OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT – Anggota DPRD Kabupaten Kupang Hans Taopan hadir pada acara Launching Operasional Pantai Teres dan Bukit Fatubraun, Sabtu (29/4).
Kepada kawula muda anggota DPRD Partai Kebangkitan Bangsa itu meminta untuk merawat tempat wisata tersebut.
“Memeliharanya bukan gampang. Bangunannya tidak usah dipelihara karena nanti diurus oleh orang lain. Tapi situasinya harus kondusif. Aman dan nyaman. Jangan sampai orang datang ke sini pulang membawa cerita negatif. Ketika wisatawan datang ke sini dia merasa nyaman dia akan datang lagi. Karena itu sekali lagi kepada adik-adik pemuda mari jaga ini. Kalo kita pelihara secara baik dia akan menjadi sumber penghidupan baru untuk kita semua”, ujarnya.
Hans menjelaskan, dulu Fatubraun sangat seram karena hanya dihuni setan, kera dan babi hutan.
“Jika faktanya hari ini keadaanya seperti ini saya kira kita harus sama-sama bersyukur”, ujar dia.
Ia menyatakan sangat senang karena Pemerintah kabupaten Kupang menaruh perhatian pada pembangunan pantai Teres dan fatubraun.
“Saya usia 64 tahun. Kotong (kita-red) sudah mau mati ni baru dapat kondisi ini. Bayangkan saja. Kalo seandainya ini dibangun saat kita baru umur 25 tahun rupanya hari hari kita beroperasi di sini”, kata dia.
Pada kesempatan itu Hans Taopan memberikan catatan penting kepada bupati Kupang.
“Begini. Ini lokasinya di Kelurahan Buraen Kecamatan Amarasi Selatan. Tempat ini bagi saya tidak layak disebut kelurahan. Penduduk sudah sangat banyak ini pak. Bagian Timur kurang lebih 200 KK. Bagian barat kurang lebih 100-an KK sampai dengan Fauthiut”, terangnya.
“Saya hanya berpendapat begini. Memang masanya sudah dekat. Tapi kalo nanti dipilih lagi di periode kedua, saya mengusulkan atas nama rakyat Amarasi Selatan kalo bisa ada desa Teres.
Menurut dia, setelah menyandang status desa Teres maka bisa dinobatkan sebagai desa wisata.
“Kalo kita mau bisa. Itu pikiran yang mungkin saja banyak orang tidak menerima. Tapi saya berharap, kalo masih hidup saya titip kepada pak Bupati. Kepada kita semua mari kita ciptakan sebuah desa wisata di kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang”, ucapnya.
Ia mengapresiasi upaya Bupati Kupang yang telah membangun pantai wisata Teres dan Fatubraun.
Bupati Kupang Korinus Masneno mengatakan, di masa kepemimpinannya bersama Jerry Manafe, Pemerintah diberi kekuatan untuk membangun destinasi wisata Fatubraun dan Pantai Teres untuk menjadi sesuatu yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat Amarasi Selatan.
Menurut dia ada berbagai fasilitas yang telah dibangun untuk mendukung obyek wisata tersebut.
“Hari ini saya telah menyiapkan sebuah teropong di puncak fatubraun. Teropong ini memiliki spesifikasi sama dengan teropong yang ada di Ancol yang biasa dipakai untuk melihat cewek cewek cantik di pulau seribu. Dan kalo pak Dan Radar (226) Buraen gunakan, sampai di sudut manapun, ular berjalanpun bapa bisa liat”, ujarnya bangga.
Tidak hanya itu. Masih ada sarana lain yang tersedia di obyek wisata Teres dan Fatubraun.
“Satu-satunya tempat wisata yang menyediakan air langsung minum dari kran yakni di Fatubraun dan pantai Teres. Karena telah ada kerjasama dengan water mission dari Amerika. Anda cukup memasang mulut di kran dan minum anda sehat. Tidak sakit”, tambah dia.
“Di tempat ini juga anda boleh mandi air laut dan anda akan menemukan kolam renang yang indah di sisi kiri saya (sebelah barat lokasi yang dibangun). Ada dua kolam renang yang airnya cukup bagus. Kita datangkan kurang lebih 3 km dari lereng gunung itu”, jelasnya.
“Kalau siang bapak/ibu bisa melihat bunga bogenvil di sepanjang seratus meter di pinggir pantai. Banyak fasilitas yang kita miliki (bangun – red). Di tempat ini orang bisa berenang. Orang bisa rapat di aula, di tempat yang sudah di siapkan dan saat ini pemerintah telah memberikan contoh pembangunan home stay di pinggir kolam di tempat ini”, terangnya.

Ia minta masyarakat Amarasi di tempat lain untuk berkontribusi membangun fssilitas lain di lokasi wisata pantai Teres.
“Saya mengundang orang Amarasi yang ada di kabupaten kupang di provinsi Nusa Tenggara Timur, di Indonesia, dan di dunia, untuk turun tangan. Jadikanlah Teres sebagai milikmu. Bangunanlah home stay di tempat ini sebelum saya buka kesempatan kepada orang lain. Supaya orang Amarasi jangan bilang kepada saya, pak korinus itu baik tetapi dia bawa datang orang ke sini untuk bangun dan dia menjadi tuan di tempat ini, sementara kami jadi tamu. Mari bangkit dan bangun, karena saya percaya ke depan kita akan perbaiki dan akan menjadi tempat wisata yang cukup populer di daratan timor ini”, imbaunya.
Peresmian Destinasi wisata Fatubrau dan Pantai Teres diawali dengan doa bersama di atas bukit Fatubraun.
Tiga tokoh agama dari kalangan protestan, Katolik dan Islam didaulat untu menaikkan doa.
Selanjutnya acara seremonial peresmian dan penandatanganan prasasti dilakukan di pantai Teres.
Acara berlangsung sangat meriah karena diisi dengan berbagai atraksi seni dan pesta kembang api. (Sintus)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




