<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mahoni Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/mahoni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/mahoni/</link>
	<description>Welcome to East Nusa Tenggara</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jun 2025 01:49:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-spot.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-fc1-100x75.png</url>
	<title>Mahoni Archives - Flobamora-Spot.com</title>
	<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/tag/mahoni/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gubernur NTT Ajak Semua Pihak Jaga Kelestarian Lingkungan</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/33780/gubernur-ntt-ajak-semua-pihak-jaga-kelestarian-lingkungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2025 01:49:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahoni]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Penanaman pohon]]></category>
		<category><![CDATA[TNI AL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=33780</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8212; “Kehadiran...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/33780/gubernur-ntt-ajak-semua-pihak-jaga-kelestarian-lingkungan/">Gubernur NTT Ajak Semua Pihak Jaga Kelestarian Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8212; “Kehadiran hutan dengan rangkaian pepohonan yang rindang tidak hanya berfungsi meningkatkan daya dukung lingkungan untuk resapan air dan menyerap emisi karbon tetapi juga dapat menciptakan suasana yang nyaman dan damai. Ada fungsi healing dan restoratif bahkan sosial bukan hanya untuk kesehatan fisik tapi juga untuk kesehatan jiwa. Maka dari itu, menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan menanam pohon kita turut mendukung alam untuk tetap lestari.”</p>
<p>Demikian yang diucapkan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam sambutannya saat hadir dalam kegiatan Karya Bhakti Penanaman Pohon Mahoni, Kamis (5/6/2025) pagi.</p>
<p>Kegiayan ini diinisiasi oleh Pangkalan Utama TNI AL (LANTAMAL) VII Kupang bekerja sama dengan Pelindo Terminal Petikemas Kupang. Penanaman pohon berlangsung di lokasi Embung Noelpopo, Kelurahan Penkase &#8211; Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang.</p>
<p>Gubernur NTT mengatakan, perubahan iklim telah menjadi isu arus utama baik pada tingkat global, nasional maupun lokal.<br />
Dampak perubahan iklim kata dia, dirasakan pada hampir semua bidang kehidupan dan menerobos sampai ke pelosok-pelosok desa.</p>
<p>“Saya yakin kita semua merasakan peralihan dan periodisasi musim semakin tidak menentu dibandingkan puluhan tahun yang lalu. Musim kemarau disertai kekeringan parah bisa memakan waktu yang panjang. Serta perubahan pola dan intensitas curah hujan yang tidak menentu. Ada semacam anomali iklim yang memberikan tekanan yang berat terhadap degradasi lingkungan. Banjir, tanah longsor, kebakaran, kelangkaan sumber daya air, dan kegagalan panen karena kekeringan merupakan bentuk ancaman anomali iklim yang kita saksikan dan rasakan saat ini,” sebut Gubernur Melki.</p>
<p>Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan, perubahan iklim erat kaitannya dengan degradasi lingkungan dan deforestasi hutan.</p>
<p>Ia menguraikan, saat ini luas hutan semakin menyusut seiring dengan perluasan pemukiman, lahan pertanian dan perkebunan, bangunan dan aktivitas lainnya, menyebabkan dari waktu ke waktu luas hutan menjadi berkurang.</p>
<p>“Lingkungan alam yang gersang, gundul dan tanpa pohon tidak hanya berpotensi mendatangkan berbagai bencana hidrometereologi dan meningkatkan efek gas rumah kaca tetapi juga dapat mengganggu perkembangan mental dan kejiwaan kita,” jelas Gubernur NTT.</p>
<p>Gubernur Melki mengungkapkan kehadiaran pohon yang rindang juga dapat memunculkan inspirasi seperti kisah sejarah yang dialami oleh Bung Karno Presiden Pertama Indonesia saat berada di Ende pada masa pengasingan.</p>
<p>“Kita baru saja memperingati Hari Lahir Pancasila dan seperti dikisahkan sejarah, ilham tentang Pancasila lahir saat Bung Karno merenung di bawah pohon sukun yang rindang dalam masa pembuangan di Ende. Karena itu upaya penghijauan dan penanaman pohon mesti harus terus kita lakukan bukan saja untuk lingkungan yang tangguh dan menekan dampak perubahan iklim tapi juga untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental,” terangnya.</p>
<p>Gubernur NTT juga bersyukur bahwa Presiden Prabowo Subianto, melalui Menteri Pertanian RI, menaruh perhatian besar dan memberikan dukungan penuh bagi pengembangan sektor pertanian di NTT sehingga membuka peluang besar bagi kita untuk mengoptimalkan potensi agraris daerah.</p>
<p>“Momentum pembangunan pertanian yang sudah dicanangkan Presiden Prabowo perlu kita dukung dan realisasikan dengan kerja nyata di lapangan. Kegiatan hari ini merupakan kerja nyata dari kita semua dalam bekerja kolaborasi untuk mengantisipasi dan memitigasi dampak perubahan iklim. Tentu melalui Penanaman pohon ini pada lahan-lahan kritis dan pinggiran lahan pertanian diharapkan dapat memperbaiki kualitas tanah, menjaga ketersediaan air tanah, serta menciptakan iklim mikro guna mendukung pertumbuhan tanaman pangan,” kata Melki.</p>
<p>“Selaras dengan misi kelima kami untuk Pembangunan Yang Berkelanjutan, upaya penghijauan kembali hutan, penanaman pohon dan pengembangan daerah tangkapan air hujan menjadi komitmen kami bukan saja untuk mendorong terwujudnya swasembada pangan tapi juga suatu bentuk pertanggungjawaban kami dan kita semua bagi keberlangsunga kehidupan generasi mendatang yang berkualitas. Lingkungan dan bumi yang kita diami bukanlah warisan nenek moyang tapi titipan anak cucu kita. Hal ini harus menjadi semangat dan komitmen kita dalam menjaga dan melestarikan alam,” tambah Melki.</p>
<p>“Sekali lagi, atas nama pemerintah dan masyarakat NTT saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VII bersama Pelindo Terminal Petikemas Kupang dan seluruh pihak terkait atas terselenggaranya kegiatan ini. Mari kita pelihara dan rawat tanaman yang telah ditanam dengan penuh tanggung jawab, agar dapat tumbuh subur hingga dapat dinikmati anak cucu kita di kemudian hari. Mari terus perkuat semangat kolaborasi untuk mewujudkan NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera dan Berkelanjutan.” Pungkas Gubernur NTT.</p>
<p>Untuk diketahui Pohon mahoni (Swietenia macrophylla) dipilih karena memiliki nilai ekologis tinggi sebagai penyerap karbon, pencegah erosi, serta penyedia naungan yang baik untuk tanaman lain.</p>
<p>Penanaman pohon ini diarahkan pada lahan-lahan kritis dan pinggiran lahan pertanian untuk menciptakan ekosistem mikro yang mendukung pertumbuhan tanaman pangan.</p>
<p>Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan, yang bertujuan meningkatkan produksi pangan lokal melalui pemanfaatan lahan secara berkelanjutan dengan tersedianya air yang cukup di embung atau bendungan.</p>
<p>Turut hadir pada kesempatan tersebut, Komandan Lantamal VII Kupang, unsur Forkopimda NTT, Vice President TJSL PT. Pelindo Petikemas Kupang, para Pejabat Sipil, TNI dan POLRI. (BAP NTT).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/33780/gubernur-ntt-ajak-semua-pihak-jaga-kelestarian-lingkungan/">Gubernur NTT Ajak Semua Pihak Jaga Kelestarian Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj. Gubernur NTT, Ajak Masyarakat NTT Gemar Menanam</title>
		<link>https://www.flobamora-spot.com/berita/31009/pj-gubernur-ntt-ajak-masyarakat-ntt-gemar-menanam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-Spot.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Dec 2024 01:06:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Asam]]></category>
		<category><![CDATA[Atutu - Hutan Tanaman Cendana Flobamora]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Hijau Sejuk NTT Ku”.]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis LHK Ondy Siagian]]></category>
		<category><![CDATA[Kenari]]></category>
		<category><![CDATA[Kusambi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahoni]]></category>
		<category><![CDATA[Pj. Gubernur NTT Andriko Noto Susanto]]></category>
		<category><![CDATA[Sepe / Flamboyan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-spot.com/?p=31009</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT &#8211; Dalam...</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/31009/pj-gubernur-ntt-ajak-masyarakat-ntt-gemar-menanam/">Pj. Gubernur NTT, Ajak Masyarakat NTT Gemar Menanam</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, FLOBAMORA-SPOT</strong> &#8211; Dalam rangka menyambut HUT NTT ke-66, Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT melakukan aksi “Gerakan Hijau Sejuk NTT Ku”. Pj. Gubernur NTT Andriko Noto Susanto mengajak seluruh masyarakat untuk gemar menanam.</p>
<p>Kegiatan yang diselenggarakan di Atutu &#8211; Hutan Tanaman Cendana Flobamora, Jln. Utama Kelurahan Fatukoa, RT.03/RW.01 pada Jumat (13/12/2024) tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat NTT untuk menciptakan bumi yang lebih sehat sehingga terwujudnya NTT Bisa, NTT Bangkit dan NTT Sejahtera.</p>
<p>Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Pj. Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, ini didasari oleh Surat Edaran Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor BU.100.3.4.1/12/DLHK/2024 tentang Gerakan Hijau Sejuk Nusa Tenggara Timur Ku.</p>
<p>Adapun sasaran dari Gerakan Hijau Sejuk NTT Ku yaitu:<br />
1). Seluruh elemen masyarakat NTT,<br />
2). Ruang Terbuka Hijau (RTH), Cathment Area (daerah tangkapan air/sumber air), lahan terbuka lainnya dan<br />
3). Menciptakan NTT yang hijau, sejuk dan elok dipandang.</p>
<p>Pj. Gubernur Andriko mengatakan, sebenarnya menghijaukan NTT sangat mudah. Misalnya dengan menanam tanaman yang pada saat musim kemarau panjang tetap bertahan dan tetap hijau.</p>
<p>“Kita tanam tanaman yang pada saat musim kemarau panjang dia masih bertahan tetap hijau. Jadi ayo, kita hijaukan dan sejukkan NTT,” tegas Andriko.</p>
<p>TTS, TTU, Tetap Hijau saat kemarau</p>
<p>Ia menyebutkan beberapa daerah di NTT yang masih bertahan tetap hijau saat musim kemarau, seperti TTU dan TTS.</p>
<p>“Di TTS dan TTU kita lihat kiri dan kanan tanaman asam itu demikian banyaknya. Dan ternyata juga memberi nilai ekonomi masyarakat yang tidak sedikit. Asamnya di jual per kilo. Artinya dia memberi nilai ekonomi selain fungsi konservasi,” ucap Andriko.</p>
<p><strong>Terima kasih Kadis LHK</strong></p>
<p>Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTT, Ondy Christian Siagian, yang telah mengeksekusi Aksi Gerakan Hijau Sejuk NTT Ku dan menyiapkan bibit/benih dalam jumlah yang banyak untuk ditanam termasuk Balai Konservasi yang ada di NTT yang juga berkontribusi menyediakan bibit untuk masyarakat.</p>
<p>Pj. Gubernur Andriko juga menyampaikan, “Saat ini ada 3 isu besar dunia yang berfokus pada kelestarian bumi yakni adalah untuk menghapuskan kemiskinan, untuk menghilangkan kelaparan, membuat pembangunan dunia yang ramah lingkungan dan menghijaukan bumi,” terang Pj. Gubernur Andriko.</p>
<p>“Mari kita membangun dengan tidak menyakiti bumi. Ketika alam kita rawat dengan baik, maka alam itupun akan menjaga kita,” ujar Andriko.</p>
<p>Selanjutnya Pj. Andriko juga menghimbau seluruh masyarakat NTT secara pribadi harus memiliki kesadaran penuh untuk melakukan aksi gerakan serupa.</p>
<p>Ia juga menghimbau Bupati/Walikota, Forkopimda termasuk UPT Pusat yang ada di daerah untuk berkontribusi, menata NTT dengan rapi, melestarikan sumber air dengan cara menjaga ekosistem.</p>
<p>Kadis LHK, Ondy Christian Siagian, dalam laporannya menyampaikan pihaknya akan terus memantau setiap kabupaten untuk melakukan gerakan yang sama untuk mewujudkan NTT yang Hijau dan Sejuk.</p>
<p>“Selanjutnya teman-teman kepala UPTD di masing-masing-masing daerah agar memastikan bahwa disetiap kabupaten juga melakukan aksi Gerakan ini,” pinta Ondy.</p>
<p>Ia juga menerangkan, “untuk kali ini ada 100 lubang yang kami siapkan dan tanaman kali ini sebagian besar itu atas arahan Pak Pj. Gubernur ini adalah anakan Asam. Jadi kita harus banyak tanam Asam dan Kusambi,”</p>
<p>Kadis LHK Ondy Siagian juga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya gerakan tersebut karena menurutnya gerakan tersebut memberikan semangat dan motivasi untuk menanam sehingga dapat mewujudkan NTT yang hijau dan sejuk.</p>
<p>Untuk diketahui, anakan tanaman yang ditanam dalam gerakan tersebut meliputi Asam, Sepe / Flamboyan, Kenari, Mahoni, Kusambi, serta tanaman buah-buahan lainnya seperti Mangga, Jambu Kristal, Kelengkeng.<br />
(BAP_NTT).</p>
<p>The post <a href="https://www.flobamora-spot.com/berita/31009/pj-gubernur-ntt-ajak-masyarakat-ntt-gemar-menanam/">Pj. Gubernur NTT, Ajak Masyarakat NTT Gemar Menanam</a> appeared first on <a href="https://www.flobamora-spot.com">Flobamora-Spot.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
