<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Koperasi Merah Putih Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/koperasi-merah-putih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/koperasi-merah-putih/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Jul 2025 13:51:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>Koperasi Merah Putih Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/koperasi-merah-putih/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabupaten Kupang Masuk Urutan Kedua Percontohan Nasional Koperasi Merah Putih</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/34499/kabupaten-kupang-masuk-urutan-kedua-percontohan-nasional-koperasi-merah-putih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 13:51:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Himbara]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Penfui Timur]]></category>
		<category><![CDATA[penyertaan modal dari anggota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=34499</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8211;&#8212; PLT....</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34499/kabupaten-kupang-masuk-urutan-kedua-percontohan-nasional-koperasi-merah-putih/">Kabupaten Kupang Masuk Urutan Kedua Percontohan Nasional Koperasi Merah Putih</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8211;</strong>&#8212; PLT. Kadis perindag dr. Robert Amaheka blak-blakan bicara Koperasi Merah Putih ketika didatangi wartawan Selasa (15/7/25).<br />
Ia mengatakan, Kabupaten Kupang masuk percontohan nasional Koperasi Merah Putih.</p>
<p>&#8220;Koperasi desa merah putih kabupaten kupang itu dia mockup. Mockup itu dia buat percontohan nasional dia urutan ke 2. Jadi ada 103 yang dimockup tanggal 21 Juli dibuka oleh presiden langsung di Jogja. Salah satunya NTT punya dan Kabupaten Kupang itu 2 nasional. Kemarin baru didorong satu masok dia masuk urutan 103 di Kabupaten Belu desa fatuketi&#8221;, jelas Mantan kadis Kesehatan kabupaten Kupang itu.</p>
<p>Menurut dia, Koperasi Merah Putih desa Penfui Timur menjadi titik pertama sekaligus tempat belajar koperasi di Kabupaten Kupang.</p>
<p>&#8220;Push pemusatannya nanti di Penfui Timur. Kayaknya siang ini juga ada rapat pemantapan oleh bapak Plt. sekda, Asisten 2 dan teman-teman PMD di desa penfui Timur untuk tanggal 21 (Juli-red)&#8221;, kata dia.</p>
<p><strong>Seluruh desa kelurahan sudah bentuk koperasi Merah Putih. </strong></p>
<p>Meski begitu tidak berarti pembentukan koperasi Merah Putih di desa kelurahan lain belum dimulai.</p>
<p>&#8220;Kitong pung (kita punya-red) 177. 160 desa tambah 17 kelurahan itu sudah ada administrasi hukum umumnya sudah keluar. Tinggal penyerahan SKnya saja. Dan itu dia punya sumber pembiayaannya sudah jelas. Ada penyertaan modal dari anggota koperasi dan support dari himbara(himpunan bank negara). Jadi tiap koperasi itu akan penyertaan modal pertama 3 milyar. Dan totalnya nanti 5 milyar perkoperasi&#8221;, terang Amaheka.</p>
<p>&#8220;Jadi yang masuk di NTT khususnya di Kabupaten Kupang nanti dana 800 milyar hampir 1 triliyun. Dana buat koperasi sendiri 80 ribu 200 triliyun. Lebih besar dari makan siang gratis, makan siang gratis kan 121 T&#8221;, tambah dr. Robert.</p>
<p>Ditanya selain simpan pinjam apa saja usaha lain yang dikelola Koperasi Merah Putih pak Plt. kadis?<br />
&#8220;Ada 6 gerai jadi dia memutus rantai kemiskinan. Di situ ada gerai sembako. Di sembako itu kan besok mau diresmikan beras dari bulog, LPG. Dan pupuk ada di gerai sembako. Terus ada koperasi simpan pinjam. Unit simpan pinjam tapi ada di dalam koperasi desa merah putih. Terus ada klinik. Terus apotik sederhana. Itu untuk pemeriksaan kesehatan gratis. Ada cool storage lemari pendingin jadi hasil dari petani yang tidak terjual kasih masuk ke situ jadi tidak ada hasil yang terbuang. Dan itu wajib ada di 177 koperasi desa kelurahan merah putih&#8221;, urai dia.</p>
<p>&#8220;Instruksi presiden jadi itu musti di jalankan. Kan spesifikasinya tergantung bidang usaha masing-masing ada peternakan. Ada pertanian. Ada rumput laut. Jadi setiap koperasi itu core bisnisnya sendiri-sendiri sesuai dengan spesifikasi&#8221;, tutup dia. (sintus).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/34499/kabupaten-kupang-masuk-urutan-kedua-percontohan-nasional-koperasi-merah-putih/">Kabupaten Kupang Masuk Urutan Kedua Percontohan Nasional Koperasi Merah Putih</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pimpin Rakor Pembentukan Koperasi Merah Putih, Gubernur Tekankan Profesionalitas</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/33338/pimpin-rakor-pembentukan-koperasi-merah-putih-gubernur-tekankan-profesionalitas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 23:39:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Profesionalitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=33338</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8212; “Pemerintah...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/33338/pimpin-rakor-pembentukan-koperasi-merah-putih-gubernur-tekankan-profesionalitas/">Pimpin Rakor Pembentukan Koperasi Merah Putih, Gubernur Tekankan Profesionalitas</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; “Pemerintah Provinsi NTT terus mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di daerah dengan mengedepankan azas profesionalitas dalam pengelolaannya.”</p>
<p>Demikian diungkapkan Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat membuka Rapat Koordinasi Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tingkat Provinsi NTT yang dilaksanakan di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT, Kamis (8/5/2025).</p>
<p>&#8220;Implementasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini harus dikelola dengan baik oleh SDM yang amanah dan bertanggung jawab. Jaga agar tetap profesional dan terjaga keseimbangan yang baik agar semua pihak mendapatkan hasil positif dengan maksud dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan Koperasi Merah Putih dapat terus bertumbuh,&#8221; ungkap Gubernur.</p>
<p>&#8220;Insan pengelola koperasi harus kompeten, junjung tinggi moral dalam berkoperasi. Jangan ada pihak yang mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari yang lain atau ada yang dirugikan. Semuanya harus mendapatkan dampak ekonomi yang seimbang dan adil,&#8221; kata Gubernur Melki.</p>
<p>Gubernur Melki juga mengatakan, percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini akan terus dikerjakan dan sejalan dengan Program Quick Win.</p>
<p>&#8220;Koperasi Desa Merah Putih ini punya peluang besar untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat desa/kelurahan,&#8221; tambah Gubernur.</p>
<p>Melki mengungkapkan, pelaksanaan kebijakan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT menargetkan sebanyak 44 unit koperasi yang mana setiap kabupaten/kota mengusulkan 2 (dua) unit koperasi<br />
&#8220;Saat ini sudah 67 koperasi yang diusulkan dari seluruh kabupaten/kota se-NTT,” kata Gubernur NTT.<br />
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Melki juga mendorong agar setiap Pejabat Eselon II Lingkup Pemprov NTT juga mengusulkan pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap desa atau kampung halaman masing-masing.</p>
<p>&#8220;Ini sebagai bukti tanggung jawab kita memajukan daerah dan kampung halaman. Jadi kita juga sebagai motor penggerak. Masing-masing Pejabat Eselon II coba usulkan Koperasi Desa Merah Putih di kampung halaman untuk dapat mendukung potensi ekonomi masyarakat setempat,&#8221; ungkap Gubernur.</p>
<p>Di akhir sambutannya, Gubernur juga mengharapkan agar nantinya keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus berjalan berdampingan dan saling mendukung bersama semua Koperasi Kredit atau Koperasi Simpan Pinjam yang selama ini sudah beroperasi dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat. Semuanya ini kita harapkan dapat saling mengisi untuk pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.&#8221; jelas Gubernur. (BAP NTT).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/33338/pimpin-rakor-pembentukan-koperasi-merah-putih-gubernur-tekankan-profesionalitas/">Pimpin Rakor Pembentukan Koperasi Merah Putih, Gubernur Tekankan Profesionalitas</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Lahan Kering Menuju Lumbung Pangan: Mimpi Baru Kupang Bersama Yosef–Aurum</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/32993/dari-lahan-kering-menuju-lumbung-pangan-mimpi-baru-kupang-bersama-yosef-aurum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 03:32:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Aurum Titu Eki]]></category>
		<category><![CDATA[Karang Taruna]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Lumbung Pangan Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Panen raya]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=32993</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Kupang...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/32993/dari-lahan-kering-menuju-lumbung-pangan-mimpi-baru-kupang-bersama-yosef-aurum/">Dari Lahan Kering Menuju Lumbung Pangan: Mimpi Baru Kupang Bersama Yosef–Aurum</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Kupang tidak selalu jadi nama pertama yang terlintas saat kita bicara tentang pertanian. Selama ini, ia lebih dikenal karena cuaca yang keras, tanah yang kering, dan tantangan alam yang memaksa. Tapi sesuatu sedang berubah. Pelan, tapi pasti. Kupang sedang bermimpi—dan kali ini, mimpinya bukan di awan, tapi di ladang.<br />
Saat Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum O. Titu Eki turun langsung ke sawah Desa Pantulan untuk melakukan panen raya perdana masa jabatan mereka, ada pesan kuat yang ingin disampaikan: Kupang bisa jadi lumbung pangan, bukan hanya jadi penonton dalam peta pangan nasional.</p>
<p>Langkah mereka bukan sekadar seremonial. Di balik panen itu, ada rencana besar dan kerja nyata. Pembukaan lahan baru, penyerahan sarana prasarana pertanian, hingga pemberdayaan petani dan pemuda desa adalah sinyal bahwa program ini bukan sekadar &#8220;proyek,&#8221; tapi fondasi jangka panjang.</p>
<p>Bupati Yosef bahkan bicara lantang soal swasembada pangan dan keterlibatan langsung anak muda. Ia ingin setiap desa membentuk Koperasi Merah Putih dan menjadikan Karang Taruna sebagai pengelola Dana Ketahanan Pangan Desa. Ini bukan retorika kosong. Ini langkah konkrit untuk menyiapkan generasi muda yang tahu cara menanam, mengelola, dan menikmati hasilnya.</p>
<p>Dari angka-angka, kita bisa optimis: kebutuhan beras 55.000 ton, tahun lalu masih defisit 5.000 ton, tapi kini peluang besar terbuka untuk surplus. Apalagi, pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengalokasikan Rp 450 miliar khusus untuk Kabupaten Kupang. Artinya, pangan sehat bukan lagi mimpi—asal bahan bakunya tersedia dan petani lokal berdaya.</p>
<p>Yang paling menyentuh dari semua ini? Prosesnya sunyi, tapi penuh makna. Tidak banyak gembar-gembor, tidak viral di media sosial. Tapi dampaknya nyata. Anak-anak mulai sekolah dengan perut kenyang. Petani mulai menanam dengan harapan, bukan sekadar rutinitas. Dan pemuda mulai kembali ke desa bukan karena terpaksa, tapi karena ada masa depan yang menanti.</p>
<p>Kupang tidak berubah karena keajaiban. Kupang berubah karena orang-orangnya memilih untuk bekerja.</p>
<p>Yosef dan Aurum sedang menanam mimpi besar di ladang-ladang kecil. Dan siapa tahu, di tahun-tahun ke depan, kita tak lagi menyebut Kupang sebagai tanah kering, tapi sebagai lumbung pangan timur Indonesia. Bukankah itu mimpi yang layak diperjuangkan? (Yoseph Bataona (Sekretaris SMSI NTT/ sintus).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/32993/dari-lahan-kering-menuju-lumbung-pangan-mimpi-baru-kupang-bersama-yosef-aurum/">Dari Lahan Kering Menuju Lumbung Pangan: Mimpi Baru Kupang Bersama Yosef–Aurum</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
