<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>melayani bukan dilayani Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/melayani-bukan-dilayani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/melayani-bukan-dilayani/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jun 2025 16:05:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>melayani bukan dilayani Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/melayani-bukan-dilayani/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Katarina Yosefina Gie, Politisi Perempuan Yang Mau Melayani Daripada Dilayani</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/34171/katarina-yosefina-gie-politisi-perempuan-yang-mau-melayani-daripada-dilayani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2025 16:05:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Katarina Yosefina Gie]]></category>
		<category><![CDATA[kontraktor]]></category>
		<category><![CDATA[melayani bukan dilayani]]></category>
		<category><![CDATA[politisi perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=34171</guid>

					<description><![CDATA[<p>LEMBATA, FLOBAMORA-SPOT &#8211;&#8212; Di...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34171/katarina-yosefina-gie-politisi-perempuan-yang-mau-melayani-daripada-dilayani/">Katarina Yosefina Gie, Politisi Perempuan Yang Mau Melayani Daripada Dilayani</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LEMBATA, FLOBAMORA-SPOT &#8211;</strong>&#8212; Di tengah geliat pembangunan yang mulai merata hingga ke pelosok Kabupaten Lembata, muncul sosok perempuan yang berjuang dalam senyap namun membawa dampak besar bagi masyarakat.</p>
<p>Ia adalah Katarina Yosefina Gie, yang sering disapa Rini Gie. Dia politisi sekaligus kontraktor asal Walakeam Lewoleba, Lembata yang menjadikan pelayanan sebagai jalan hidupnya.</p>
<p>Lahir di Lewoleba 6 Februari 1976, Katarina dikenal luas di kalangan masyarakat sebagai sosok yang rendah hati dan pekerja keras.</p>
<p>Tinggal bersama suami, Vinsensius Dasion, dan satu orang anak di RT 008/RW 003 Walakeam, Katarina akrab disapa Rini oleh orang-orang terdekatnya.</p>
<p>Alumni SMA Negeri 1 Lewoleba Lembata NTT ini mengaku memilih terjun ke dunia politik bukan karena ambisi pribadi, tetapi karena panggilan untuk mengabdi.</p>
<p>&#8220;Dunia politik bukan panggung, tapi sarana untuk menjawab kebutuhan rakyat, khususnya mereka yang selama ini hanya jadi penonton,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dengan mengusung motto hidup &#8220;Lebih baik melayani daripada dilayani&#8221; dan &#8220;Jadilah berarti buat banyak orang&#8221;, Rini menempatkan dirinya sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah.</p>
<p>Ia aktif mendampingi proses pembangunan infrastruktur serta memastikan proyek-proyek yang ia jalankan melalui usaha kontraktor miliknya benar-benar menyasar kepentingan masyarakat.</p>
<p>Tidak hanya di panggung politik, Rini juga membuktikan diri di sektor usaha sebagai kontraktor perempuan yang mampu bersaing dalam dunia yang kerap didominasi oleh laki-laki.<br />
Tantangan demi tantangan dijalaninya dengan penuh tekad, dan ia menjadikan kualitas serta integritas sebagai kekuatan utama dalam membangun kepercayaan.</p>
<p>Meski memiliki peran publik yang besar, Rini tetap menomorsatukan keluarga. Dalam wawancara bersama media di Kupang, Kamis (26/6), ia menuturkan, keluarga adalah fondasi utama dari setiap perjuangannya.<br />
“Tanpa dukungan suami dan anak, saya bukan siapa-siapa,” ungkapnya tulus.</p>
<p>Katarina Yosefina Gie bukanlah politisi yang mengejar sorotan kamera wartawan.<br />
Ia memilih untuk menghadirkan ruang bagi orang lain agar tumbuh dan berkembang. Baginya, pelayanan bukan sekadar tugas, tetapi bentuk nyata dari kasih dan tanggung jawab sosial.</p>
<p>Di tengah dinamika zaman yang menuntut ketegasan dan perubahan, sosok seperti Rini adalah representasi dari harapan.</p>
<p>Ia hadir sebagai cahaya kecil yang terus menyala, menyebarkan semangat dan inspirasi dari Walakeam, Lembata, untuk seluruh NTT. (goe).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34171/katarina-yosefina-gie-politisi-perempuan-yang-mau-melayani-daripada-dilayani/">Katarina Yosefina Gie, Politisi Perempuan Yang Mau Melayani Daripada Dilayani</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
