<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keluarga Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/keluarga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/keluarga/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Sep 2025 14:25:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>keluarga Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/keluarga/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pater Frans Betekeneng SVD Pamitan dengan Keluarga di Kupang Sebelum Kembali ke Argentina</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/35534/pater-frans-betekeneng-svd-pamitan-dengan-keluarga-di-kupang-sebelum-kembali-ke-argentina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 14:25:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Mans Betekeneng]]></category>
		<category><![CDATA[P. Frans Betekeneng]]></category>
		<category><![CDATA[Pamitan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertemuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=35534</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT — Suasana...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35534/pater-frans-betekeneng-svd-pamitan-dengan-keluarga-di-kupang-sebelum-kembali-ke-argentina/">Pater Frans Betekeneng SVD Pamitan dengan Keluarga di Kupang Sebelum Kembali ke Argentina</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti jamuan makan malam keluarga besar Pater Frans Betekeneng, SVD, Selasa (9/9) malam di Kupang.<br />
Imam Katolik asal Ileape Lembata itu menyempatkan diri bertemu keluarga sebelum kembali melanjutkan karya perutusannya di Argentina, Rabu (10/9).</p>
<p>Sejak 25 tahun terakhir, Pater Frans mengabdikan hidupnya sebagai misionaris di Argentina.</p>
<p>Kepulangannya ke tanah kelahiran kali ini bukan hanya untuk beristirahat, tetapi juga merayakan pesta syukur 25 tahun imamatnya di Lewoleba bulan lalu.</p>
<p>Setelah perayaan itu, ia menyempatkan singgah di Kupang untuk bersua sanak keluarga yang telah lama menantikan kehadirannya.</p>
<p>Dalam pertemuan penuh nuansa kekeluargaan itu, Pater Frans tampak tak henti menebar senyum.</p>
<p>Ia memberi doa dan berkat bagi ponakan-ponakan, kerabat, serta generasi muda keluarga Betekeneng yang hadir.</p>
<p>“Saya sangat bahagia bisa kembali bertemu keluarga. Kehadiran ini menjadi kekuatan bagi saya untuk kembali melayani di tanah misi. Mohon terus doakan saya agar tetap setia dalam panggilan imamat,” ujar Pater Frans dengan semangat.</p>
<p>Bagi keluarga besar Betekeneng, momen pamitan tersebut menjadi saat berharga yang sarat makna.</p>
<p>Mans Betekeneng, sesepuh sekaligus putra sulung keluarga di Kupang, menyampaikan pesan mendalam bagi adiknya yang akan kembali jauh menempuh karya pelayanan.</p>
<p>“Kami melepas Pater Frans dengan bangga, meski hati kecil menahan rindu. Karya pengabdian yang ia jalani di negeri seberang adalah kebanggaan Lewo Tana dan keluarga besar dan juga masyarakat Lewoleba Lembata. Kami berharap ia selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan tetap teguh dalam panggilannya,” kata Mans.</p>
<p>Ia menambahkan, kehadiran Pater Frans di tengah keluarga kali ini mengingatkan semua anggota keluarga akan arti kebersamaan, doa, dan saling menguatkan.</p>
<p>“Kami merasa diteguhkan kembali sebagai keluarga. Pesan dan teladan hidup Pater Frans menjadi warisan rohani yang sangat berarti bagi generasi muda,” ujarnya.</p>
<p>Malam itu ditutup dengan doa bersama dan pelukan hangat, seakan menjadi jembatan rindu yang menghubungkan jarak antara Kupang, Lewoleba, dan tanah misi jauh di Argentina. (goe).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35534/pater-frans-betekeneng-svd-pamitan-dengan-keluarga-di-kupang-sebelum-kembali-ke-argentina/">Pater Frans Betekeneng SVD Pamitan dengan Keluarga di Kupang Sebelum Kembali ke Argentina</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buka Sosialisasi Kesehatan Mental, Kades Oenoni II : &#8220;TPKJMD Harus Memahami Tugas&#8221;</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/35337/buka-sosialisasi-kesehatan-mental-kades-oenoni-ii-tpkjmd-harus-memahami-tugas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 21:54:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Oenoni II]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[ODGJ]]></category>
		<category><![CDATA[TPKJMD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=35337</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8211;&#8212; Yayasan...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35337/buka-sosialisasi-kesehatan-mental-kades-oenoni-ii-tpkjmd-harus-memahami-tugas/">Buka Sosialisasi Kesehatan Mental, Kades Oenoni II : &#8220;TPKJMD Harus Memahami Tugas&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8211;</strong>&#8212; Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat (JPM) menggelar Sosialisasi Kesehatan Mental di Kantor desa Oenoni II Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Senin (25/8/25).</p>
<p>Sosialisasi diikuti seluruh pengurus Tim Pelaksana Kesehatan jiwa Masyarakat Desa (TPKJMD) Oenoni II.</p>
<p>Kepala Desa Oenoni II Djalinus Bureran dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, seluruh pengurus dan anggota TPKJMD perlu dibekali pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan mental.</p>
<p>&#8220;Hari ini kita ikuti penguatan untuk memahami, tugas yang diberikan. Pembentukan TPKJMD sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Pengurus harus tau apa itu kesehatan mental&#8221;, ujar Djalinus.<br />
Menurut dia, semua yang hadir telah masuk dalam kepengurusan TPKJMD desa Oenoni II.</p>
<p>&#8220;Ketua RT, RW. Kader kesehatan mental. Guru, SD, Akan ada SK sebagai legalitasnya. Ini harus ada supaya tidak ada yang pertanyakan kita, saat bertugas&#8221;, ujar Ketua TPKMD itu.</p>
<p>Staf Ikatan Perawat Jiwa, Maryati Barimbi, dalam pemaparan materinya menjelaskan, sehat jiwa, bukan sekedar terbebas dari gangguan jiwa.</p>
<p>&#8220;Pikiran, perasaan, perilaku, sosial dan spiritual harus positif&#8221;, ucap dia.<br />
Bagaimana mendeteksi orang yang gangguan jiwa?<br />
Menurut Aty, orang yang mengalami gangguan, jiwa adalah orang yang marah tanpa sebab.</p>
<p>&#8220;Ciri lainnya suka mengamuk. Kurung diri. Tidak kenal orang. Tertawa sendiri. Tidak tau rawat diri&#8221;, terang dia.</p>
<p><strong>Dikira santet. </strong></p>
<p>Masih menurut dia, seringkali masyarakat menganggap gangguan jiwa karena santet. Sehingga, yang mengalami gangguan jiwa tidak dibawa ke RS.</p>
<p>&#8220;TPKMD harus sosialisasi supaya jangan dibuat begitu. Jangan bawa ke dukun. Tidak boleh. Lebih baik dibawa ke RS&#8221;, ujar dosen UCB ini.</p>
<p><strong>Keluarga perlu penguatan. </strong></p>
<p>Staf RSJ Naimata Nia Nenobais, mengatakan, keluarga perlu mendapat penguatan, sehingga mampu menghadapi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).</p>
<p>&#8220;Itu tugas puskesmas untuk latih. Dan tim TPKMD juga, terlibat memberi dukungan&#8221;, kata Nenobais.</p>
<p><strong>Tingkah ODGJ macam-macam. </strong></p>
<p>Ia menjelaskan, ODGJ saat kambuh ada &#8211; ada saja tingkahnya.</p>
<p>&#8220;Ada yang keluyuran. Ada yang marah. Kita yang waras tahan diri untuk membuat ODGJ tidak marah. Keluarga harus kuat merawat orang yang mengalami gangguan jiwa. Keluarga butuh support untuk merawat ODGJ. Seumur hidup itu lama. Keluarga harus kuat. Mau bagaimana lagi itu kita punya keluarga. Apalagi ada ikatan darah. Keluarga sangat berperan penting&#8221;, terang dia.<br />
&#8220;Mama, saya kadang berteriak. Saya masuk dia bilang Daud cekik saya. Daud itu suami saya. Padahal bukan. Kami akhirnya, menerima keadaan, ini. Keluarga harus bertahan&#8221;, imbuh dia.</p>
<p>Salah satu peserta Metusalak Rasiboy dalam bincang-bincang dengan media ini mengatakan, peran keluarga dalam mempercepat penyembuhan ODGJ sangat penting.<br />
Yabes Mnao, peserta lainnya mengatakan, jika ada perhatian, dukungan pasti ODGJ bisa normal kembali.</p>
<p><strong>Empat orang dalam keluarga. </strong></p>
<p>Ardy Taunu mengatakan, dalam keluarganya ada, orang yang mengalami gangguan jiwa.</p>
<p>&#8220;Dalam keluarga 4 orang sakit. Bapa tambah kk 1 dan adik 2 orang. Seprianus Taunu (adik), Sejak lahir sakit. Di mulai saat hela step. Sejak itu dia gangguan jiwa. Bapa omong nyambung. Sering bajalan. Tiap hari. Sudah ke RS. Tidak ada sakit. Bapa alami gangguan jiwa sejak mama meninggal&#8221;, terang dia.</p>
<p><strong>Setiap orang perlu discreening</strong>.</p>
<p>Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang Maryati Borrel A. Md. Keb., mengatakan, setiap pasien yang datang ke RS harus di-Sreening.</p>
<p>&#8220;Itu untuk ketahui orang tu ada di mana. Resiko, sakit atau sehat. Kalo butuh dukungan kita kasih dukungan. Kalo butuh obat kasih obat&#8221;, ujar dia</p>
<p>Menurut dia, Gangguan jiwa, tertinggi penyebab kecacatan. &#8221; Makanya ODGJ berat, harus dibawa ke RS. Di sini peran keluarga penting&#8221;, pungkas dia.</p>
<p>Sesuai informasi ODGJ di desa Oenoni II sebanyak 6 orang. Mereka adalah Yulius Finit. Lukas Finit (pernah kawin di camplong), Siprianus Taunu, Eduar Nenobais, Kain Taunu (istri meninggal) Yonatan Pa&#8217;e.</p>
<p>MARINA F. XIMENES, S. Kep. Penanggungjawab program kesehatan jiwa Puskesmas Oekabiti Kecamatan Amarasi menjelaskan, ada 18 orang ODGJ yan sedang ditangani. &#8220;Sudah dirujuk. Semua sdh dapat pengobatan&#8221;, jelas dia.</p>
<p>Pertemuan diakhiri dengan perumusan komitmen rencana kontribusi TPKJMD desa Oenoni II ditandatangani perwakilan peserta yang hadir. (Sintus).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35337/buka-sosialisasi-kesehatan-mental-kades-oenoni-ii-tpkjmd-harus-memahami-tugas/">Buka Sosialisasi Kesehatan Mental, Kades Oenoni II : &#8220;TPKJMD Harus Memahami Tugas&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pimpin Upacara Harganas, Yos: &#8220;Keluarga Adalah Fondasi Bangsa&#8221;</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/34234/pimpin-upacara-harganas-yos-keluarga-adalah-fondasi-bangsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2025 08:50:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[fondasi bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Harganas]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Emas di mulai dari keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Wihaji]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=34234</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLONAMORA-SPOT &#8212; Bertempat...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34234/pimpin-upacara-harganas-yos-keluarga-adalah-fondasi-bangsa/">Pimpin Upacara Harganas, Yos: &#8220;Keluarga Adalah Fondasi Bangsa&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLONAMORA-SPOT</strong> &#8212; Bertempat di Lapangan Kantor Bupati, dilaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Keluarga Nasional, (HARGANAS) ke 32 Tahun 2025, Senin (30/6/2025).</p>
<p>Bupati Kupang Yosef Lede selaku Pembina Upacara dalam amanatnya menyampaikan pesan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional RI, Dr.Wihaji, S.Ag., M.Pd.</p>
<p>&#8220;Keluarga adalah pondasi utama dalam pembangunan bangsa. Keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas, berakhlak mulia dan memiliki kemampuan untuk bersaing di era global&#8221;, ujar Bupati Kupang Yos Lede menyampaikan sambutan Mentri..</p>
<p>Menurut dia, pmbangunan keluarga menjadi sangat penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yaitu melalui berbagai program, kegiatan dan langkah kebijakan yang prokeluarga, diantaranya meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan, kesehatan, dan ekonomi.</p>
<p>Yos menyampaikan, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam upaya melaksanakan dan mewujudkan asta cita Presiden Prabowo, memiliki program strategis yang dinamakan dengan istilah Quick Win. Program ini terdiri dari Genting (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), Gati (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), Sidaya (Lansia Berdaya) dan Superapps Keluarga yang merupakan layanan platform digital yang terintegrasi untuk berbagai layanan.</p>
<p><strong>Perkuat kolaborasi dan integrasi.</strong></p>
<p>Yos Lede menambahkan, melalui momentum Harganas, Kepala BKKBN Wihaji mengajak semua pihak perkuat kolaborasi, integrasi program, serta inovasi layanan untuk menjangkau keluarga-keluarga yang paling membutuhkan.</p>
<p>&#8220;Karena membangun Indonesia Emas 2045 dimulai dari keluarga yang hari ini kita dampingi dan berdayakan&#8221;, pungkas dia.</p>
<p>Hadir dalam upacara ini, Wakil Bupati Aurum Titu Eki, Plt.Sekda Pieter Sabaneno. Asisten Sekda, Staf Ahli, Pimpinan OPD, beserta ASN dan PTT Lingkup Pemkab Kupang. (Merc).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34234/pimpin-upacara-harganas-yos-keluarga-adalah-fondasi-bangsa/">Pimpin Upacara Harganas, Yos: &#8220;Keluarga Adalah Fondasi Bangsa&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gereja Katolik Sejagat, Buka Masa Puasa, Dengan Misa Rabu Abu, Wali Kota dan Keluarga Misa di TDM</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/32169/gereja-katolik-sejagat-buka-masa-puasa-dengan-misa-rabu-abu-wali-kota-dan-keluarga-misa-di-tdm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 08:15:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[AP]]></category>
		<category><![CDATA[Bernadinus Mere]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Christian Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik St. Petrus Rasul]]></category>
		<category><![CDATA[Johanes D. B. B. K. Assan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[M.Si.]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Misa]]></category>
		<category><![CDATA[Perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Rabu Abu]]></category>
		<category><![CDATA[TDM]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=32169</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Tahun...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/32169/gereja-katolik-sejagat-buka-masa-puasa-dengan-misa-rabu-abu-wali-kota-dan-keluarga-misa-di-tdm/">Gereja Katolik Sejagat, Buka Masa Puasa, Dengan Misa Rabu Abu, Wali Kota dan Keluarga Misa di TDM</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Tahun ini Gereja Katolik sedunia memasuki masa puasa pada Awal Maret 2025. Masa puasa ini diawali dengan Misa Rabu Abu.</p>
<p>Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama keluarga, menghadiri Perayaan Misa Rabu Abu di Gereja Katolik St. Petrus Rasul, TDM, pada Rabu (5/3).<br />
Selain Wali Kota, sejumlah pejabat turut serta, diantaranya Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, AP., M.Si., serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Kupang, Johanes D. B. B. K. Assan, S.Kom.</p>
<p>Misa yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh umat Katolik yang datang untuk mengikuti awal Masa prapaskah.</p>
<p>Perayaan Misa Rabu Abu menandai dimulainya Masa Prapaskah, sebuah periode sakral bagi umat Katolik untuk berintrospeksi, bertobat, dan memperbarui diri dalam upaya mendekatkan diri kepada Tuhan.</p>
<p>Masa ini menjadi waktu yang bermakna, di mana umat diajak untuk merenungkan kembali relasi mereka dengan Tuhan serta memperbaiki kehidupan spiritualnya.</p>
<p>Dalam homilinya, Romo Deodatus Parera, Pr., menjelaskan esensi Masa Prapaskah.</p>
<p>“Masa ini adalah saat untuk bertobat, menahan diri, dan mempersiapkan diri menyambut Paskah. Liturgi yang menggunakan warna ungu melambangkan pengampunan dan pertobatan kita kepada Tuhan atas segala dosa dan kesalahan, baik sebagai manusia maupun sebagai pribadi beriman,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Romo Deodatus menjelaskan, abu yang diterima umat dalam upacara Rabu Abu merupakan simbol kerendahan hati dan kesadaran akan kefanaan manusia.</p>
<p>&#8220;Kita diingatkan bahwa kita berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu. Masa Prapaskah adalah kesempatan untuk merenungkan kesalahan kita, memohon pengampunan, serta menaruh harapan dalam Kerajaan Kristus, sumber kasih yang rela menebus dosa umat manusia,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia juga mengajak umat untuk menghayati tiga pilar spiritual dalam Masa Prapaskah, yaitu berdoa, berpuasa, dan beramal.</p>
<p>&#8220;Berdoa berarti mempererat hubungan kita dengan Tuhan. Berpuasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga mengendalikan diri serta menjaga pikiran dan perkataan. Sementara beramal mencerminkan kepedulian kita terhadap sesama dan menyeimbangkan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sebagai penutup, Romo Deodatus mengingatkan umat untuk menjalani Masa Prapaskah dengan ketulusan serta menerapkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari iman yang hidup.</p>
<p>&#8220;Puasa bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang bagaimana kita mencintai dan menjaga dunia tempat kita tinggal,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dengan demikian, Perayaan Misa Rabu Abu ini bukan sekadar momen refleksi dan pertobatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan Tuhan, meningkatkan kualitas diri, memperkuat solidaritas dengan sesama, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. (PKP-KK).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/32169/gereja-katolik-sejagat-buka-masa-puasa-dengan-misa-rabu-abu-wali-kota-dan-keluarga-misa-di-tdm/">Gereja Katolik Sejagat, Buka Masa Puasa, Dengan Misa Rabu Abu, Wali Kota dan Keluarga Misa di TDM</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
