<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>terus Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/terus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/terus/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jan 2025 23:58:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>terus Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/terus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cegah Konflik Susulan Setelah Penganiayaan Bayi di Ambar, Polsek Amarasi Lakukan Langkah Ini</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/31461/cegah-konflik-susulan-setelah-penganiayaan-bayi-di-amarasi-polsek-amarasi-lakukan-langkah-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 23:55:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKP Jemy Sigakole]]></category>
		<category><![CDATA[memantau]]></category>
		<category><![CDATA[persuasif]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Amarasi]]></category>
		<category><![CDATA[Richard Puas]]></category>
		<category><![CDATA[terus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=31461</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Setelah...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/31461/cegah-konflik-susulan-setelah-penganiayaan-bayi-di-amarasi-polsek-amarasi-lakukan-langkah-ini/">Cegah Konflik Susulan Setelah Penganiayaan Bayi di Ambar, Polsek Amarasi Lakukan Langkah Ini</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Setelah terjadi cekcok suami istri yang berakibat fatal pada seorang bayi di Amarasi, Polsek Amarasi tidak tinggal diam.</p>
<p>Kapolsek Amarasi, AKP Jemy Sigakole, bersama beberapa personil, melakukan upaya mediasi bagi kedua keluarga baik keluarga suami maupun keluarga isteri bertempat dirumah  Kepala Desa Soba Richard Puas Rabu (15/1).<br />
Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya konflik lebih lanjut yang dapat memperburuk situasi dalam keluarga tersebut.</p>
<p>“Kami tidak hanya berfokus pada proses hukum, tetapi juga berusaha menciptakan suasana yang kondusif bagi keluarga korban. Kami melakukan pendekatan persuasif agar hubungan antar anggota keluarga dapat pulih,” ujar AKP Jemy.</p>
<p>Kasus ini menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum dan masyarakat setempat.<br />
Polsek Amarasi mengimbau masyarakat untuk lebih terbuka dalam mencari bantuan jika menghadapi masalah keluarga, agar situasi seperti ini dapat dihindari. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan keluarga korban dapat melalui masa sulit ini dengan baik.<br />
Polsek Amarasi akan terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan yang diperlukan untuk mendukung keluarga korban.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi kasus penganiayaan bayi di Desa Soba, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang. Kasus tragis ini melibatkan seorang ibu, DB (27), yang secara tidak sengaja melukai anaknya sendiri, FKJB (1,7), saat terlibat pertengkaran dengan suaminya, Kornalius Marlon Bano (26).</p>
<p>Insiden ini terjadi pada Senin (13/1)  ketika pasangan suami istri tersebut terlibat dalam pertengkaran hebat. Dalam situasi tersebut, DB tidak sengaja menebas kaki anaknya dengan parang. Korban segera dilarikan ke Puskesmas Baun untuk mendapatkan perawatan medis, namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia pada Selasa, (14/1/2025). (Ss).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/31461/cegah-konflik-susulan-setelah-penganiayaan-bayi-di-amarasi-polsek-amarasi-lakukan-langkah-ini/">Cegah Konflik Susulan Setelah Penganiayaan Bayi di Ambar, Polsek Amarasi Lakukan Langkah Ini</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
