Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Khusus Kelurahan Kolhua, Tidak Ada Penjualan Daging Babi

Kontributor : Sintus Editor: Redaksi
Lurah Kolhua, Kota Kupang Silvester Hello saat memberikan keterangan kepada Media Senin (20/2).

KUPANG, FLOBAMORA-SPOT.COM -Virus Afican Swine Fever (ASF) yang muncul akhir – akhir ini cukup meresahkan.

 

Lurah Kolhua Silvester Hello mengatakan, Khusus di kelurahan Kolhua, tidak ada penjualan daging babi kecuali Penjual daging dari luar bawa daging dari luar masuk ke sini.

 

“Jual pikul masuk keluar blok di perumahan itu ada. Tapi yang jual di pinggir jalan di Kolhua kita tertibkan”, kata Lurah Kolhua Silvester Hello, S.H kepada media Senin (20/2/23) di ruang kerjanya.

 

Ia menjelaskan, sesuai dengan peraturan daerah, Rumah Potong Hewan (RPH) disiapkan oleh Pemerintah, untuk pemotongan hewan.

 

“Jadi setiap pemotongan hewan harus di sana. Sehingga petugas kedokteran hewan bisa dapat memeriksa setiap babi atau sapi yang masuk di RPH. Ini untuk memastikan bahwa setiap babi atau sapi tidak dalam kondisi sakit. Dengan demikian ketika masyarakat konsumsi tidak mengakibatkan hal-hal lain terkait kesehatan”, tambahnya lagi.

 

Ketika disinggung adanya penjualan dagìng di jalan Fetor Funay di lapak yanv tidak jauh dari kantor Lurah Kolhua dia menegaskan, itu dia lakukan secara sembunyi pada hari Sabtu atau Minggu.

 

“Dia silih kita pas hari libur pas kita tidak masuk kantor itu yang dia jualan daging babi. Tapi hari -hari lain kita tertibkan.
Kita akan ambil tindakan sesuai instruksi Penjabat Wali Kota”, tutupnya..

  • Bagikan