<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perayaan Misa Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/perayaan-misa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/perayaan-misa/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Aug 2025 13:08:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>Perayaan Misa Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/perayaan-misa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kebesaran Sejati: Rendah Hati dan Mau Melayani</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/35092/kebesaran-sejati-rendah-hati-dan-mau-melayani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2025 13:08:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[40 Hari meninggal Dominggus Bistolen]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Misa]]></category>
		<category><![CDATA[RD. Yoakim Konis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=35092</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Dominggus...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35092/kebesaran-sejati-rendah-hati-dan-mau-melayani/">Kebesaran Sejati: Rendah Hati dan Mau Melayani</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Dominggus Bistolen tepat 40 hari meninggal pada Selasa (12/8/25).<br />
Keluarga bersama Stasi Santo Agustinus Bello melakukan Misa syukur.</p>
<p>“Yang terbesar bukanlah mereka yang memiliki kekuasaan atau kedudukan tinggi, tetapi mereka yang rendah hati dan mau melayani sesama.”</p>
<p>Kutipan dari Injil Matius 18:1-5 ini menjadi peneguhan utama dalam perayaan Misa mengenang 40 hari wafatnya Dominggus Bistolen, umat Stasi Santo Agustinus Bello dari KUB Kanak-kanak Yesus, Selasa (12/8) malam.</p>
<p>Dalam homilinya, Pastor Yoakim Konis menekankan makna kasih Allah yang tak terbatas, sebagaimana diungkapkan dalam perumpamaan gembala yang meninggalkan 99 ekor domba untuk mencari satu ekor yang tersesat.</p>
<p>“Logika Allah tidak menghitung untung rugi. Tuhan menghendaki semua umat-Nya berbahagia, apa pun resikonya,” ujar Pastor Yoakim.</p>
<p><strong>Kasih Tuhan menjangkau semua orang. </strong></p>
<p>Ia menambahkan, kisah Injil ini juga mengingatkan, kasih dan perhatian Tuhan menjangkau semua orang, termasuk mereka yang telah berpulang. Seperti almarhum Dominggus Bistolen yang malam itu dikenang.</p>
<p>“Hidup di dunia ini sementara. Jangan sampai kesombongan dan keangkuhan membuat kita buta akan hal-hal rohani. Dunia modern sering menjerumuskan kita hanya pada yang terlihat, padahal yang tak terlihat justru lebih abadi,” tegasnya.</p>
<p><strong>Misa dihadiri keluarga besar almarhum. </strong></p>
<p>Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat ini dihadiri keluarga besar almarhum, umat stasi. Dan para sahabat yang hadir untuk mendoakan serta mengenang kebaikan hidup Dominggus.</p>
<p>Dalam suasana haru, pesan yang mengemuka adalah panggilan untuk rendah hati, melayani, dan mengasihi tanpa batas, sebagaimana teladan Kristus Sang Gembala Agung.(Goe).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35092/kebesaran-sejati-rendah-hati-dan-mau-melayani/">Kebesaran Sejati: Rendah Hati dan Mau Melayani</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gereja Katolik Sejagat, Buka Masa Puasa, Dengan Misa Rabu Abu, Wali Kota dan Keluarga Misa di TDM</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/32169/gereja-katolik-sejagat-buka-masa-puasa-dengan-misa-rabu-abu-wali-kota-dan-keluarga-misa-di-tdm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 08:15:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Rohani]]></category>
		<category><![CDATA[AP]]></category>
		<category><![CDATA[Bernadinus Mere]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Christian Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik St. Petrus Rasul]]></category>
		<category><![CDATA[Johanes D. B. B. K. Assan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[M.Si.]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Misa]]></category>
		<category><![CDATA[Perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Rabu Abu]]></category>
		<category><![CDATA[TDM]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=32169</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Tahun...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/32169/gereja-katolik-sejagat-buka-masa-puasa-dengan-misa-rabu-abu-wali-kota-dan-keluarga-misa-di-tdm/">Gereja Katolik Sejagat, Buka Masa Puasa, Dengan Misa Rabu Abu, Wali Kota dan Keluarga Misa di TDM</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Tahun ini Gereja Katolik sedunia memasuki masa puasa pada Awal Maret 2025. Masa puasa ini diawali dengan Misa Rabu Abu.</p>
<p>Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama keluarga, menghadiri Perayaan Misa Rabu Abu di Gereja Katolik St. Petrus Rasul, TDM, pada Rabu (5/3).<br />
Selain Wali Kota, sejumlah pejabat turut serta, diantaranya Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, AP., M.Si., serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Kupang, Johanes D. B. B. K. Assan, S.Kom.</p>
<p>Misa yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh umat Katolik yang datang untuk mengikuti awal Masa prapaskah.</p>
<p>Perayaan Misa Rabu Abu menandai dimulainya Masa Prapaskah, sebuah periode sakral bagi umat Katolik untuk berintrospeksi, bertobat, dan memperbarui diri dalam upaya mendekatkan diri kepada Tuhan.</p>
<p>Masa ini menjadi waktu yang bermakna, di mana umat diajak untuk merenungkan kembali relasi mereka dengan Tuhan serta memperbaiki kehidupan spiritualnya.</p>
<p>Dalam homilinya, Romo Deodatus Parera, Pr., menjelaskan esensi Masa Prapaskah.</p>
<p>“Masa ini adalah saat untuk bertobat, menahan diri, dan mempersiapkan diri menyambut Paskah. Liturgi yang menggunakan warna ungu melambangkan pengampunan dan pertobatan kita kepada Tuhan atas segala dosa dan kesalahan, baik sebagai manusia maupun sebagai pribadi beriman,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Romo Deodatus menjelaskan, abu yang diterima umat dalam upacara Rabu Abu merupakan simbol kerendahan hati dan kesadaran akan kefanaan manusia.</p>
<p>&#8220;Kita diingatkan bahwa kita berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu. Masa Prapaskah adalah kesempatan untuk merenungkan kesalahan kita, memohon pengampunan, serta menaruh harapan dalam Kerajaan Kristus, sumber kasih yang rela menebus dosa umat manusia,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia juga mengajak umat untuk menghayati tiga pilar spiritual dalam Masa Prapaskah, yaitu berdoa, berpuasa, dan beramal.</p>
<p>&#8220;Berdoa berarti mempererat hubungan kita dengan Tuhan. Berpuasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga mengendalikan diri serta menjaga pikiran dan perkataan. Sementara beramal mencerminkan kepedulian kita terhadap sesama dan menyeimbangkan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sebagai penutup, Romo Deodatus mengingatkan umat untuk menjalani Masa Prapaskah dengan ketulusan serta menerapkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari iman yang hidup.</p>
<p>&#8220;Puasa bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang bagaimana kita mencintai dan menjaga dunia tempat kita tinggal,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dengan demikian, Perayaan Misa Rabu Abu ini bukan sekadar momen refleksi dan pertobatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan Tuhan, meningkatkan kualitas diri, memperkuat solidaritas dengan sesama, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. (PKP-KK).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/32169/gereja-katolik-sejagat-buka-masa-puasa-dengan-misa-rabu-abu-wali-kota-dan-keluarga-misa-di-tdm/">Gereja Katolik Sejagat, Buka Masa Puasa, Dengan Misa Rabu Abu, Wali Kota dan Keluarga Misa di TDM</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
