OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kupang, dipusatkan di halaman Kantor Bupati Kupang di Oelamasi, Kamis (17/8/2023). Upacara dipimpin langsung Bupati Kupang Korinus Masneno yang bertindak sebagai Inspektur upacara. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kapten Inf.Lalu Yuli Ibnu Fajar.
Pengibaran Bendera Merah Putih berhasil ditunaikan dengan baik oleh anggota Paskibraka. Dehana Kristiani Radja Hedo asal SMAN 1 Amarasi Barat bertindak sebagai pembawa baki bersama rekan paskibraka lainnya telah melaksanakan tugas secara baik.
Dalam amanatnya Bupati Kupang mengatakan, secara perlahan, revolusi 5P telah berdampak dalam segala aspek ekonomi kerakyatan.
“Kita berbangga karena telah bisa hasilkan beras asli Kabupaten Kupang dengan dua brandnya, beras opa Taklale dan beras Laharoi. Di bidang perkebunan, ada kopi Oelbiteno dan kopi Lelogama yang telah diakui dan diapresiasi sebagai kopi arabica terbaik di NTT. Juga salah satu produsen pisang cavendis bagi kota kupang dan NTT.
Melalui tema kemerdekaan tahun ini “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”, Bupati Kupang Korinus Masneno dalam pidatonya menyatakan tema ini sebagai motivasi bagi seluruh anak bangsa, termasuk bagi Kabupaten Kupang.
“Sesuatu yang telah maju harus terus di estafetkan demi sebuah penghindaran atas stagnasi atau ketidakjelasan baru. Sesuatu yang sudah maju, untuk apa dibuat mundur. Sesuatu yang telah jelas maju, untuk apa diganti dengan yang serba tak tentu. Kita harus mulai berpikir dan bekerja selayaknya olahraga estafet, yang merefleksikan semangat kolektif, berharmoni, berkolaborasi, yang seirama dalam gerak, juga sinergi pikiran untuk satu tujuan,”kata Masneno.
“Di awal kepemimpinan kami, optimisme yang berbentuk revolusioner terus digelorakan. Kami sadar bahwa hal ini butuh kerja keras, kerja cerdas juga kerja bersama. Mari semua masyarakat Kabupaten Kupang, kita penuhi hari esok dengan semangat keberlanjutan. Hanya dengan keberlanjutan kita akan mampu meneruskan tren kesuksesan yang telah kita raih sampai saat ini,”katanya.
Ia menjelaskan, mulai dari berlakunya UHC (Universal Health Coverage) dalam pelayanan kesehatan, penurunan prevalensi stunting yang signifikan 16,18 persen saat ini. Kecamatan Amfoang akan dibangun rumah sakit pratama tipe C. Selain itu keberhasilan di bidang pendidikan, bidang olahraga, bidang pembangunan ekonomi yang menjadi dasar sosiologis pembangunan.
Sementara di bidang pariwisata, ada tiga destinasi wisata unggulan yaitu kawasan pantai Teres dan Fatubraun, kawasan wisata Lelogama dan observatorium serta kawasan pantai Liman. Tak hanya itu, banyak kesuksesan yang telah kita raih di bidang perumahan dan permukiman, termasuk di dalamnya sanitasi juga air minum yang layak,”urai Masneno.
Selain kesuksesan tersebut, hal lain yang disebutkan Bupati Masneno adalah sejak 15 tahun terakhir, pertama kalinya Kabupaten Kupang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Dan banyak kesuksesan lainnya yang diraih Kabupaten Kupang yang disampaikan Bupati Masneno dalam pidatonya.
Bupati juga sadari masih ada beberapa target pembangunan daerah yang belum optimal capaiannya. Akan di identifikasi dan menjadi catatan penting.
Selanjutnya menghadapi tahun-tahun politik, Bupati Masneno selaku pembina politik di daerah ini berpesan kepada semua untuk lebih bijaksana dan dewasa dalam berpolitik.
“Hindari diri dari segregasi dan dikotomi politik, terutama yang langsung berhubungan dengan penyebarluasan hoax di media sosial, politik identitas dan money politik. Kepada para ASN, Kepala Desa dan Perangkat Desa saya imbau untuk terus menjaga netralitas. Hindari politik praktis,”pesan dirinya.
Menurut dia, daerah ini akan terus melaju untuk maju. Daerah ini tak akan berhenti untuk terus wujudkan tekad seluruh masyarakatnya untuk mandiri dan sejahtera.
Usai pelaksanaan upacara, dilanjutkan dengan penyerahan Satya Lencana kepada PNS Kabupaten Kupang oleh Bupati. Kemudian dilanjutkan dengan Toas Kenegaraan yang berlangsung khidmat dan lancar.
Pada kesempatan tersebut Bupati menyatakan makna sesungguhnya dari toas kenegaraan adalah bentuk rasa syukur dan bergandengan tangan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan berjuang maju menjadi lebih baik di hari esok.
Pada kesempatan itu juga Bupati menyampaikan permohonan maaf jika selama kepemimpinannya apabila dalam pelaksanaan upacara ada hal-hal yang kurang berkenan, ia meminta maaf.
“Tahun ini tahun terakhir saya bersama pak Jerry Manafe melaksanakan tugas sebagai Inspektur upacara baik saat pengibaran maupun penurunan bendera merah putih. Bila selama tahun 2019 hingga saat ini dalam perayaan hari kemerdekaan, ada hal-hal yang kurang berkenan, kami mohon dimaafkan,” ungkapnya.
Sedangkan pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di sore hari dipimpin oleh Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe selaku Inspektur Upacara. Komandan upacara AKP. Viktor H.Saputra.
Pembawa baki pada upacara penurunan bendera yaitu Tezsalonia Sulla asal SMAN 1 Kupang Barat. (Merc).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




