<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sapi Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/sapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/sapi/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Feb 2025 14:44:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>Sapi Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/sapi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Dukung Kehadiran Enam BUMD</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/31927/dinas-peternakan-kabupaten-kupang-dukung-kehadiran-enam-bumd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 14:44:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[275 kg]]></category>
		<category><![CDATA[BUMD]]></category>
		<category><![CDATA[PAD]]></category>
		<category><![CDATA[Pandapotan Siallagan]]></category>
		<category><![CDATA[perketat]]></category>
		<category><![CDATA[populasi]]></category>
		<category><![CDATA[RPH]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[ternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=31927</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT &#8212; Bupati...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/31927/dinas-peternakan-kabupaten-kupang-dukung-kehadiran-enam-bumd/">Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Dukung Kehadiran Enam BUMD</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; Bupati Kupang dan Wakil Bupati Kupang ingin meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD) di masa kepemimpinannya. Untuk mendukung rencana itu maka perlu dibentuk 6 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).</p>
<p>Kadis Peternakan Pandapotan Siallagan yang ditanya mengenai hal ini menyayakan siap mendukung rencana tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya dengar itu ada 6 BUMD baru yang akan dibentuk. salah satu di bidang peternakan. Ya kami prinsipnya pasti mendukung. Sesuatu yang baik kalau dibentuk suatu perusahan daerah khusus di bidang ternak. Kami mengikuti saja arahan dari beliau untuk melakukan kemitraan dengan BUMD, selaku perusahaan daerah yang mengatur aktivitas di bidang peternakan&#8221;, ujar Siallagan di Oelamasi, Senin (17/2/25).<br />
Menurut dia, solusi kepala daerah itu penting untuk mengatasi efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>&#8220;Daerah diminta untuk rasionalisasi dan efisiensi anggaran APBD Tahun 2025 sesuai instruksi presiden. Prinsipnya karena ada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan anggaran yang besar. Sehingga, kalo ada solusi dari Bupati Wakil Bupati Kupang untuk hadirkan BUMD, sangat baik&#8221;, kata dia.</p>
<p>Menurut dia, ada program yang dipending sementara menunggu biaya untuk dieksekusi.</p>
<p>&#8220;Programnya, ada. Diberi bintang. Jika ada uang untuk membiayai kegiatan tersebut baru bisa dieksekusi. Karena kita gunakan PAD. Kalo PAD tercapai program itu bisa jalan. Kalo tidak tercapai pasti tidak ada biaya, untuk mendanai kegiatan itu&#8221;, tambah dia.</p>
<p>Siallagan menjelaskan, ada beberapa program yang mengalami sinkronisasi dengan program Bupati wakil Bupati periode 2025-2030 mengikuti visi misi Kepala Daerah.</p>
<p>&#8220;Ada, karena pak Bupati orang visioner yang cendrung melihat kepentingan masyarakat banyak&#8221;, ujar dia.</p>
<p>Apa saja program yang dijalankan disnak di tahun 2025 pak Kadis?</p>
<p>&#8220;Salah satu program yang masih kita, dorong adalah program pengembangan inseminasi buatan (IB). Mau meningkatkan populasi dalam hal kuantitas, kwalitas juga supaya ternak itu bisa menghasilkan nilai tambah. Selama ini kan sapi lokal itu cendrung kecil-kecil. Perkawinan antar sesama kwalitasnya tidak baik malah menurun. Jadi diintroduksi bibit bibit cross itu, untuk menghasilkan jenis yang besar&#8221;, terang dia.<br />
&#8220;Kita juga terus mendorong bagaimana memanfaatkan RPH kita menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk meningkatkan PAD. Ya produktiflah. Karena sementara RPH kita dalam keadaan tidak aktif karena sarana prasarana sudah rusak. Dan itu kami sampaikan ke pak Bupati terpilih. Nanti kalau beliau sudah dilantik kita sampaikan lagi. Waktu itu saya sudah sampaikan di pertemuan di rumah jabatan walikota. Itu bisa digunakan oleh investor untuk usaha daging beku&#8221;, urai dia.</p>
<p>Lalu bagaimana populasi sapi di Kabupaten Kupang?<br />
&#8220;Sebenarnya kalau populasi itu kita stabil malahan naik sedikit karena kita perketat keluarnya ternak. Itu mengacu pada Pergub 52 tahun 2023 itu, dimana berat sapi yang harus dikeluarkan itu 275 kg per ekor kalau diantarpulaukan. Memang tahun lalu ada kuota 14 ribu tapi yang tercapai hanyak 7 ribuan karena kendala. Tidak ada syarat tapi memang sapi kecil kecil. Kalau sapi induk memang selama ini ada pemotongan tapi populasinya kita tetap jaga. Secara jumlah itu memang tetap stabil. Kalau jumlah populasi dari 308 ribu sampai 314 sesuai data tahun lalu. Jadi kita memang mengembangkan peternakan itu dengan program ini (IB) supaya kita bisa bersaing dengan dari luar juga&#8217;, pungkas dia. (Sintus).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/31927/dinas-peternakan-kabupaten-kupang-dukung-kehadiran-enam-bumd/">Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Dukung Kehadiran Enam BUMD</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>1.650 Ekor Sapi dari NTT, Dikirim ke Daerah Lain</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/22757/1-650-ekor-sapi-dari-ntt-dikirim-ke-daerah-lain/</link>
					<comments>https://www.flobamora-spot.com/berita/22757/1-650-ekor-sapi-dari-ntt-dikirim-ke-daerah-lain/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Apr 2023 09:04:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=22757</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8211; Wakil...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/22757/1-650-ekor-sapi-dari-ntt-dikirim-ke-daerah-lain/">1.650 Ekor Sapi dari NTT, Dikirim ke Daerah Lain</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8211; Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef Adreanus Nae Soi bersama Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian Ir. Bambang, serta Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang Yulius Umbu Hunggar secara simbolis resmi melakukan pengiriman sapi kebeberapa wilayah di Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan berlangsung di Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, Rabu (12/4/23).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pelepasan pengiriman sapi dan penyerahan sertifikat Karantina sapi tersebut dipimpin langsung oleh Kaban Karantina Pertanian Kementerian Pertanian, Bambang, dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Acara pelepasan sapi ditandai dengan pemecahan Kendi yang dilakukan oleh Wagub Nae Soi dan Kaban Karantina Kementan Bambang sebagai simbol agar lalu lintas ekspor sapi berjalan lancar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebanyak 1.650 Ekor Sapi dikirim ke tiga wilayah di Indonesia yaitu untuk Jakarta 550 ekor, Pekanbaru 550 ekor, dan 550 ekor lagi untuk Banjarmasin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebelum acara pelepasan sapi tersebut, dilakukan penandatanganan prasasti Instalasi Karantina Hewan (IKH) 6 unit dan fasilitas pendukung lainnya serta pembangunan kantor pelayanan dan laboratorium.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemudian dilakukan peluncuran mobil laboratorium dan mobil desinfektan, pemusnahan produk hewan dan tumbuhan ilegal di PLBN Motaain dengan insinerator modern dan canggih, serta menyaksikan operasional alat laboratorium PCR real time PMK dan ASF.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam laporannya Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, Yulius Umbu Hunggar menjelaskan 1.650 ekor sapi itu dikirim secara bertahap menggunakan KM Asia Pasifik, KM Camara Nusantara 4, dan KM Camara Nusantara 2.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sebanyak 1.650 ekor kita muat dan kirim dari Pelabuhan Laut Wini dan Pelabuhan Laut Tenau. Secara keseluruhan sudah ada 13.000 hewan yang dikirim dari Provinsi NTT untuk kebutuhan Masyarakat diseluruh wilayah Indonesia pada bulan Ramadhan.” jelas Julius.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Julius juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala Badan Karantina Kementan dan Pemerintah Provinsi NTT yang telah memberikan perhatian serius untuk menjaga NTT menjadi zona hijau dari kasus PMK.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian, Bambang memastikan pasokan pangan dan harga pangan di Provinsi NTT saat ini relatif stabil dan terjangkau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya sangat apresiasi kerja keras dan upaya dari Pemda NTT melalui kepemimpinan Bapak Gubernur Viktor Laiskodat dan Wagub Pak Josef serta kerjasama dari kita semua sehingga pasokan dan harga pangan di NTT tetap stabil, tidak mengalami kenaikan dan dalam kondisi cukup,&#8221; ucap Bambang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bambang berharap situasi tersebut terus berlanjut, sehingga tidak akan menimbulkan persoalan di bulan Ramadhan maupun perayaan Idul Adha ke depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut, Bambang mengatakan di NTT saat ini berada pada zona hijau penyakit mulut dan kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang sapi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia mengapresiasi kepada pemerintah Provinsi NTT dan masyarakat NTT yang masih menjaga NTT tetap hijau dari PMK dan LSD.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Beberapa waktu lalu kita sempat mengalami PMK dan beberapa kasus LSD, namun kita harus bersyukur karena NTT masih zona hijau,. Terimakasih atas dukungan pemerintah daerah dan seluruh pihak serta Masyarakat NTT sehingga kita masih hijau,&#8221; uangkap Bambang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak lupa Bambang mengingatkan dan menegaskan, penerapan fasilitas bio security harus terus dijaga dan ditingkatkan untuk menghindari hewan ternak dari berbagai serangan virus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Yang terpenting, fasilitas bio security harus terus kita jaga dan tingkatkan. Kami himbau masyarakat dan Peternak yang ada di sentra peternakan yang akan menjual sapinya pada perayaan Idul Adha kedepan harus dipersiapkan dari sekarang, karena lalu lintas ekspor sapi dari zona merah ke zona hijau perlu divaksin dan perlu menunggu selama 28 hari,&#8221; tegasnya Bambang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wagub Nae Soi dalam sambutannya menanggapi status NTT yang masih dalam zona hijau mengaku senang dan bangga dan menegaskan komitmen Pemprov NTT bersama-sama dengan Balai Karantina Pertanian untuk terus bekerja keras dalam upaya pengendalian ternak agar terhindar dari PMK dan LDS.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wagub menjelaskan, kebutuhan hewan di bulan Ramadhan Idul Fitri dan Idul Adha sangat tinggi sehingga masyarakat perlu menyiapkan kebutuhan hewan seperti sapi dan kambing dengan baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mewakili masyarakat NTT, kami pemerintah daerah senang dan bangga karena NTT bisa terhindar dari bahaya PMK dan LDS. Saya terus menghimbau masyarakat agar dapat menyiapkan pasokan kebutuhan pangan seperti sapi dan kambing dengan baik, khususnya di momen Idul Fitri dan Idul Adha. Masyarakat dan pemerintah NTT harus berkolaborasi untuk menjamin pasokan kebutuhan hewan,&#8221; jelas Wagub Nae Soi.</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/22757/1-650-ekor-sapi-dari-ntt-dikirim-ke-daerah-lain/">1.650 Ekor Sapi dari NTT, Dikirim ke Daerah Lain</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.flobamora-spot.com/berita/22757/1-650-ekor-sapi-dari-ntt-dikirim-ke-daerah-lain/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Abineno: &#8220;Sapi Betina, Yang Kami Salurkan Kepada Masyarakat&#8221;</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/19836/abineno-sapi-betina-yang-kami-salurkan-kepada-masyarakat/</link>
					<comments>https://www.flobamora-spot.com/berita/19836/abineno-sapi-betina-yang-kami-salurkan-kepada-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2022 07:51:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=19836</guid>

					<description><![CDATA[<p>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM &#8211; Penyaluran...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/19836/abineno-sapi-betina-yang-kami-salurkan-kepada-masyarakat/">Abineno: &#8220;Sapi Betina, Yang Kami Salurkan Kepada Masyarakat&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OELAMASI, FLOBAMORA-SPOT.COM</strong> &#8211; Penyaluran bantuan ternak Sapi kepada kelompok masyarakat di kabupaten Kupang hampir selesai. Hingga tanggal 15 Desember sudah 22 ekor. Sisanya 8 ekor yang hari ini (kemarin-red) akan diselesaikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Ternak sapi yang kami kondisikan adalah sapi betina agar ketika sapi itu sudah di tangan masyarakat maka ke depan dapat berproduksi dan menghasilkan ternak-ternak yang baru agar ekonomi masyarakat bisa lebih ditingkatkan dengan sedikit sentuhan yang kami berikan melalui bupati karena ini merupakan dana yang diberikan oleh bupati kepada masyarakat kabupaten kupang&#8221;, ujarnya Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kupang Adriel S. Abineno kepada Media Ini Jumat (16/12).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Mengapa sampai kami tidak mau mengkondisikan sapi Pejantan ? Karena sapi pejantan ini hanya 1 kali dalam penggemukan setelah itu dijual, selesai. Sedangkan kalau sapi betina adalah sapi berusia produktif yang bisa memproduksi dari jumlah yang awalnya 1 bisa lebih banyak dari sebelumnya&#8221;, tambah dia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Masih menurut dia, kelompok Penerima manfaat Dana Insentif Daerah (DID) merupakan yang biasa hidup dengan beternak sehingga ia yakin Sapi yang diberikan akan berkembangbiak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami yakin bahwa ini adalah suatu peluang yang bagus karena akan ada pengembangbiakan ternak yang baru dengan sapi yang kami distribusikan untuk kelompok-kelompok tani dan kelompok-kelompok peternak yang ada di kabupaten kupang&#8221;, jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah penyaluran Sapi selesai akan dilanjutkan dengan Penyaluran ayam KUB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;16 desember hari ini untuk distribusi sapi selesai dan pada minggu depan kami mulai bergerak untuk pendistribusian 3000 ekor lebih. Ayam sudah harus berada di tangan masyarakat dan ayam yang kami unggulkan adalah ayam KUB. Dagingnya lebih gurih, telurnya lebih banyak, tahan penyakit dan proses pemeliharaannya lebih gampang yaitu bisa makan apa saja baik makanan lokal maupun jagung&#8221;, pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dana Insentif Daerah (DID) yang dianggarkan oleh dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk bantuan ternak tahun 2022 sebesar 837 juta. Dana itu digunakan untuk pengadaan ternak sapi sebanyak 30 ekor. Babi sebanyak 75 ekor dan ayam KUB sebanyak 3.000 lebih ekor.</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/19836/abineno-sapi-betina-yang-kami-salurkan-kepada-masyarakat/">Abineno: &#8220;Sapi Betina, Yang Kami Salurkan Kepada Masyarakat&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.flobamora-spot.com/berita/19836/abineno-sapi-betina-yang-kami-salurkan-kepada-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
