OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM – Salut bagi Pemerintah Kabupaten Kupang dan pihak Univeristas Nusa Cendana (Undana). Kedua belah pihak mendatangani Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja di kantor Bupati Kupang Senin (12/12/22).
Rektor Undana Kupang Max Sanam dalam sambutannya mengatakan, kuliah sesungguhnya bukan hanya dalam ruangan tetapi di lapangan.
“Jadi, mata kuliah tidak hanya di ruang kuliah tapi di mana saja. Kalo kita belajar di kampus, kita hanya tau teori – teori. Di lapangan sesuai kebutuhan masyarakat”, kata warga Fatuleu Kabupaten Kupang itu.
Lebih jauh ia menjelaskan, mahasiswa banyak membantu masyarakat di desa tempat mereka melakukan Praktek.
“Saya dikasih link dari teman-teman pers. Mahasiswa kami KKN di pulau Semau. Di sana Mahasiswa bisa mendisain web. Apa yang dihasilkan masyakat bisa disebarluaskan. Peluang seperti ini bisa kita kerjasamakan”, ujarnya.
Mengenai Stunting ia menjelaskan, Pihaknya sangat serius mendorong percepatan penanganan kasus tersebut.
“Kalo masalah Stunting kita sangat serius.
Orang Jawa bilang Gemah ripah loh jinawi tapi kita miskin dan stunting. Ini yang harus kita atasi”, kata dia.
Max minta Bupati Kupang menentukan satu atau dua desa jadi lokasi percontohan.
“Kami jadikan lokasi Pertanian, Peternakan. Peternakan ayam KUB bisa menghasilkan telur untuk anak-anak. Telur banyak dijual online. Markettingnya diatur”, terangnya.
Bupati Kupang Korinus Masneno mengatakan, Setelah menjadi bupati ia berpikir tentang kehidupan masyarakat dari berbagai sektor.
“Kita berpikir bagaimana orang kawin, bagaimana orang hamil, melahirkan, membesarkan anak, menyekolahkan, sampai dengan dia memasuki dunia kerja”, kata dia.
Masneno menjelaskan, menghadapi tugas tersebut Pemerintah tidak bisa melakukannya sendiri.
“Dalam pelaksanan tugas pemerintah menyadari tidak dapat mengatasi sendiri semua persoalan sehingga kami mengundang teman-teman baik dari perguruan tinggi, NGO, pemerintah pusat untuk hadir bersama dengan kami meyelesaikan semua persoalan. Banyak hal yang saya sampaikan siapa saja boleh datang di kabupaten kupang tetapi hadirnya sebagai pembawa solusi. Saya duluan minta ampun dulu bahwa kabupaten kupang banyak masalah oleh karena itu bagi yang datang dan membawa masalah, itu upahmu besar di neraka. Kita yang hadir disini bukanlah orang yang numpang makan kalau numpang makan jangan datang di kabupaten kupang karena kabupaten kupang ini juga rakyatnya miskin.
Mengenai penandatanganan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja Bupati Kupang mengatakan, “Hari ini baru menandatangani kerja sama tapi realisasinya sudah sejak beberapa waktu yang lalu”.
“Satu bentuk kerja samanya Ratarata semua yang hadir ini tamatan undana jadi prodak2 undana yang sedang menahkodai kabupaten kupang. Gagalnya kami adalah gagal kita semua”, tandasnya.
Mengenai permintaan Rekror Undana Max Sanam untuk fokuskan program kerja di satu dua desa tertentu ia mengatakan hal itu penting.
“Sudah menjadi kebiasaan masyarakat kabupaten kupang cenderung meniru yang sudah berhasil, karena itu lokasi perlu disiapkan”, pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




