<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perangi Sampah&quot; Arsip - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/topic/perangi-sampah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/topic/perangi-sampah/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jun 2023 09:52:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>Perangi Sampah&quot; Arsip - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/topic/perangi-sampah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perangi Sampah, Pj. Wali Kota Minta Tuhan Beri Kemampuan Lebih</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/23882/perangi-sampah-pj-wali-kota-minta-tuhan-beri-kemampuan-lebih/</link>
					<comments>https://www.flobamora-spot.com/berita/23882/perangi-sampah-pj-wali-kota-minta-tuhan-beri-kemampuan-lebih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jun 2023 09:52:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=23882</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8211; Perangi...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/23882/perangi-sampah-pj-wali-kota-minta-tuhan-beri-kemampuan-lebih/">Perangi Sampah, Pj. Wali Kota Minta Tuhan Beri Kemampuan Lebih</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8211; Perangi sampah di Kota Kupang membutuhkan kemampuan ekstra. Hal ini penting karena persoalan sampah menjadi masalah pelik di wilayah perkotaan tak ketinggalan Kota Kupang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penjabat Wali Kota Kupang George Melkianus Hadjoh meminta pertolongan Tuhan untuk memberikan kemampuan lebih dalam mengatasi sampah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Awal masuk ke Kota Kupang Saya membaca dan mendengar bahwa kita termasuk 5 kota terkotor di Indonesia. Inilah mengapa saya langsung berdoa dan minta tolong Tuhan supaya kasih saya tenaga lebih, kemampuan lebih, supaya saya urus ini sampah duluan. Karna menjadi masalah buat orang itu kita harus liat menjadi solusi untuk kita kerja. Maka semua orang akan tertarik, Tuhan akan menolang kita agar menggerakan semua orang. Dan hari ini buktinya bersama RT RW dan Lurah Oebufu bersama Plan internasional serta perguruan tinggi poltekes dan Muhamadya&#8221;, ujar George Hadjoh dalam sambutannya saat membuka kegiatan Workshop Pengembangan Ketahanan Iklim dan GEDSI dalam Perencanaan Manajemen Sampah yang diselenggarakan oleh Water for Women (WfW), Yayasan Plan International Indonesia (YPII) di Kelurahan Oebufu, Senin (12/6).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saya punya mimpi kalau semua perguruan tinggi bisa menjadi duta kebersihan, saya kira pasti akan berbeda karena ini orang-orang muda yang masih punya mimpi yang besar bisa merubah apa saja yang berguna dan bisa menjadi uang tapi kini kita belum lakukan itu. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada Plan internasional bersama perangkat kelurahan bersama para orang tua, tokoh masyarakat perguruan tinggi untuk mau memberi diri untuk peduli terhadap lingkungan kita&#8221;, tambah dia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut George, persoalan sampah dan problematika lingkungan lainnya bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti Demam Berdarah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kita pernah dengar hebohnya demam berdarah. Dia turun sangat drastis ketika tiga tahun lalu itu jumlahnya di atas 400 sekarang tidak sampai 100. Itu karena tidak kasih ruang untuk nyamuk menciptakan jentik-jentik yang membawa perkembang biakan nyamuk&#8221;, jelasnya.</p>
<p>&#8220;Itu artinya bahwa jika kita tidak peduli dengan lingkungan kita tidak peduli dengan bumi kita maka sampah akan kembali menyerang kita dengan cara dan variannya masing-masing. Oleh karena itu seperti kata umat muslim kebersihan adalah bagian dari iman, maka kita tidak boleh hidup kotor. Harus bersih. Kotoran yang kita ciptakan harus kita olah menjadi sesuatu yang kembali kepada alam dan alam bisa mengembalikannya kepada manusia. Kalau kita lupakan siklus itu maka kita akan kembali pada persoalan. Dan ini mungkin menjadi catatan kecil&#8221;, urainya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>George mengaku sangatapapun keadaannya dia tetap bekerja terserah apa kata orang terhadapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Biar orang bilang Pejabat sampah juga tidak apa-apa. Saya tidak terpangaruh, karena iman percaya saya, Tuhan Yesus yang adalah Allah dia berupa seorang hamba. Hamba itu kita selalu omong suka di suruh-suruh. Lahir di kandang bukan di rumah sakit yang terbaik. Padahal Dia Allah Pemilik langit dan bumi serta segalah isinya tetapi Allah merendahkan diri. Apa lagi Pejabat. Sombong bukan main. Turun serendah mungkin. Makanya kenapa tiap pagi saya mengunjungi sekolah-sekolah dan minta supaya mendidik karakter kebersihan menyelamatkan alam ini supaya jangan gampang sakit&#8221;, tandasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada akhir sambutannya George mengajak seluruh hadirin untuk mendiskusikan berbagai hal seputar lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Provincial Coordinator NTT Project Water For Woman Yayasan Plan International Indonesia, Ani Talan menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk terbentuknya perencanaan manajemen pengamanan sampah dan pengembangan ketahanan iklim dalam isu STBM GEDSI, serta adanya kesepakatan pembagian peran Pemerintah Kota Kupang dengan YPII dan terjadwalnya rencana tindak lanjut dan rencana aksi pengembangan ketahanan iklim dalam isu STBM GEDSI dan manajemen persampahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Workshop berlangsung di tiga titik yakni di RW 01, RW 02 dan RW 07 Kelurahan Oebufu.</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/23882/perangi-sampah-pj-wali-kota-minta-tuhan-beri-kemampuan-lebih/">Perangi Sampah, Pj. Wali Kota Minta Tuhan Beri Kemampuan Lebih</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.flobamora-spot.com/berita/23882/perangi-sampah-pj-wali-kota-minta-tuhan-beri-kemampuan-lebih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua LPM Liliba: &#8220;Tidak Mudah Bangun Kesadaran Masyarakat, Perangi Sampah&#8221;</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/23871/ketua-lpm-liliba-tidak-mudah-bangun-kesadaran-masyarakat-perangi-sampah/</link>
					<comments>https://www.flobamora-spot.com/berita/23871/ketua-lpm-liliba-tidak-mudah-bangun-kesadaran-masyarakat-perangi-sampah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2023 12:38:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[LPM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=23871</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8211; Salut,...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/23871/ketua-lpm-liliba-tidak-mudah-bangun-kesadaran-masyarakat-perangi-sampah/">Ketua LPM Liliba: &#8220;Tidak Mudah Bangun Kesadaran Masyarakat, Perangi Sampah&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8211; Salut, untuk kelurahan Liliba yang melihat sampah sebagai persoalan serius. Sampah dinilai sebagai perusak lingkungan dan estetika sebuah kota, karena itu perlu diperangi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketua LPM Kelurahan Liliba Apolonius Nurak ketika ditemui media ini di sekretsriat LPM Senin (12/6/23) mengatakan, tantangan paling besar dalam upaya menghadirkan Kelurahan Liliba bersih dari sampah yakni membangun kesadaran masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Itu tidak mudah. Butuh kekompakan kebersamaan. Kita dalam hal apa saja selalu sama-sama. Karena pak Lurah kita ini, aktivitasnya tinggi dan dengan melibatkan semua tim. Bukan pak Lurah sendiri. Selalu dia omong, kelurahan Liliba ini kerjanya harus selalu tim. Kolaborasi dari tim yang ada di kelurahan itu luar biasa&#8221;, terangnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Lurah dengan perangkatnya LPM dan Karang Taruna hingga warga dari setiap RT /RW. Itu selalu dihimbau dan mereka ikut mulai dari pekerjaan membangun TPS itu semua swadaya. Bukan dana dari LPM. Itu semua murni swadaya dari masyarakat&#8221;, tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kebersamaan dibangun dari situ sampai pembangunan itupun bersama-sama tanpa ada yang bayar-bayar&#8221;, jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Artinya soal penanggulangan sampah ini tidak bisa diserahkan ke satu orang tapi semua orang harus terlibat. Melibatkan banyak orang itu susah. Tapi Liliba mampu&#8221;, ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menegaskan, pihak kelurahan Liliba tidak ingin sampah rumah tangga dibuang sembarangan dan menjadi masalah lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Jangan orang buang sampah sembarangan. Lalu kita musyawarah melalui pertemuan di tingkat RT /RW. Ini penting. Kita pengadaan TPS sehingga kita punya warga ini boleh membuang sampah pada tempat yang sudah di siapkan pemerintah&#8221;, kata Mo&#8217;at didampingi salah satu stafnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut dia, dalam rembuk warga disepakati pembangunan 3 unit Tempat Pembuangan Sampah (TPS).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami mempunyai TPS yang berjumlah 3. Nilainya 27 juta. Ukuran 8×3 tinggi 1/2 meter. Dan 1 Container&#8221;, kata Nurak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan, setelah dibangun TPS dicat dan ditulis dengan pesan-pesan berisi ajakan untuk membuang sampah sesuai dengan aturan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Dan juga jenis sampah yang harus dibuang. Ada sampah cair, kayu dan batu, sampai sampah medis dipisahkan&#8221;, jelas dia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan, pada awal setelah membangun TPS pihaknya memberikan kesempatan kepada semua warga untuk memanfaatkan TPS, namun hal ini membuat sampah menumpuk dan sulit diatasi sehingga pihaknya mengeluarkan himbauan agar pembuangan sampah di TPS khusus bagi warga Liliba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Dalam perjalanan sampahnya luar biasa penumpukan. Orang dari luar datang buang sampah dengan pick up dan itu jadi persoalan sehingga pada tahun yang kedua kita memberi himbauan melalui surat bahwa yang boleh membuang sampah pada tiga TPS tanguh itu hanya orang liliba&#8221;, kata dia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Maka sampah pun berkurang dan setiap hari pun bersih terus dan ketika truck sampah datang angkut sampahnya sedikit saja&#8221;, ujar dia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan, tidak hanya di tingkat kelurahan, di tingkat RT/RW juga memiliki menejemen sampah yang baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Untuk mengambil sampah ada timnya. Di grup RT itu juga ada himbauan, Pengurusnya, Pengelolanya juga ada.<br />
Ada yang mendatangkan kontenernya dengan truk sampahnya&#8221;, terangnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Terus juga ada dukungan untuk transport. Jadi Petugas itu tepat waktu sesuai dengan hari yang sudah disepakati dia datang dan parkir kontenernya. Terus masyarakat yang sudah kumpulkan sampahnya satu minggu satu kali dijemput dengan pick up dibawa ke container. Nanti ada tipnya (uang rokok). Jadi sampah di kelurahan Liliba tidak berserakan di mana-mana&#8221;, ujarnya.</p>
<p>Atas prestasi ini, Tim dari DPRD dan dinas Kebersihan Kabupaten Sikka telah melakukan studi banding di kelurahan Liliba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Pejabat Pemerintah Kota Kupang selalu meminta kelurahan lain untuk<br />
mencontohi kelurahan Liliba. Sampai sekarangpun diinstruksikan pada seluruh Lurah harus bangun TPS, tidak tau realisasinya seperti apa.<br />
Kami ikut pertemuan di tingkat kota himbauannya juga tetap seperti itu. Ya mengambil contoh Liliba&#8221;, pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/23871/ketua-lpm-liliba-tidak-mudah-bangun-kesadaran-masyarakat-perangi-sampah/">Ketua LPM Liliba: &#8220;Tidak Mudah Bangun Kesadaran Masyarakat, Perangi Sampah&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.flobamora-spot.com/berita/23871/ketua-lpm-liliba-tidak-mudah-bangun-kesadaran-masyarakat-perangi-sampah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
