabupaten Kupang paling besar di NTT.
“Ada di tiga lokasi yakni Semau, sulamu dan Kupang Barat. Permasalahan penyakit kutu putih, sama”, kata dia.
Pimpinan Bank NTT Oelamasi Richardus Adven Dhada mengatakan sangat mendukung usaha petani rumput laut.
“Kami sudah buka KF semau. Kita mendukung Peternakan ikan kerapu, bawang merah, semangka. Kami butuh kerjasama dengan petani dan perangkat daerah, supaya bisa mengembangkan sektor ekonomi di NTT. Kf kita akan lakukan survei supaya tau apa yang bisa kita biayai”, pungkas dia.
Dari pantai Batu Hopong rombongan menuju lokasi penanaman bawang secara sombolisdi desa Sialen.
Selanjuynya ke Puskesmas Otan dan pantai Otan.
Di Puskesmas Otan Pj. Bupati menyerahkan bantuan.
Sementara di pantai Otan Pj. Bupati melakukan peletakan batu pertama pembangunan Home stay.
Setelah itu melakukan dialog dengan beberapa desa di wilayah kecamatan Semau dipandu camat Semau Marten Timate.
Kades Otan Yapi Rolet Holbala mengatakan, tahun ini ia membangun 2 unit home stay dan akan berlanjut hingga beberapa tahun ke depan.
“Selama menjabat saya bisa bangun 16 unit. Dengan dana desa”, kata dia.
Pembangunan 2 unit penginapan menghabiskan dana APBDes sebesar 223.191.000.
Pada kesempatan itu Kades Letbaun Charlens Bising meminta Pj. Bupati datang ke desanya untuk melihat dari dekat kondisi dan potensi yang dimiliki.
“Saya langsung ikat bapa Pj. Bupati dengan kain adat”, ucapnya sambil menyerahkan selembar kain adat kepada Pj. Bupati.
Selain dua kades tersebut ada beberapa kades lain juga menyampaikan usul saran dalam dialog bersama Pj. Bupati Kupang di kantor desa Otan. (Sintus).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




