<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>serabutan Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/serabutan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/serabutan/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Aug 2025 09:55:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>serabutan Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/serabutan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Josafat Sakan, Pemuda Bello yang Menggapai Mimpi di Tengah Derasnya Gelombang Hidup</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/35045/josafat-sakan-pemuda-bello-yang-menggapai-mimpi-di-tengah-derasnya-gelombang-hidup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 09:55:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Margarita Sakan]]></category>
		<category><![CDATA[program studi kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[serabutan]]></category>
		<category><![CDATA[Yosafat Sakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=35045</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Di...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35045/josafat-sakan-pemuda-bello-yang-menggapai-mimpi-di-tengah-derasnya-gelombang-hidup/">Josafat Sakan, Pemuda Bello yang Menggapai Mimpi di Tengah Derasnya Gelombang Hidup</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Di salah satu sudut Kelurahan Bello, Kota Kupang, berdiri sebuah rumah kecil sederhana di atas tanah milik orang lain.</p>
<p>Dari sanalah kisah seorang pemuda tangguh bermula<br />
kisah yang sarat air mata, kerja keras, dan keteguhan hati.<br />
Namanya Josafat Sakan, atau akrab disapa Yos. Lahir pada 22 Juni 2002 di Lingkungan Kuankobo, RT 14/RW 006.</p>
<p>Yos adalah anak kedua dari tiga bersaudara yang tumbuh tanpa kehadiran sosok ayah.</p>
<p>Sejak kecil, Yos hanya mengenal pelukan kasih sekaligus peluh perjuangan seorang ibu tunggal, Margarita Sakan (45).</p>
<p>Ibunya bekerja serabutan, menjadi pembantu rumah tangga demi menghidupi keluarga. Setiap rupiah yang ia bawa pulang adalah hasil dari tenaga yang terkuras dan tulang yang letih.</p>
<p>Yos tumbuh menyaksikan ibunya bangun sebelum fajar dan pulang saat matahari mulai redup, hanya untuk memastikan anak-anaknya tetap bisa makan dan bersekolah.<br />
Kini, Yos telah menginjak semester 7 di Program Studi Kehutanan, Universitas Nusa Cendana (Undana).</p>
<p>Untuk sampai ke titik ini, ia harus melewati jalan yang tak rata. Jalan yang diwarnai kekurangan, penolakan, dan rasa lelah yang sering kali ingin mematahkan langkah. Namun, Yos memilih bertahan.</p>
<p>Ia tahu, pendidikan adalah satu-satunya tiket untuk keluar dari lingkaran kemiskinan yang membelenggu keluarganya.</p>
<p>Prestasinya di dunia organisasi menjadi secercah cahaya di tengah perjalanan.</p>
<p>Pada 2024, Yos berhasil masuk lima besar Duta Bahasa Provinsi NTT.<br />
Uang tunai dari penghargaan itu ia gunakan bukan untuk bersenang-senang, tetapi seluruhnya untuk membayar biaya kuliah.</p>
<p>Ia juga pernah bergabung dalam program Penggerak Pemberdayaan Guru PAUD, mengumpulkan pengalaman, jejaring, dan sedikit penghasilan untuk membantu ibunya.</p>
<p>Beasiswa dari kampus pun sempat ia raih, menjadi napas tambahan untuk melanjutkan perjuangan.</p>
<p>Namun, di balik capaian itu, Yos tetap harus bekerja keras demi bertahan.</p>
<p>Saat libur kuliah, ia menjadi pekerja rumah tangga di salah satu keluarga di Bimoku, atau mengambil pekerjaan serabutan lain yang bisa ia temukan.</p>
<p>Bersama sang ibu, ia mengumpulkan sedikit demi sedikit hasil keringat mereka untuk membayar biaya kuliah, membeli buku, dan menutup kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Yos kini telah menyelesaikan ujian proposal skripsi dan menatap tahun 2026 sebagai tahun kelulusannya.<br />
“Selama kita mau berusaha, pasti ada jalan,” ujarnya lirih, sambil menatap jauh seakan menggambar masa depan yang ia impikan.</p>
<p>Kisah Yos adalah potret nyata, mimpi bisa tumbuh di tanah yang kering, asalkan disirami dengan kerja keras, doa, dan keyakinan.</p>
<p>Di tengah kerasnya hidup, ia tak menyerah.<br />
Ia membuktikan bahwa kemiskinan bukan tembok penghalang, melainkan batu loncatan untuk melompat lebih tinggi.</p>
<p>Di rumah kecil itu, setiap hari Yos dan ibunya masih berjuang. Dan dari sanalah, perlahan-lahan, mimpi seorang anak dari pinggiran Kota Kupang mulai menjangkau langit. (goe).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/35045/josafat-sakan-pemuda-bello-yang-menggapai-mimpi-di-tengah-derasnya-gelombang-hidup/">Josafat Sakan, Pemuda Bello yang Menggapai Mimpi di Tengah Derasnya Gelombang Hidup</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
